Gadis Lugu Penakluk Dunia Gangster

Gadis Lugu Penakluk Dunia Gangster
24.


__ADS_3

Setahun sudah berlalu, kini Agnes terlihat berbeda dengan penampilannya yang terlihat lebih elegant namun juga garang.


Ia sekarang memakai gaun selutut dengan lipstik yang berwarna merah darah.


Tetapi ketika di hadapan ibunya biasanya akan berdandan seperti biasa, gadis lugu dengan rambut berkuncir satu serta kacamata yang tak pernah lepas dari wajahnya.


"Ada misi untukmu, setelah kamu berhasil menyelesaikan latihan beka diri selama satu tahun" ucap Kim Nana ketika Agnes baru saja tiba di markas rahasia mereka.


"Misi apa ayah" tanya Agnes penasaran.


"Ini adalah misi pertamamu, gunakan ilmu yang telah Lohan berikan kepadamu dengan sebaik mungkin, jangan sampai kamu mengecewakan aku" ucap Kim Nana.


"Baiklah ayah, yang penting aku bisa menjaga ibu selama nyawa ini berada dalam tubuhku".


Kim Nana mengangguk sambil memutari Agnes. Dia melihat perubahan pada raut wajah Agnes. Agnes sekarang terlihat lebih percaya diri.


"Carikan aku informasi tentang siapa ketua Beruang putih, apa kamu bisa? ".


"Be-beruang putih? " tanya Agnes terbata.


"Ya!!!.. Kenapa memang?, apa kamu keberatan? "


"Bukan begitu ayah, apa aku boleh tahu alasannya? ".


"Menurut informasi yang aku dapat, dialah yang menculik kamu dan ibumu, bahkan dia tega menjadikan ibumu frustasi, bahkan gi-la" ucap kim Nana dengan menggebu-gebu.


"Apa ayah yakin, ketua beruang putih adalah pelaku kejahatan atas ibuku? " tanya Agnes.


"Apa kamu ragu, Hah!!, kamu tega membiarkan mereka bersenang senang, sedangkan ibumu, reina, dia harus mengalami traumatik selama 18 tahun" ucap kim Nana dengan lantang.


"Ini untuk mu" lanjut nya lagi.


Kim Nana menyerahkan sebuah amplop dengan logo rumah sakit, Agnes agak bingung, dia pun membuka amplop berwarna putih dengan logo rumah sakit tersebut.


Setelah membaca isi surat yang ada dalam amplop, Agnes terkejut, dia sampai menutup mulutnya dengan tangannya sendiri.


"Apa ini, ayah?, jadi a-ay" ucapnya terjeda.


"Ya!! , aku diam diam mencari informasi tentang kamu, bahkan aku mengambil sempel darahmu untuk tes DNA, dan hasilnya seperti apa yang kamu lihat! "

__ADS_1


"Aku kira awalnya kamu memang hanya memanfaatkan aku dan reina, nyatanya kamu memang anak kandung kami" ujar kim Nana.


"Ja-jadi ayah sudah tahu semuanya?"


"Aku sudah tahu semuanya, aku tak akan menyalahkan kamu karena memanfaatkan kebaikan kami, toh kamu memang anak kandung kami"


Agnes terdiam kebingungan, sambil melintir lintir kan kan pita yang ada di gaunnya.


"Bahkan aku tahu nama asli kamu, Anisa Rahma bukan?. Dan aku ingin tahu, siapa lelaki yang telah menyuruhmu? "


"Apa dia lelaki yang kau jumpai di Paris tahun lalu? " tanya kim Nana beruntun.


"A-yah aku bisa jelaskan, tapi tidak sekarang ayah" mohon Agnes.


"Kalau dia terbukti menjadikan kamu umpan untuk kami, apakah kamu siap membunuhnya demi orang tua yang selama delapan belas tahun terpisah denganmu? "


Agnes diam tak bisa mengeluarkan sepatah kata pun, kerongkongannya bak menelan biji kedondong secara kasar. Dia gamang, antara mempercayai Kim Nana yang nyatanya orang tua kandungnya ataukah Tuan ramzi yang telah banyak menolongnya.


Ia pun mengingat kembali perjanjian dengan tuan ramzi yang Agnes tanda tangani dua tahun lalu, jika Agnes melanggar, dia akan di asingkan ke kutub utara menjadi makanan hewan beruang putih di sana.


Hatinya di landa rasa resah, bahagia, namun juga bingung harus bagaimana.


Bahagia, ketika mengetahui fakta bahwa dirinya anak kandung kim Nana dan reina yang awalnya hanya menyamar sebagai anak mereka.


Bingung, apakah dia harus melawan tuan ramzi dan memilih membela orang tuanya, sedangkan dia baru berkecimpung dalam dunia yang terlalu ekstrim baginya, yaitu dunia para gangster.


"Ma-mafkan aku ayah,, Aku awalnya hanya membalaskan dendam atas kematian nenekku, aku tidak tahu akan bertemu ayah, hingga akhirnya aku di suruh untuk menyamar, awalnya aku menolak, namun melihat kondisi ibu, hatiku terketuk untuk membantunya menyembuhkan psikisnya" jelas Agnes.


"Lalu cincin bayi itu?, dari mana kamu mendapatkan nya? " tanya Kim nana.


"Itu pemberian dari mbak lala, dia menyuruhku memakainya atas perintah Tu-an Ra-" ucap Agnes menggantung.


Dahi Kim Nana berkerut, ia pun memindai wajah agnes dengan menusuk, mencari jawaban dari tatapan matanya.


"Tuan R?, Tuan R siapa, Agnes?" tanya Kim Nana.


"Kamu harus melawan ketidak adilan atas perlakuan mereka terhadap keluarga kita, bu-nuh orang yang telah merusak kebahagiaan kita, mengerti! "


Tak di sangka di sebuah ruangan dengan meja di hadapannya dan berjejer rak buku beserta isinya, seseorang tengah menguping pembicaraan mereka lewat jepit rambut yang di kenakan Agnes.

__ADS_1


Dialah Tuan ramzi, kakinya lurus bertopang di atas meja, telapak tangannya bersatu hingga jari telunjuknya terus menempel di bibir hitamnya.


"Sayang sekali, kacamatanya tak terpakai, Agnes..Agnes.. Padahal aku sangat ingin melihat wajah kim Nana, HA.. HA.. HA" ucap Ramzi di ruang kerjanya.


...****************...


FLASHBACK#


Kim Nana dan Jungshin adalah teman yang sangat dekat, namun jungshin merasakan hal yang berbeda ketika bersama Kim Nana.


Dia mulai merasa nyaman dan tumbuhlah rasa yang lebih terhadap kim Nana.


Ketika acara perayaan ulang tahun jungshin di rumahnya, jungshin tiba tiba menyatakan perasaan suka terhadap Kim Nana.


Jungshin yang notabenya berjenis kelamin laki laki tentu saja di tolak oleh kim Nana yang masih normal, mana mungkin dia menyukai sesama jenis, hingga akhirnya kim Nana mulai menjauhi Jungshin bila mereka bertemu atau sekedar berpapasan.


Dan dua minggu setelah penolakan itu, Tersiar kabar kim Nana menjalin hubungan dengan wanita yang berasal dari Indonesia.


Hati Jungshin sakit, dia merasa sakit yang kim Nana torehkan terlalu dalam, hingga Jungshin ingin mengakhiri hidupnya di rooftop universitas.


Namun sayangnya, aksinya di gagalkan oleh Vincent, Jungshin yang masih merasa sakit hati teramat kecewa, rasanya kematian adalah jalan paling ahir.


Hingga Vincent datang, dia adalah Guru bahasa italy di universitas nya, selain menjadi guru, Vincent juga adalah Bos gangster di italy, dia tinggal di korea dengan berkedok guru agar aksinya tidak tercium oleh pihak kepolisian di Korea.


"Untuk apa kamu mengakhiri hidupmu, banyak kok lelaki yang masih mau sama kamu" ucap Vincent.


Vincent memang menyukai Jungshin selama ini, dia selalu memperhatikan tingkah jungshin yang dia rasa menggemaskan baginya.


"Ikutlah denganku, akan aku tunjukan bagaimana menikmati hidup dengan hanya jentikan jari" ucap Vincent.


"Buktikan pada mereka, kesuksesan yang kamu bangun bersamaku, dan balas lah dendam kepada lelaki yang telah menolak mu, bagaimana? " tanyanya lagi.


"Caranya? " tanya Jungshin.


"Kamu bisa menjadi kekasihku, namun kamu harus mengganti namamu dengan Ramzi, kamu akan aku berikan kekuasaan, menjadi ketua Gangster Beruang putih di Indonesia"


Junshin menatap tak percaya, hingga akhirnya dia pun mengiyakan kesepakatan di antara mereka.


Dia berjanji pada dirinya sendiri, akan membalaskan sakit hatinya terhadap Kim Nana dan Reina.

__ADS_1


__ADS_2