
*_^ Happy Reading ^_*
_______________________
Malam yang cukup panas untuk kedua pasangan ini. menjadi malam panjang yang penuh GAERAH, saling mencumbu, meremas.
"aah.. vi-er"
"emm"
"Tu-tunggu .. Vier ..eemh Viiieer " Vier menghentikan cumbu nya dan mendongakan kepala menatap wajah aya.
"a-ku takut, apa i-tu sakit"
"Percayalah padaku, aku akan melakukan nya pelan-pelan hmm" Aya mengangguk mengiyakan perkataan suaminya
Vier yang sudah menggelap matanya , ingin segera melepaskan hasratnya. suara aneh,,ya betul suara desahan-desahan terdengar dari kamar Vier dan Aya.
"aku akan memberimu ke nikmatan yang lebih lagi, nikmat yang sesungguhnya,, tahan sedikit hmmm."
"aah Vier."
" aaaaa saakiiit aaahh"
Jeritan Aya menhentikan vier ,lalu menghapus air mata yang keluar dari kedua sudut mata Aya dengan lembut "sakit ? bertahan sebentar, hmm? "
Malam ini menjadi malam pertama untuk mereka berdua.
__ADS_1
Berada di dalam pelukan dada suami, membuat Aya begitu nyaman, mengeratkan pelukannya, aya semakin menenggelam kan kepalanya dan tubuhnya guna mendapatkan rasa nyaman lebih lagi. "ehm" Vier yang terusik mendapati Aya mengeratkan pelukan , vierpun membalas mempererat dekapannya pada istrinya.
***
alarm 05.00
Rasa-rasa baru sebentar tertidur, Aya mengerjapkan mata, meregangkan badan, dia merasa seperti ada yang menahannya bergerak. Ternyata aya masih dengan posisi tidur dalam pelukan vier
Memandang wajah suaminya, Aya tersenyum menyodok pelan bahkan sangat pelan jari telunjuknya ke pipi Vier, lalu mata , hidung, kening dan juga bibir. Perasaan apa yang dirasakan Aya saat ini, jantungnya berdegup kencang mengingat apa yang terjadi semalam.
Berlahan aya melepaskan pelukan Vier, dia bangun. seperti biasa dia akan menuju balkon yang ada dikamar nya, menghirup udara sangat panjang ,menghembuskan nya dan memotivasi diri dengan perkataan yang positif,,.
Saat dikamar mandi setelah membuka seluruh pakaiannya, Aya menatapnya melalui cermin, melihat pantulan diri. Menutup mulutnya supaya pelukannya tak sampai keluar dan membangunkan vier. Hampir seluruh badannya penuh dengan penandaan dari suaminya.
Wajah Aya merah merona, kembali jantungnya berdegup lebih kencang dari biasanya. ' Jantungku,, kau membuatku tak berdaya kalau degupan mu sekencang ini , pijakan kakiku melemah tak bisa mengikuti ritme darimu....tenang, lebih tenang. jangan kau permalukan tuan mu ini,.'
Di dalam kamar Vier terbangun , dan tidak mendapati aya di sisi nya, di lihat sekeliling pun tidak ada. dia bangkit dari tidurnya , langsung menuju ke kamar mandi, ternyata di situpun tidak ada. Vier memutuskan untuk membersihkan dirinya kemudian turun menuju kedapur. karna dia yakin Aya pasti ada disana.
Ternyata tebakan dia benar, Vier pun berdiri didekat dapur dengan tangannya disilangkan didepan dada. Tersenyum melihat Aya yang asik dengan masakan nya, bahkan sampai tidak menyadari ada yang memperhatikan nya.
__ADS_1
"Selesai" teriak Aya. Dan Aya terkejut melihat Vier yang sedang menatap dirinya.
"Sudah Bangun" tanya Aya menghilangkan keterkejutannya
"Hmm, apa kau tak lelah, kau cepat sekali bangun." menggaruk kepala yang tidak gatal disela vier bertanya pada Aya
Aya yang salah tingkah mendapat pertanyaan begitu oleh Vier, hanya menjawab dengan gelengan kepala tanpa berani menatap suaminya tersebut.
"Hahahahaha...apa kau sedang malu padaku" Vier Berjalan berdiri dibelakang Aya
"apa kau sedang menggodaku, dengan kimono mu" goda Vier semakin jadi melihat Aya yang mulu, terlihat lucu bagi nya.
" Kenapa kau tak menungguku bangun dan tetap ditempat tidur saja tadi ,, ehm" memegang kedua pundak Aya. mendekatkan bibirnya diteliang Aya dan menggigitnya kecil.
"Ti-dak a-ku berpikir hanya sebentar tadi, sebelum kamu bangun aku sudah kembali ke dalam kamar untuk mengganti pakaianku" sanggah Aya. Vier pun tersenyum nakal dan menggoda.
"sungguh menyebalkan....kenapa kau membuat ku malu, dan kau yang menggoda ku" rajuk Aya sedikit manja.
"Alasan... Sarapan ku, kau sudah membuat aku sungguh sangat lapar, karna ulah mu semalaman.... hahahahaha" Tawa Vier lepas menggoda Aya
"Viii - eerrr... ka-mu" Aya dibuat benar-benar seperti kepiting yang di rebus
.
.
.
__ADS_1
Trimakasih sudah membaca novel ku. Jangan lupa tinggalkan jejak kalian ya dengan like juga komen. terlebih memberi vote...aww aku suka. cu *_^