
Huhhh ..."Galang membuang napas kesal bajunya basah semua .
Dia tidak habis pikir kenapa tiap ketemu Gianti ada saja kejadian yang membuatnya nya malu dan kesal .
"Apa ini takdir atau karma ya karna dia sering mempermalukan cewek yang mendekatinya .
Berjalan kearah mobilnya Galang mencoba mengibas kan baju nya biar tidak terlalu basah.
" Habis berenang ya " sindir ridho yang tidak sengaja melihat Galang .
"Bukan urusan mu " ketus galang .
"Dasar orang kota penakut " Ridho mengejek nya .
"Bisa tidak kamu berhenti bicara" Galang marah mengepalkan tangannya .menatap tajam ke arah Ridho .
"Jauhi Gianti kalau tidak aku akan membuat perhitungan dengan mu !" Ridho memberi peringatan kepada Galang .
"Memang kamu siapa nya ,pacarnya ? ""
"Gianti calon pacarku"
"Hahaha.... '" Galang tertawa sinis.
"Baru juga calon pacar tapi kamu sudah berlagak"balas mengejek .
" memang Gianti juga suka sama kamu"
Ridho terdiam .telak kata kata Galang menamparnya .
Galang naik ke mobil nya .
" Gianti ternyata tidak punya pacar" pikirnya .
sudut bibirnya terangkat .
"Aku harus mendapatkan nya " sambil mencari strategi buat mendekati gadis itu. Ternyata gadis desa itu istimewa bisa membuat seorang pria arogan dan sombong sepetinya jatuh cinta .
Sampai di rumah Galang cepat cepat masuk kamar dan Menganti bajunya di lihatnya bajunya sudah tertata rapi di lemari .Ternyata papanya sudah mempersiapkan kedatangan nya di desa ini dengan cermat .Dua orang pelayan di tugaskan untuk mengurus semua keperluan nya di sana .
Tak lama kemudian Galang keluar dengan pakaian santai celana selutut dan kemeja warna biru melekat di tubuhnya yang atletis .
perlahan ia mengendarai mobilnya kembali ke pabrik .
sementara itu Gianti dan pekerja yang lain sudah bersiap siap untuk istirahat.
"Rin " Gianti melihat Rina hendak ke kamar mandi .
"Ayok Gianti kita sholat bareng "ajak Rina melihat Gianti menghampirinya .
"Iy sebentar aku menunggu ibu dulu " Ibunya masih ada urusan di dalam .
"Baiklah kalau begitu aku duluan "
__ADS_1
"Eh cowok yang tadi pagi kemana?" Rina berbalik menanyakan Galang .
"Pulang ke rumahnya " asal menjawab
"Lho memang dia itu orang sini ?"
"Kamu tau rumahnya kalau tau sebelum pulang kita mampir yuk" ajaknya
Gianti menyentil jidat Rina .
"Hei kamu tuh perempuan ngapain mampirin cowok " gerutunya kesal lihat tingkah sahabatnya . Rina cuma nyengir .
"Sholat sana kan sudah wudhu " Gianti menyuruh Lina pergi .
Gianti melihat mobil Galang memasuki halaman pabrik .Dia cepat cepat masuk kamar mandi agar Galang tidak melihatnya .
" Gia ..apa kamu di dalam ?"terdengar seseorang memanggil nya.
Hah suara ibu ,mau menjawab dia tidak mau suara nya di dengar Galang .tapi kalau diam nanti ibu mencarinya .
Gianti membuka pintu kamar mandi dan mengintip Galang dia tidak melihat cowok itu .
"Aman " pikirnya .
"Hei gia kamu mengintip siapa "Ibu yang melihat kelakuannya jadi heran .
"Ti....tidak ada Bu "gugup sendiri.
"lah trus kamu ngapain di situ ?? mengerutkan dahinya melihat Gianti di kamar mandi tapi tidak ada tanda tanda nya habis mandi .
"Gia nunggu ibu "jawabnya .
"Di dalam kamar mandi?" tanya ibu lagi ,heran .
"Ayo kita sholat sebentar lagi waktu istirahat habis kamu belum makan " ibu masih bingung dengan kelakuan Gianti yang menurutnya aneh . mereka bergegas keluar .
selesai sholat sambil membuka bekal Gianti menoleh kiri kanan memastikan kehadiran Galang agar tidak menggangu acara makan nya .
Baru membuka mulutnya belum memasukkan sendok Galang muncul dari belakang 🤭.
"Gia kamu mau makan nih aku bawain makanan " katanya sambil menyodorkan dua buah kotak nasi .
"Makanlah bersama ibu mu".sambil melirik menu yang ada di bekal Gianti .
"Terima kasih tapi aku makan ini saja "tolak Gianti halus.
"Hei aku tadi sudah capek cari makanan paling enak di sini malah kamu tolak"kesal nya .Niat nya mau cari perhatian Gianti .
"Baiklah kak Galang yang terhormat aku akan makan nasi kotak itu tapi bekalku tolong di makan ya biar ngk mubasir " Gianti berdiri sambil menyodorkan bekal nya .
Galang menelan Saliva nya kasar karna .sudah terlanjur diambilnya bekal itu .
"kebetulan aku belum makan" senyumnya terpaksa .
__ADS_1
"lumayan enak "padahal cuma tumis tahu dan udang .Dia lupa kalau alergi seafood .
Gianti melotot orang kaya ternyata doyan juga makanan desa bekal nya habis tak tersisa.
"Ini masakan apa ..? lidah nya sudah terasa gatal .
"Tumis tahu sama udang" jawab Gianti sambil merapikan bekas makan mereka .
"hahh "telinga pun ikut panas dan gatal .
"Aku pulang dulu ya" ucap nya sambil berlalu .Gianti cuma mengangguk.
Galang cepat cepat ke mobilnya seluruh badan nya terasa panas dan gatal dan mulai timbul bintik kemerahan di kulitnya .Dia malu lah kalau Gianti sampai melihat dirinya seperti kepiting rebus .gawat bisa hilang harga diri nya .
Galang melarikan mobilnya ke klinik yang ada di desa itu lalu bergegas turun .ia lansung mendapat penanganan karna napas nya mulai sesak .karna mau cari perhatian Gianti malah membuat nya menjalani perawatan di rumah sakit .Duuh nasib .🤭Galang menderita alergi akut .
sementara itu Gianti dan ibunya melanjutkan pekerjaan mereka sampai sore .
"Ibu nanti mau mampir ke pasar lagi"tanya Gianti di sela kesibukan mereka
"ngk usah gia belanjaan kemarin masih banyak..." jawab ibu .
" Ya sudah Bu klo begitu kita ikut mobil jemputan tadi aja "ujarnya .
Rina sudah selesai dengan pekerjaan nya ,Menghampiri Gianti yang juga sudah bersiap siap .
"kamu lansung pulang Rin ?" tanya Gianti .
"Ia gia kasihan ibu ku sendirian di rumah "ujar nya dengan lirih .
"Baiklah kalau gitu kita bareng aja tuh ridho ke sini " tunjuk Gianti .
Ridho melihat Gianti membawa peralatan kerja nya berinisiatif membantu .
"Biar ku bawakan " menyodorkan tangannya kearah Gianti .
"Ndak usah aku bisa bawa sendiri .."tolak Gianti .Ridho tetap memaksa akhirnya Gianti mengalah Ibunya sudah jalan lebih dulu dan menunggu mereka di halaman .
"Gianti kamu kenal laki laki itu di mana" ridho penasaran dengan Galang .
"kenapa " Gianti balik nanya .
" Seperti nya dia bukan orang baik baik ,tingkah nya sombong dan angkuh "mulai menjelekkan Galang .
"Memang kamu kenal" tanya Gianti dia heran Ridho kok menilai Galang seperti itu padahal mereka baru ketemu .
"Tidak sih tapi aku tidak suka kamu dekat dekat dengan dia" terdengar nadanya kesal .
Gianti terdiam mendengar ucapan Ridho .Dia tahu ridho menyukainya tapi dia tidak pernah menaruh perhatian sama Ridho dia cuma mengganggap nya teman biasa aja .walaupun Ridho sering mendekati nya dengan berbagai cara Gianti tidak menanggapinya .Baginya sekolah dan ibunya lebih penting ia tidak mau membuang waktunya untuk hal hal yang menurutnya cuma buang waktu .
Tapi dia tidak tau apa selamanya akan seperti itu ....
Jangan lupa tinggalin jejak ya
__ADS_1
dan dukungannya biar yang nulis tambah semangat 🥰🥰