Gadis Lugu Penakluk Dunia Gangster

Gadis Lugu Penakluk Dunia Gangster
Murkanya Seorang Anak


__ADS_3

Sudah satu minggu ini Kim Nana dan bodyguard mencari keberadaan Reina.


Kim Nana sampai frustasi di buatnya, niat kepulangannya ke Indonesia pun gagal karena istri beserta Anak tercintanya telah di culik.


Bahkan para anggota Gangster Ninja hitam di kerahkan semua, guna menemukan istri dan anaknya yang tak kunjung di temukan. Polisi pun tak luput dari jangkauan nana.


Tanpa Kim Nana sadari, Ayahnya sendirilah yang membuat kegaduhan ini, namun ayahnya masih bungkam, dia tak ingin di sebut Ayah yang kejam oleh anak kesayangannya.


...****************...


10 Hari telah berlalu, tepat di jam 06.30 pagi ketika Keluarga Taehyung sedang sarapan, mereka di kejutkan dengan suara salah satu bodyguard yang di tugaskan menjaga keamanan pintu utama.


Dia berteriak sambil membawa Reina dengan penuh luka di tubuhnya masuk ke dalam rumah.


Kim Nana yang melihat badan Reina di penuhi luka merasa sakit hati, dia seperti seorang suami yang gagal menjaga anak dan istrinya.


Kim Nana segera menghubungi dokter kepercayaan keluarganya lewat sambungan telephon , dia pun memaksa dokter untuk segera datang lebih cepat dari biasanya.


...****************...


"Bagaimana kondisi istri saya Dokter Cha,?"


"Hmm.. sebaiknya nyonya Reina di bawa ke rumah sakit besar tuan, di sana peralatan nya lebih menunjang," jelas dokter cha


"Saya khawatir, dilihat dari luka luka di bagian tubuhnya, apalagi di bagian kaki, nyonya Reina mengalami kekerasan fisik dan sek-su-al" Lanjut dokter cha.


"Apa!! ya Tuhan,, Tidak mungkin Reina,, hu.. hu.. hu" ucap Nana tersedu.


"Siapa yang dengan tega melakukan ini padamu Reina ku.. hu.. hu.. hu" tangis Nana semakin pecah kala melihat kondisi Reina yang sangat amat memprihatinkan.


Di Ruangan yang sama, Taehyung pun melihat kondisi Menantunya yang tragis, namun rasa takut akan kebohongan yang terbongkar jauh lebih besar di banding rasa empatinya.


...****************...


Di rumah sakit terbesar di Korea yaitu Rumah sakit Hallym university medical center , Reina di tangani oleh dokter.


Kim Nana dan Amoni serta Aboeji pun menunggu kabar dari dokter yang sedang menangani Reina.

__ADS_1


Satu jam berlalu, Dokter pun keluar membawa berita yang di tunggu tunggu keluarga Nana, Bak anak kecil yang sedang menunggu kejutan dari orang tersayangnya, merekapun menunggu kejutan dari dokter, Sayangnya bukan kabar baik yang di Terima, melainkan kabar yang tak pernah kim Nana inginkan.


"Apa anda wali pasien atas nama nyonya Reina? " tanya dokter.


"Iya dok, saya suaminya Reina.. Bagaimana keadaan istri saya dok?"


"Hmm.. Anda harus ikut saya keruangan, nanti biar saya jelaskan kondisi nyonya Reina" ujar dokter Sambil memasukan kedua tangannya ke saku pakaian dokter berwarna putih.


Kim Nana pun mengikuti arah dokter pergi.


Setelah di ruangan, dokter menjelaskan kondisi Reina yang amat memprihatinkan.


"Nyonya Reina mengalami kekerasan fisik tuan, Apa yang sebenarnya terjadi tuan, kenapa banyak luka di tubuh nyonya Reina" selidik dokter.


"Dia telah di culik dokter dan baru 10 hari ini kami temukan tergeletak di depan rumah kami" jelas kim Nana.


"Fatal.. sangat fatal tuan, nyonya Raina sepertinya selain mengalami kekerasan fisik dia juga mengalami kekerasan se-k-s-ua-l, dimana saya melihat area ke-wanitaannya robek dan penuh memar".


kim Nana menatap dokter tak percaya, rasanya tak bisa di jelaskan dengan kata kata, ketika istri yang amat ia cintai di perlakukan dengan keji, Bagai roh yang dipaksa dan ditarik keluar dari tubuh kemudian ke lempar kembali ke tubuh Nana.


'Ba-ng-s-at siap yang berani berbuat seperti itu pada istriku.' geramnya.


Karena melihat dokter yang terperanjat kaget Nana pun meminta maaf, pikirannya dalam keadaan kalut, istri yang amat ia cintai telah di perlakukan dengan keji sampai kondisinya memprihatinkan, sedangkan Agnes, balita yang masih berumur 8 bulan belum di ketahui keberadaanya.


" Maaf dokter"


"Tidak apa apa, saya mengerti perasaan tuan, apa sebaiknya di laporkan saja ke pihak kepolisian, agar pelaku kekerasan terhadap nyonya Reina dapat di tangkap dan di hukum seberat beratnya" ucap dokter.


"Saya pun akan membantu memberikan bukti visum dan keterangan yang lengkap di data pasien" lanjut dokter lagi.


"Terimakasih banyak dokter" ucap nana di barengi linangan air mata yang tak terasa keluar secara tiba tiba.


...****************...


Kim nana lalu menemui Reina yang berada dalam ruangan dengan posisi tertidur lelap, dia pun menyentuh tangan Reina berharap sang empunya segera sadar.


Tak lama sepasang mata terkejap menampakan sepasang bola mata yang sayup, mata indah yang dulu selalu memancarkan aura kehidupan, sekarang terlihat redup.

__ADS_1


"Tolong!!.. Tolong.. ampuni saya... say mohon " teriak Reina dengan memohon, posisi duduk lalu memundurkan badanya dengan menangkupkan kedua tangannya ke dada.


"Syukurlah, kamu sudah sadar, sayang.., ini aku suami kamu Reina" ucap Kim nana.


"Jangan mendekat!!! . Toloong.. hu., hu.. hu.. Tolong!! pergi kamu," ujar Reina dengan tangan dan badan bergetar hebat, ia terlihat sangat ketakutan.


Dokter dan perawat pun segera datang, bukanya tambah tenang Reina malah memberontak, berteriak ketakutan, alhasil dia pun di suntikan obat penenang.


Dokter menjelaskan kepada nana, bahwasanya Reina seperti terkena depresi, maka dari itu dokter perlu memeriksa lebih dalam tentang psikis Reina.


...****************...


"Dua minggu berlalu, di rumah sakit terbesar di Korea Halym University medical center, Reina masih terbaring walaupun sekarang badanya terlihat agak mendingan dari sebelumnya.


Namun dokter menyarankan setelah kesembuhan badanya telah pulih, Reina harus di bawa ke spesialis psikologi atau Rumah sakit ji-wa agar psikisnya dapat terobati walaupun prosesnya membutuhkan waktu yang lama.


Dokter pun khawatir yang terjadi pada Reina lebih berat dari yang ia duga, sebab tingkat depresi Reina semakin tinggi, jikalau dokter atau perawat datang, ia tak segan segan melemparkan apa saja yang ada di sekitarnya, entah itu bantal, selimut bahkan makanan.


...****************...


Dengan pertimbangan yang matang Reina pun di bawa ke Rumah sakit ji-wa.


Di kegalauannya, tiba tiba Kim Taehyung menemui Kim nana, dia memberi kabar bahwasanya Agnes sudah di ketahui keberadaanya, di sekitaran daerah Indonesia, namun Taehyung hanya mendapat sedikit informasi tersebut, Kim nana pun harus berusaha lebih extra lagi menemukan Titik keberadaan Agnes di Indonesia.


Dengan pertimbangan yang matang akhirnya Reina di bawa ke Rumah sakit ji-wa yang berada di jakarta, selain Kim nana bisa mencari keberadaan anak tercintanya, dia pun bisa dengan leluasa mengecek kondisi istrinya di setiap waktu.


...****************...


Sebelum keberangkatan Kim nana ke jakarta, Taehyung tiba tiba bersimpuh di kaki Kim nana.


Kim nana yang sedang terburu buru takut ketinggalan pesawat pun kebingungan dengan tindakan ayahnya yang tiba tiba saja seperti itu.


"Aboeji.. kenapa aboeji seperti ini .. bangunlah aboeji, malu di lihat orang orang"


"Nana, aboeji minta maaf, kalau bukan karena kesalahan aboeji Reina dan Agnes cucuku tidak mungkin mengalami kejadian seperti ini, aboeji minta maaf nana." ucap taehyung.


"Maksud aboeji apa,? " tanya kim nana dengan tangan bergetar, dia menampik pikiran jahatnya sendiri.

__ADS_1


__ADS_2