Glow Up Girl!

Glow Up Girl!
Bagian 15


__ADS_3

Author POV


Pagi ini jenazah papa dan mama Willa telah di kebumikan setelah menunggu adik dari mama Ainum tiba di rumah duka jenazah langsung di angkat menuju peristirahatan.


Willa hanya duduk di atas kasurnya menatap kosong di depan tak ada lagi air matanya seakan air matanya telah habis tak tersisa.


Di sana willa tak sendiri dia ada Shakila,Tara,Brian,mika dan Arion yang sedari tadi malam menemani willa.


Mereka merasa kasihan melihat willa yang menampakkan wajah sendu bahkan wajahnya terlihat pucat karena sedari tadi belum makan.


Jam sekarang menunjukkan pukul 10 sampai sekarang willa sama sekali belum memakan sesendok nasi pun di rumah itu hanya ada Tante Om dan angel sepupunya.


Dari tadi Tante willa mencoba membujuk willa makan tapi hasilnya nihil willa tetap tidak mau.


Jelas Tante dan om willa khawatir karena sejak kemaren malem sampai malem lagi willa belum makan.


"illa makan ya nak?" Tante willa mengusap puncuk kepala willa.


Willa hanya menggeleng lemah rasanya ***** makannya telah hilang sepenuhnya saat ini yang dia mau adalah mama papanya bangkit dari kubur seperti di film-film.


"Kamu nanti bisa sakit loh nak" saut om willa yang baru masuk ke kamar willa.


"Nggak ***** om" ucap willa lirih suaranya agak serak karena berjam-jam menangis.

__ADS_1


"Setidaknya makan buat kita ya...kita nggak mau kamu sakit" ucap Angel sepupu willa yang memeluknya dari samping.


"Aku nggak paper An" Willa menatap tempat kosong di sampingnya enggan menatap sodaranya.


"Kalo gitu angel kamu temenin willa tidur nati kalo willa laper angel bantu ambilin" Tante willa tau betul dengan sifat keras kepala willa yang menurun dari mamanya percuma kalo willa udah omong nggak berarti ya enggak.


"Om sama Tante ke luar dulu ya" om dan Tante willa mencoba memberi ruang untuk willa mereka tau willa sangat terpuruk atas kejadian ini.


Ceklek...


Pintu kamar willa di tutup tinggal lah dua orang saja di dalamnya hanya willa yang termenung dan angel yang memandanginya sepupunya rasanya aneh kalo sepupunya yang ceria jadi murung.


"Makan ya...kamu bisa sakit nanti.." bujuk angel pada willa yang terlihat pucat.


"Dasar lemah!" Bentak angel yang tidak tahan dengan sikap cengeng willa.


"Kemana willa yang kuat!? Kemana willa yang ceria!? Kemana sepupuku yang selalu tersenyum!? " Angel berteriak sambil menggoncang tubuh mungil willa.


"Sudah hilang...semuanya hilang..." Willa kembali berucap lirih.


"Nggak! Nggak hilang sepupuku bukan orang lemah!" Willa sama sekali tidak menaggapi teriakan angel.


"Kembalikan sepupuku yang dulu!" Angel kembali menggoncangkan tubuh willa.

__ADS_1


Plak...


Bola mata willa seakan keluar 15 tahun tumbuh bersama baru kali ini willa di pukul angel. Air matanya kembali meleleh meluluhlantakkan wajah putihnya.


"Balikin sepupuku Willa.." angel memeluk erat-erat tubuh willa tangis keduanya pecah.


Willa yang kaget dengan pukulan angel hanya bisa menitihkan air mata mungkin sodaranya akan berperilaku berbeda padanya seperti film-film.


"Kamu nggak sendiri...ada mama papa dan aku...kita sodara...kita bukan sebatas kenal...tapi kita punya ikatan darah..." Angel hanya memeluk willa sambil sesenggukan dia tidak mampu kalo harus melihat willa hancur seperti ini.


"Kamu nggak kayak di cerita-ceritakan?" Pertanyaan willa sukses membuat angel berpikir apa maksud dari pertanyaan willa.


Angel mendongak mengusap air matanya kalo bukan willa dalam keadaan berduka mungkin willa akan tertawa terbahak-bahak melihat ekspresi angel.


"Apa maksudnya?" Tanya Angel menatap dalam bola mata willa


"Akankah kamu masih perhatian padaku setelah orang tuaku tiada?apa om sama Tante masih menganggap aku ada setelah orang tuaku tiada?" Lirih willa sambil menatap angel yang nampak bengong


"Jadi itu yang kamu fikir? Aku akan tetap seperti ini selamanya dan orang tuaku adalah orang tuamu juga." Angel menghambur ke pelukan willa.


Dengan rasa ragu willa memeluk angel menyingkirkan fikiran negatif di otaknya.


Menyakinkan diri kalo dia tidak sendiri dia masih punya Tante Om dan angel dia masih punya temen-temen yang baik.

__ADS_1


__ADS_2