Gadis Dingin Itu Istriku

Gadis Dingin Itu Istriku
Tragis


__ADS_3

Alea telah sampai di apartemen Mutiara grand dan berada di parkiran, ia melihat taksi online itu lalu keluar menghampirinya..


Tuk..


Tuk..


Alea mengetuk kaca mobil tersebut dan memperlihatkan pria berusia empat puluh tahun..


''Ada apa.? tanyanya.


''Saya mau keluar pak tapi ban saya kempes, bisa bapak bantu saya sebentar pak.? pinta Alea


Pria itu keluar dan melihat mobil Alea yang katanya kempes, namun saat dilihat ban nya tak ada yang kempes satu pun.


''Nona ini tidak kem____..


Bugh..


Alea memukul tengkuknya membuat pria itu pingsan seketika, dan memasukkannya di bagasi mobil. Alea melihat Billy yang tak jauh dari lokasi memberi kode supaya membawa mobil ini jauh dan Billy pun mengangguk mengerti...


Alea memakai topi serta masker, lalu masuk ke mobil pria tersebut menunggu Sunny keluar. Benar saja tak lama Alea menunggu Sunny keluar dengan keadaan kacau dan di gandeng oleh seorang pria..


Pria itu membuka pintu mobil belakang dan memasukkan Sunny kedalam dan menutup pintu lalu mengetuk kaca, '' antarkan dia ketempat biasa setelah itu kamu bisa ke atas menemuiku..'' ucap pria itu pergi ke dalam..


Sedangkan Sunny menangis tanpa suara, Alea melihat keadaan Sunny yang berantakan dengan kancing baju terbuka duduk dengan tak nyaman. Alea mencengkram stir mobil dengan Erat lalu menjalankan mobil menuju rumah sakit..


Ketika mereka sudah berada di parkiran rumah sakit, Sunny yang bingung kenapa dia di bawa ke sini.. '' Pak kenapa kita kesini.? tanya Sunny dengan purau..


Alea menoleh ke belakang dan melepaskan topi serta maskernya, sontak saja Sunny kaget dan tergagap sedetik kemudian menagis..


''Kakaaaakk__ hhhmmm ak_aku sudah tidak kuat kak. '' ucap Sunny menangis kencang sambil menutupi wajahnya dengan kedua tangan..


Alea yang melihat Sunny yang terluka, ia pun keluar dan memeluk Sunny dengan erat.


''Maafkan aku tidak bisa menjagamu..''


'' Kakak.. hmm.hm.hmm..


Sunny menangis di dalam pelukan Alea yang nyaman, Alea membelai rambut Sunny dan menenangkan nya..


'' Pergilah kedalam, disana teman Kakak sudah menunggu mu untuk memeriksa keadaan mu, Kakak akan membereskan mereka semua yang telah mengganggu mu..


Sunny mengangguk dan pergi ke dalam, sedangkan Alea menancabkan gas menuju apartemen memberikan pelajaran kepada para bocah tengik..


.


.

__ADS_1


Pemilik apartemen Mutiara grand nomer 125 sedang tertawa senang bersama teman² karna hari ini mereka bisa menikmati tubuh seorang gadis dengan gratis hanya bermodal ancaman..


Bell berbunyi dan sang pemilik apartemen membukakan pintu, '' Saya sudah mengantarkan nya tuan. '' ucap Alea


'' Ah silahkan masuk, aku akan mengambil uangnya sebentar..


Alea masuk dan sedikit kaget melihat banyak orang yang ada di apartemen ini, hatinya bertanya apakah mereka semua melecehkan Sunny.?! Alea mengepalkan tangannya marah..


''Ini uangnya. '' ucap sang pemilik kediaman menyodorkan uang kepada Alea.


Alea menerima uangnya, '' Apa kau tidak bertanya keadaannya.? tanya Alea yang membolak balikan uang yang ada di tangannya.


'' maksudmu.?


''Apa kau tau siapa dia.?


''Kami tidak tau, dan jangan ikut campur. sudah ku beri uang sekarang pergilah. '' ucap pria yang sedang memainkan kartu di tangannya..


''Aku mengantarkan kerumah sakit, apa kau tau orang yang kalian lecehkan adalah adikku.!! sentak Alea yang sudah tak tahan..


Sang pemilik apartemen melihat teman²nya dan melangkah pergi untuk mengunci pintu..


Alea melihat mereka berlima dengan ekor matanya dan melihat jam di tangannya, membuka topi dan maskernya yang mana membuat mereka semua kaget dengan kecantikan yang Alea miliki..


'' Lihatlah Kakak nya jauh lebih cantik..'' ucap pria yang sedang menuangkan bir..


Aaahhkk..


Teman²nya berdiri dan maju melawan, Alea menangkis dan menendang sang lawan memutar kepalanya dan membenturkan ke arah Tv besar yang terpajang..


Pria itu ingin menonjok namun Alea menghindar dan mengambil botol bir lalu memukul di kepalanya..


''Braaakkk..


Bugh..


Bugh..


Prangkk, Alea membanting badan sang lawan ke meja makan yang terlihat mahal. mereka semua babak belur tergeletak tak berdaya.


Alea mengeluarkan tali tambang yang ia bawa lalu mengikat leher dan seluruh badan meraka satu persatu. ''A_apa ya_ng mau k_kau lakukan.?! tanya sang pemilik kediaman


Alea mencengkram rahang sang pria dengan kencang..'' Menggantung kalian semua sampai mati. '' ucap Alea sambil meludahinya..


Alea menyeret mereka satu persatu ke arah balkon, dan menyuruh mereka berdiri menghadap kedepan. Mereka berlima memohon untuk di lepaskan namun Alea seakan tuli dan tak mau mendengarkan.


Mereka berjejer menghadap kedepan dan tanpa aba aba Alea menendang salah satu dari lima pria tersebut hingga dia jatuh mati dengan keadaan Menggantung..

__ADS_1


Mereka melotot tak percaya dan memohon ampun karna sudah melecehkan sang adik..


'' Ampuni aku nona, aku akan bertanggung jawab atas kelakuanku tolong hentikan nona saya mohon..


Bukannya menghentikan Alea malah marah mendengar rengekannya.. ''Apa di saat adikku meminta ampun kepada kalian, apa kalian menghentikan nya.?!!!


'' jawab.!!


Mereka semua terdiam tak ada yang menjawab pertanyaan dari Alea, yang mana membuat Alea mendorong laki² itu hingga nasibnya sama mati tergantung dengan mata melotot dan lidah melelet keluar..


Tinggal tiga pria yang saat ini sedang ketakutan akan nasibnya, Alea menjabak salah satu pria itu membawanya ke sofa dan membuatnya menungging kebawah..


Alea pergi ke dapur menyalakan kompor dan memanaskan beberapa botol, setelah botol itu panas Alea membawanya kehadapan pria yang saat ini tengah menungging..


Sreeekk..


Alea merobek boxser pria itu dan memasukkan botol itu ke dalam D******nya..


Aaaahhhkkk...


Pria itu menjerit kesakitan, Alea terus saja memasukkan botol lumayan besar itu ke dalam D***** pria itu hingga semuanya masuk..


sedangkan Alea seperti sudah kerasukan iblis yang suka akan jeritan kesakitan sang korban. kedua pria yang berdiri di balkon berteriak namun anehnya tak ada seorang pun yang mendengarkan teriakan mereka..


Tentu saja, Alea sudah mengosongkan semua penghuni apartemen itu. Sultan mah bebas...


Setelah puas memasukkan botol ke dalam*****nya pria itu sudah menghembuskan nafas tak bernyawa, Alea melirik kedua pria yang saat ini sudah mengompol di celana dengan kaki bergetar..


Alea melangkah dan menendang satu pria ke bawah hingga ia mati tergantung, sekarang yang tersisa adalah sang pelaku utama penyebab dari semua ini..


"Kau selanjutnya..


'' Plis jangan aku mohon jangan bunuh aku, aku akan memberikan uang yang banyak asal kau mele____..


Sreettt..


Belum ia selesai bicara, kepalanya sudah terpisah dari badannya dan jatuh ke bawah. Sedangkan badannya ambruk di tempat dengan keadaan darah mengalir deras dari tenggorokan..


''Goodbye, may your sins be forgiven by the almighty.(Selamat tinggal, semoga dosamu diampuni oleh yang maha kuasa.)...


.


.


..._____♤♤♤♤♤_____...


...SEE YOU IN THE NEXT CHAPTER ZIYENG ...

__ADS_1


...JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK KALIAN. ...


__ADS_2