Glow Up Girl!

Glow Up Girl!
Bagian 17


__ADS_3

"Ya beda...dulu saat aku pertama kali SMA rasanya aku nggak suka di ganggu kalo di kamar" angel berjalan ke kamar mandi.


"Aku nggak apa-apa kalo kamu nyelonong masuk bagiku itu nggak ada bedanya saat aku masih SMP atau SMA." Willa mengambil satu buah celana pendek dia tau kalo sepupunya itu pelupa...masak cari baju nggak cari celana?


"Nih..." Willa menahan pintu kamar mandinya yang hampir tertutup lalu menyodorkan celana ke angel.


"Oh ya makasih..." Angel mengambil celana pemberian willa.


"Oh iya nanti cepetan mandi ya temenin aku jalan-jalan" ucap Angel yang masih mematung di pintu kamar mandi.


"Hemm...aku..." Willa tampak berfikir untuk menyetujui permintaan angel.


"Ah..ayolah illa sepupu kecilku..." Angel memasang wajah mengemaskan meski angel lebih tua 2 tahun sifat lebih kekanak-kanakan dari willa.


"Ish..baiklah..tapi kita mungkin jalan-jalan dekat rumah saja.." angel hanya mengangguk dan menutup pintu kamar mandi.


Beberapa menit berlalu akhirnya angel menyelesaikan ritual mandinya dia kemudian keluar untuk membantu ibunya membuat cemilan sembari menunggu willa selesai mandi.


Beberapa menit berlalu willa keluar kamar mandi dengan tubuh yang hanya di balut handuk dia memilih pakaian yang akan dia gunakan.


dia memakai sebuah buju lengan panjang berwarna kuning dan celana jeans dia bergegas ke meja rias takut angel telah menunggunya lama dia seperti biasa tidak menggunakan make up dia mengikat rambutnya rendah seperti biasanya.

__ADS_1


"Angel!?..." Teriak Willa sambil menuruni tangga mencari keberadaan sepupunya.


"Aku di dapur il.." saut angel yang berada di dapur.


"Tante masak apa?" Tanya willa pada Tantenya yang sibuk membuat adonan.


"Tante lagi buat cemilan kalo kamu mau makan tinggal ambil nggak usah beli lumayan kan hemat..illa mau di buatin apa nih?" Tanya Tante willa padanya.


"Hem.. sebisa Tante aja deh Tan." Willa hanya menjawab seadanya dia memang sedang tidak mau makan-makanan ringan.


"Hadeh illa kalo kamu ngomong gitu entar Tante kamu semuanya yang namanya makanan ringan di buat.." ucap om willa yang baru datang ke dapur.


"Emm.. willa mau kue lapis aja tan." Willa berbicara yang hanya terlintas di otaknya saja.


"Oke nanti pasti kue lapisnya pasti sudah tersedia di meja makan sayang." Tante willa membelai willa penuh sayang.


"Sekarang sayang..." Tante willa menepuk pelan pundak suaminya.


"Aduh.. firasatku kok nggak enak.." gumam om willa tapi masih bisa di dengar semua orang di ruangan itu.


"Papanya angel omnya willa sayangnya mama... Beliin tepung di sama pewarna makanan di warung ya.."

__ADS_1


"Ih..kan.."om willa hanya menggelengkan kepalanya heran dengan kelakuan istrinya.


"Sekalian nebeng ke depan ya pah Kita mau jalan" angel bertanya pada papanya


"Ini udah siang loh masak mau jalan-jalan?" Tanya om willa merasa heran.


"Ih papa tadikan gara-gara willa bangunnya kesiangan kayanya pules banget bahkan mengigau panggil-panggil nama Arion~Arion~ gitu" ucap willa sambil mengikuti gaya mengigau willa tadi pagi.


"Ih apaan sih gel..." Pipi willa memerah menahan malu bisa-bisanya sepupunya bilang gitu pas om dan tantenya masih di situ.


"Arion? Cowok yang kemaren ituya yang dandanannya kayak Jamet?" Tanya om willa yang melihat sosok Brian bukan Arion.


"Kayak papa dulukan? Nggak ada jamet sepede papa di jaman ini." Tante willa tersenyum malu-malu saat mengigat masalalunya dengan papa angel jametnya papanya angel lah yang membuat hati mamanya angel jatuh cinta.


"Bukan kok itu Brian temenya willa." Willa memalingkan wajahnya yang telah memerah takut sosok Arion yang sebenarnya ketauan.


"Ih papa Arion tuh ya_" sebelum menyelesaikan ucapanya mulut angel telah di dekap willa.


"Ayuk kepuru siang entar panas.." willa menarik tangan angel pergi masih terdengar suara tertawa di dapur tawa om dan Tantenya yang merasa lucu atas reaksi malu-malu anak muda.


"Kita beneran jalan?" Tanya angel memastikan dia tadi hanya berniat jalan-jalan untuk menghibur willa agar bisa lupa dengan orang tuanya kalo dia terus di rumah bisa-bisa akan teringat kenangan dari orang tuanya dan willa akan nangis lagi.

__ADS_1


__ADS_2