Gadis Lugu Penakluk Dunia Gangster

Gadis Lugu Penakluk Dunia Gangster
BAB 28


__ADS_3

“Nona, jangan sampai kita berbuat onar di awal pertemuan, ingat misi kita nona” bisik Lohan.


“Salah dia sendiri, tiba tiba saja memelukku”.


“Cepat sadarkan dia lagi Nona Agnes”


“Iya iya” jawab Agnes malas.


Akhirnya pria yang tiba tiba memeluk Agnes tadi sadar, setelah Agnes menyentuh tengkuk pria itu dengan kedua jarinya.


“Anisa!!, Syukurlah kamu sudah sehat”. ucap pria itu sambil menangkup kan kedua tanganya ke wajahnya Agnes.


Agnes yang mengalami amnesia, kebingungan. Dia mengerutkan dahinya sambil melepas tangan pria tadi yang memegang wajahnya.


“Kamu siapa?! “ tanya Agnes.


“Aku fahmi, Orang yang dulu menolongmu dan membawamu ke rumah sakit. Sayangnya aku kehilanganmu ketika kamu di rumah sakit” ucap pria yang mengenalkan dirinya sebagai fahmi.


Lohan menatap dia orang di hadapan ya dengan bergantian, dia khawatir misinya kali ini gagal karena ada yang mengenal salah satu dari mereka.


“Nona, dia mengenalmu, bagaimana kita melanjutkan misi rahasia kita” bisik Lohan.


“Kamu siapa, apa kamu orang yang telah membawa Anisa pergi dari rumah sakit secara diam diam” tanya fahmi pada Lohan.


“Sudah sudah!!.. Memangnya kamu mengenalku? “ ucap Agnes kemudian.


“Aku orang yang dengan seluruh jiwa raga ku akan mempertaruhkannya untukmu” rayu fahmi.


Lohan hanya cekikikan, sedangkan Agnes dibuat melongo akan ucapan pria di hadapanya.


“Diam kamu Lohan!. Aku punya rencana bagus” bisik Agnes sambil mencubit lengan Lohan yang sedari tadi tertawa.


“Nona, jangan sampai kita berbuat onar di awal pertemuan, ingat misi kita nona” bisik Lohan.


“Salah dia sendiri, tiba tiba saja memelukku”.


“Cepat sadarkan dia lagi Nona Agnes”


“Iya iya” jawab Agnes malas.


Akhirnya pria yang tiba tiba memeluk Agnes tadi sadar, setelah Agnes menyentuh tengkuk pria itu dengan kedua jarinya.


“Anisa!!, Syukurlah kamu sudah sehat”. ucap pria itu sambil menangkup kan kedua tanganya ke wajahnya Agnes.


Agnes yang mengalami amnesia, kebingungan. Dia mengerutkan dahinya sambil melepas tangan pria tadi yang memegang wajahnya.

__ADS_1


“Kamu siapa?! “ tanya Agnes.


“Aku fahmi, Orang yang dulu menolongmu dan membawamu ke rumah sakit. Sayangnya aku kehilanganmu ketika kamu di rumah sakit” ucap pria yang mengenalkan dirinya sebagai fahmi.


Lohan menatap dia orang di hadapan ya dengan bergantian, dia khawatir misinya kali ini gagal karena ada yang mengenal salah satu dari mereka.


“Nona, dia mengenalmu, bagaimana kita melanjutkan misi rahasia kita” bisik Lohan.


“Kamu siapa, apa kamu orang yang telah membawa Anisa pergi dari rumah sakit secara diam diam” tanya fahmi pada Lohan.


“Sudah sudah!!.. Memangnya kamu mengenalku? “ ucap Agnes kemudian.


“Aku orang yang dengan seluruh jiwa raga ku akan mempertaruhkannya untukmu” rayu fahmi.


Lohan hanya cekikikan, sedangkan Agnes dibuat melongo akan ucapan pria di hadapanya.


“Diam kamu Lohan!. Aku punya rencana bagus” bisik Agnes sambil mencubit lengan Lohan yang sedari tadi tertawa.


Agnes menyunggingkan senyum, ada umpan yang sudah ada di depan matanya, tanpa ia harus mengotori tanganya untuk mencari tahu keberadaan Pendirian Ganster Cakar Elang.


“Bolehkah kami masuk ke rumahmu? “ tanya Agnes.


“Jangan!!. Jikalau mamih melihatmu di sini, maka dia akan menjadikanmu wanita yang di jajahi client istimewa Mamih”.


“Tapi aku butuh sesuatu, apa kamu bisa membantuku? “


Fahmi masih mengira wanita di hadapanya adalah Anisa, walaupun orangnya sama tapi identitasnya kini berbeda.


“Aku butuh informasi darimu, fahmi? “


“Informasi apa,? Apapun pasti aku beritahu, asal kan-“ ucaonya menggantung.


“Asalkan apa? “


“Asalkan aku tetap bisa di sisimu, bahkan aku mau menjadi tameng di saat kamu dalam kesulitan “.


Lohan menatap intens pada Anak Bosnya itu, ternyata Agnes mempunyai pesona yang luar biasa, bahkan ia bisa membuat orang bertekuk lutut daan mengabdikan nyawanya untuk Agnes. Kesempatan yang besar bagi Agnes dan lohan. Dengan adanya Fahmi, maka misi yang sedang mereka kerjakan cepat terselesaikan.


“Ayo! Pergilah dari sini, sebelum mamih melihatmu!. Aku akan menyusul di pertigaan depan, oke!! “ usul Fahmi.


Agnes dan Lohan pun masuk kedalam mobilnya, kemudian mobil melaju sesuai arahan dari Fahmi.


Fahmi mengikuti dari arah belakang, setelah mobil Fahmi menyalip mobil Agnes, Fahmi memberi kode untuk mengikuti kemana mobil Fahmi pergi.


Mobil pun memasuki area rumah yang dahulu pernah Agnes singgahi ketika ia di tolong oleh Fahmi, namun ingatan iti sama sekali tak muncul dalam kondisi seperti ini, padahal ini adalah hal yang menguntungkan untuk Agnes, dengan cara mendekati Fahmi lalu mengorek informasi tentang pendirian Ganster Cakar Elang.

__ADS_1


“masuklah, ini rumahku, kalian aman disini” ucap Fahmi mempersilahkan.


“Duduklah, aku akan mengambilkan kalian minum”.


Agnes dan Lohan pun mengangguk, mereka pun duduk, sambil memperhatikan foto foto di setiap dinding yang tergantung.


Mata lohan dan Agnes di buat tak berkedip kala melihat ada seseorang yang mereka kenak di salah satu foto keluarga Fahmi.


“KI AGUNG!!” ucap mereka bebarengan, mata mereka pun saling menatap tak percaya.


Fahmi kun sayang dengan membawa nampan berisi air mineral dan es jeruk, Fahmi mempersilahkan mereka untuk minum dan menikmati cemilan.


Setelah Lohan dan Agnes melegakan tenggorokan mereka dengan air yang mereka minum, rasanya tenggorokan yang kering telah lembab kembali berlatih kebaikan sangat tuan rumah.


“Mmmh. Fahmi? “ panggil Agnes.


“Iya, ada apa anisa”


“Apakah aku boleh bertanya? “


“Uhum.. Tentu saja boleh!, memangnya kamu mau tanya tentang apa? “


“Maaf kalau aku lancang, apakah aku boleh tahu siapa orang yang di dalam foto itu? “ tanya Agnes sambil menunjukkan salah satu foto di pojok.


“Oh.. Itu adalah foto keluargaku, ada apa memangnya? “ tanya Fahmi balik.


“Apakah orang yang memakai pakaian adat Jawa beserta blangkon di kepalanya itu adalah kakekmu?” tanya Agnes.


Mata Fahmi pun menatap foto yang di tunjuk Agnes, kemudian ia mengingat ingat sesuatu.


“Oh? Itu?, bukan!!, dia bukan kakek, dia teman kakek, namanya kalau gak salah, Ki Agung” jelas Fahmi.


Perkiraan Agnes dan lohan ternyata benar, orang yang ada di foto itu adalah ki Agung, orang yang telah menolong mereka dan memberikan ilmunya kepada Agnes.


“Dia adalah pendiri dari gangster Cakar Elang yang sekarang di pegang oleh mamih” Ucapnya lagi.


“Ki Agung, pendiri gangster Cakar Elang? “


“Iya,Namun aku tak tahu keberadaanya sekarang setelah ia menyerahkan jabatanmya kepada mamih”


Lohan dan Agnes di buat kaget, mereka tak percaya bahwa orang yang sudah membantu mereka dan mewariskan ilmunya, ternyata orang yang selama ini mereka cari keberadaanya.


Agnes pun berfikir, karena dia sudah mempunyai ilmu yang di wariskan oleh ki Agung, dia berpikir akan bisa melawan Ganster Beruang putih tanpa menemui ki Agung dan meminta bantuannya.


Diapun akan bertindak sendiri melawan Ramzi , dengan tekad yang kuat karena dendam yang membara, menjadikan Agnes wanita yang tangguh tanpa rasa takut.

__ADS_1


Ia pun mengubur rasa cintanya terhadap Tuan ramzi, yang tersisa di hatinya kini adalah dendam yang membara, bagaimana caranya ia bisa memuntaskan dendam atas kematian ayah kandungnya, kim nana.


__ADS_2