
..._____♤♤♤♤♤_____...
...Happy reading....
.
Tinggal menunggu hari Dhawan dan Alea akan menjadi satu, mengikat cinta mereka dengan ikatan pernikahan. Dhawan tengah duduk di bangku restoran Vip sambil memakan makanannya dengan tenang.
Dhawan adalah anak tunggal dari Vikram Gaidzan, dan Isabela Heinz, sang ayah berasal dari kota India muslim, sedangkan sang ibu berasal dari Jerman yang mana sang Ibu mengikuti keyakinan sang Ayah. kedua orangtuanya sudah meninggal 12 tahun yang lalu tepat saat umurnya menginjak18thn, akibat kecelaka'an mobil.
Kematian kedua orangtuanya adalah pukulan terberat untuk Dhawan, yang mana ia harus memikul beban mengurus perusahaan yang di tinggalkan oleh sang ayah.
Seiringnya waktu Dhawan semakin dewasa dan bijak dalam mengambil keputusan apapun..
.
.
Tap..
Seorang wanita menjatuhkan file dimeja, yang mana Dhawan langsung melirik tak suka. Dhawan mengambil kain dan mengelap mulutnya. '' Ada apa kau kesini.? tanya Dhawan.
'' Apa kau yakin akan menikahi wanita yang tak tau asal usulnya.? bentak wanita itu melipatkan tangan di dada.
Dhawan berdiri dari duduknya ia tak suka berlama² dengan wanita macam lintah.
__ADS_1
'' Aku mencintaimu Dhawan. '' ucap wanita itu yang sukses membuat Dhawan berhenti melangkah dan menoleh Wanita itu berdiri dan menghampiri Dhawan.
'' Aku sudah lama mempunyai rasa kepadamu, apa kau tidak pernah sedikit pun melirik diriku. Kenapa hatimu tertutup untukku sedangkan untuknya kau mengajar sampai disini, apa kurangnya diriku Dhawan? aku mempunyai sejuta cinta untukmu. '' Ucap wanita itu sambil meneteskan airmatanya.
Dhawan hanya diam dengan raut muka yang dingin memandangnya, '' walau pun kau mempunyai sejuta cinta untukku, namun hatiku tidak akan pernah menjadi milikmu Aku sangat mencintainya, menjauhlah dariku mulai sekarang. '' Ucap Dhawan dan melangkah pergi.
Wanita itu mengejar dan memeluknya dari belakang, '' Jika aku tidak bisa memilikimu, aku tidak keberatan menjadi yang kedua untukmu Dhawan aku mohon.
Dhawan mencengkram pergelangan tangan wanita itu. '' Shintia apa kau fikir aku segila itu, Hatiku hanya ada satu nama, satu wanita, tidak akan ada wanita lain dihatiku ncamkan di otak dangkal mu itu. '' Bentak Dhawan mendorong Shintia lalu pergi meninggalkan nya.
.
.
Disisi lain, Alea sedang berkutat dengan berkas² di temani oleh sang asisten. '' Nona, berapa lama aku harus mengosongkan jadwal.? tanya sang asisten
'' Tentu saja Nona, aku akan mengurus semuanya. '' Jawab Siska dengan senyum manis di bibirnya.
'' Aku akan ke toilet sebentar..
.
Tak berapa lama ketukan pintu terdengar, Siska berdiri dan membuka'kan pintu, Dhawan sedang berdiri tegak dengan senyuman manis khas dirinya. '' Apa Alexsa ada di dalam.? tanya nya
Siska mengangguk, '' Nona sedang ada di toilet tuan. '' Jawab Siska menunduk, Dhawan pun masuk sementara Siska keluar dan menutup pintu.
__ADS_1
Dhawan duduk di sofa dengan menyenderkan kepalanya yang terasa pusing. '' Kau disini sayang. ''
Dhawan menoleh dan tersenyum. '' Hem, aku merindukanmu. '' Ucap Dhawan sambil merentangkan tangannya. Alea menghampiri dan memeluk Dhawan, ia bersandar di dada bidang yang nyaman menurut Alea. Alea sendiri tak tau kenapa jika berada di hadapan Dhawan, ia seperti kucing penurut dan tak mau jauh dari harum kesukaannya.
'' Apa kau sedang ada masalah.? tanya Alea
'' Hm.. wanita gila baru saja menyatakan cinta kepadaku, '' Jawabnya
'' Apa!! berani sekali dia, Dan apa jawaban mu. '' sentak Alea yang sudah mengeluarkan tanduk iblisnya.
Dhawan terkekeh melihat raut muka Alea, '' Apa kau cemburu. ?
Alea memukul dada Dhawan, '' Aku tidak cemburu, aku hanya bertanya saja jika tidak mau di jawab ya sudah. '' ucap Alea langsung berdiri, namun Dhawan menarik tangan Alea hingga ia berada di pangkuannya.
Dhawan mencium Alea dengan lembut, mencurahkan seluruh rasa cintanya hanya untuk Alea seorang. '' Dihatiku hanya ada satu nama, satu wanita, yaitu dirimu Alexsa, tak akan aku biarkan ada nama lain di hatiku hanya ada dirimu..'' ucap Dhawan dengan menyatukan kening mereka
'' Trust me...
.
.
.
..._____♤♤♤♤♤_____...
__ADS_1
...TINGGALKAN JEJAK KALIAN, LIKE KOMEN AND KASIH DUKUNGAN KALIAN BIAR NOVEL INI JADI POPULER. ...
...SEE YOU IN THE NEXT CAPTER ZIYENG ...