
"Hai Bro, udah lama nunggu nya?" sapa Vier sambil beri kan tos ke teman-teman yang sudah berkumpul di bar yang sebelumnya sudah dipesan Vier tentunya.
"Aku si maklum lah kalo kamu telat .... secara luuu pengantin baru. hahahahaha" bicara asal si andre. yang disenyumi oleh Vier.
"Udah diapain aja dia, waah jangan2 langsung serang,,, parah,,,parah bener lu Vier. bilang ga suka, terpaksa, tapi gitunya mau.cih!! ga kalah komentar si Bobi yang langsung terkena pukulan tangan Vier di belakang kepalanya. Bobi pun tergelak liat sahabatnya sambil geleng-geleng kepala.
Vier memesan banyak minuman alkohol juga cemilan untuk teman minum nya malam ini. sebenernya bukan kebiasaan Vier ada di bar, minum keras yang memang dia ga suka. terkadang saja dia sekedar berkumpul dengan sahabatnya untuk melepas penat.
'Ga habis pikir, knpa aku mau trima aja suruh nikah, padahal bisa aja aku nolakkan.' batin Vier. 'knapa rasanya malam itu begitu sulit buat ku berkata tidak.' masih dalam benak Vier sambil membuang nafas sebal , dan meneguk minumannya.
__ADS_1
Dan khusus malam ini mereka bertiga masing-masing ditemani wanita penghibur yang memang ada di bar tersebut. vier membiarkan wanita yang menemaninya terus menggodanya dengan kecupan-kecupan di pipi, bahkan di bibir Vier dengan tangannya yang ga ada hentinya terus mengusap dari wajah sampai dada Vier, juga di paha Vier.
'Cukup pernikahanku yang buat aku merasa kehidupan cinta ku hancur , yaah walaupun sebenernya memang percintaan ku tak pernah terjalin dengan Lana oleh karna waktu yang tidak pernah berpihak pada ku dan Lana. aku ga mau kalo sampai aku mabuk berat lakukan hal yg buat aku tambah ancur. Berharap masih ada masa depan lebih baik buat ku dan lana.' pikiran Vier langsung mengingat Lana.
Vier melirik jam tangan nya, "sudah jam 2 pagi ternyata." lirih Vier sambil melihat teman2 yang sepertinya masih belum ingin beranjak pulang. Dengan kondisi yang sudah mulai mabuk di berkata, "sudah aah aku pulang duluan ya, terserah luuu pada deh kalo masih mau disini".
Celetuk Bobi "mau ngapain bro, mau acak-acak istri ama tempat tidur lu heh."
"Hoiiiii mau aku anter pulang ga lu ,Vier. ya kali aja lu nya nyasar salah jalan, bukan rumah yang ada istri lu, malah rumah lana." hahahaha. Andre yang ikut godain vier
"ciih, ga ga tapi mau mau" teriak Bobi lagi ga kalah serunya dengan musik yang ada di bar itu. ditanggapin hanya dengan lambaian tangan vier
__ADS_1
*
Sampai di rumah Vier langsung menuju kamar, mengganti baju nya dan ga lupa bersihkan badan yang pasti bau alkohol juga cewe yang tadi bermain manja dengan nya.
Dia berjalan ketempat tidur melihat Aya sudah tertidur pulas disisi lain tempat tidurnya, vierpun memandangi wajah aya.
'Nih cewe ya aku heran liatnya, bisa-bisa nya santai gituuh, kayanya aku ga liat ada uring-uringan, bantahan, hmmm.' Vier mengerutkan dahi ga habis pikir yang ikut merebahkan diri dan langsung terlelap.
.
.
.
__ADS_1
.
Terima kasih sudah membaca dari cerita pertama yang ku buat ini. Aku harap kalian suka. kritik dan saran aku tunggu ya. Dan aku harapkan banget dukungan dari para Reader dengan kasih like nya ^-° biar aku juga semangat nih. sekali lagi thank you