Gadis Kembang Sepatu

Gadis Kembang Sepatu
Nilai terbaik


__ADS_3

Karna malam sudah larut ustad Hilmi menawarkan kepada Galang untuk menginap di tempat nya .


"pak ustad boleh kah saya minta tolong antar kan saya kembali ke mobil ponsel dan dompet saya tertinggal di mobil "pinta Galang sebelum mereka masuk rumah .


Ustad Hilmi tersenyum melihat raut wajah Galang yang sudah kacau .Beliau lalu mengeluarkan motornya dari halaman ."


"Ayo saya antar kan kesana"sambil mendorong motornya Yang agak rewel .


Galang mengikuti Ustad Hilmi lalu naik di belakang .sesekali dia melirik kiri kanan takut hantu itu datang lagi🤭.


setelah sampai di dekat mobil mereka berhenti .ustad Hilmi mengerutkan dahi nya melihat ada motor Lia di depan mobil Galang


masih di kubangan air .


"kok bisa ada di sana motor Lia,trus orang nya ke mana ??"tanya nya dalam hati.lalu menghampiri motor itu dan di parkir di pinggir jalan.Jalan desa itu belum semua nya di aspal separoh masih tanah dan lubang di sana sini .


"Dek Galang apa melihat Lia dan Gianti ?" selidiknya melihat Galang dari tadi noleh kiri kanan terus.


"siapa mereka pak ustad "malah balik bertanya .


"itu lho gadis yang ada di langgar tadi "ujar ustad Hilmi .


"saya tidak tau pak ustad tapi hantu yang menakuti tadi ada dua semuanya wanita" jelasnya


"Haaahh apa Lia dan Gianti jadi hantu nya .."


Galang tiba tiba ingat tadi salah satu dari hantu itu mendekatinya dan berbicara kepadanya walaupun suaranya kecil tapi ia merasa mendengar suara manusia .Mobil nya tidak bisa lewat karna ada motor itu di tengah jalan.


Ia menepuk jidat nya .


"sialan mereka mengerjaiku "gerutunya


"awas saja klo ketemu"geram nya .


ustad Hilmi menoleh


"kenapa Dek Galang "beliau dari tadi mendengar Galang berbicara sendiri.


"Tidak apa apa pak ustad "ujar nya malu mengatakan klo hantu yang menakutinya tadi ternyata Gianti dan Lia yang terjatuh di kubangan air


itu hingga muka dan baju mereka kotor semua.


Dia yang ketakutan cuma memilih kabur daripada berpikir.


Galang membuka mobilnya dan naik ke depan kemudi .Tadi nya ia mau tidur di tempat ustad Hilmi Karna takut pulang ,Tapi begitu tau dia di kerjai dia jadi kesal dan malu .


"maaf pak ustad saya pulang saja "


"sekali lagi maaf sudah merepotkan anda "ujarnya .

__ADS_1


"iya tidak apa apa silahkan dek Galang hati hati di jalan !".


"Assalamu'alaikum .."salam pak ustad Hilmi sambil menyalakan motornya kembali ke rumah .


"waalaikum'salam"jawab Galang .


sepanjang jalan muka nya merah menahan marah beberapa kali dia memukul stir mobilnya dengan kesal lalu menyisir rambut nya dengan kasar.


Sampai di rumah yang khusus di siap kan untuknya dia jalan dengan langkah lebar masuk kedalam kamar .Biasanya dia akan berendam di kolam renang di rumahnya di kota tapi di sini hanya ada kamar mandi sederhana .Melempar bajunya kesembarang arah ia lalu merebahkan tubuhnya di kasur itu .menatap ke langit langit kamar sambil berpikir untuk membalas perlakuan Gianti kepada nya .


cape mikir juga cape karna habis lari lumayan jauh tadi ia akhirnya ke tiduran .


Dingin nya udara malam di desa itu membuat tidurnya begitu lelap .


pagi pagi Lia dan Gianti sudah bangun di lirik nya jam masih pukul lima .


Derit suara pintu yang di buka membuat Gianti keluar dari kamar ,dilihatnya ibunya sudah bangun dan bersiap siap untuk sholat .Gianti bergegas ke kamar mandi membersihkan diri gantian dengan Lia lalu sholat berjamaah .


"Gianti aku ambil motor ku dulu ya nanti kita berangkat ke sekolah bareng saja "ucap Lia


"jalan kaki atau diantar pakai sepeda "Gianti menawarkan diri .


"Aku jalan kaki saja kan tidak terlalu jauh"tolak Lia


"Bu saya pulang dulu ya"pamitnya sambil menyalami ibu Gianti


""Hati hati Lia salam buat ibu mu"


"Hari ini ibu kerja ??" tanya Gianti sambil menyalakan kompor buat masak air


"Iya kalau kamu berangkat sekolah pintu di kunci saja Ibu bawa kunci cadangan


"Iya Bu doakan nilai ku bagus semua ya Bu "


Bu dini merangkul Gianti .


"Doa ibu tak pernah lepas buat kalian "dada nya terasa sesak masa lalu itu kembali mengusik nya .matanya ber kaca kaca .Gianti melepaskan pelukan ibu nya .


"kenapa ibu menangis " tanya nya saat melihat mata ibunya basah


"Kamu jangan meninggal kan ibu ya hanya kamu satu satunya milik ibu di dunia ini ."tangis nya tambah deras .


Gianti jadi ikut menangis melihat kesedihan ibunya .Dia tak pernah merasakan kasih sayang seorang ayah dari bayi tapi kasih sayang dan perhatian Ibunya sudah lebih dari cukup Ia rasakan .Ia sangat menyayangi Ibu .Itulah sebab nya Gianti tidak pernah bertanya soal ayah nya sebab jika ia bertanya tentang ayah nya ibunya pasti menangis dan Gianti tidak suka Ibu nya menangis .


"Jangan berkata seperti itu Bu,Gianti tidak akan ke mana mana "ujar nya lirih sambil mengusap sudut matanya .


Mereka berpelukan sangat erat tidak mau kehilangan satu sama lain .


Suara air mendidih mengalihkan perhatian mereka .Gianti beranjak membuat teh dan sarapan mereka berdua .

__ADS_1


selesai sarapan Gianti bersiap untuk ke sekolah hari nilai kelulusan di bagi dia berharap dapat nilai terbaik supaya dapat bea siswa untuk ke lanjutan sekolah nya .


Terdengar suara motor berhenti .Ibu nya sudah berangkat ke perkebunan dengan mobil jemputan .Gianti melihat dari jendela Lia turun dari motonya yang sudah bersih dari lumpur.


"Aku sudah siap Lia "ujar nya bergegas keluar lalu menghampiri Lia


"kamu kelihatan begitu cantik hari ini"puji Lia tanpa berkedip melihat Gianti yang keluar dengan wajah segar seperti kembang sepatu yang bermekaran dengan indah di pekarangan rumah .warna nya yang merah terang seperti Gianti yang selalu semangat dan ceria.


Gianti mendekati pohon kembang sepatu itu lalu memetik setangkai bunga nya di hirup nya wanginya sambil tersenyum di selipkan kembang itu di hijab nya yang berwarna putih .


Cantik dan begitu menggoda mata siapa saja .


"kita berdoa ya semoga saja tidak ketemu lagi sama kak Galang "haah takut juga Lia ."


"Dia kan tidak kenal dengan muka kita "tukas Gianti .


"Lagian tadi malam muka kita penuh dengan lumpur mana mungkin dia ingat "geli rasanya jika ingat klo mereka sudah mengerjai Galang.


Sampai di sekolah sudah ramai dengan teman teman mereka di depan papan pengumuman .


Gianti bergegas ikut mencari namanya .


Alhamdulillah namanya ada di deretan paling atas dengan nilai tertinggi .


"selamat Gianti kamu dapat nilai terbaik " suara Ridho di belakang nya tersenyum dan mengulurkan tangannya


"Terima kasih Ridho"ucapnya dengan suara yang rendah ,


"selamat buat mu kamu dapat nilai terbaik juga "tambah nya .


sementara Lia dan Rina langsung memeluk Gianti ."Selamat Gianti kamu memang selalu yang terbaik"ucap mereka tulus .


Semua senang dengan kelulusan ini mereka meluapkan kegembiraan dengan saling berpelukan dan foto sana sini dengan aneka gaya .


Setelah selesai Gianti bermaksud pulang cepat untuk mengabari Ibu nya .


Melangkah terburu buru ke luar halaman sekolah Lia dan Rina sudah menunggunya di sana .


Tiba tiba langkah nya berhenti


"Degg"jantung nya terasa mau copot


Netra nya menangkap seseorang menatap nya dengan tajam dan dingin ...🤭


"Mati aku "...


yuppp ..


Ada yang tau siapa ??

__ADS_1


jangan lupa tinggalin jejak ya 😘


.


__ADS_2