
"Halo anak-anak, ini adalah pertemuan kali pertama kita. Perkenalkan nama saya pak Danu wali kelas kalian, saya mengajar mapel bahasa Indonesia, saya masih singel umur saya belum genap 25 tahun, nomor telpon saya rahasia ya? Nanti kalo udah kenal kita telponan" perkenalan pak Danu membuat gelak tawa dan raut sumringah dari murit kelas bagaimana tidak guru mereka masih muda dan tampan.
"Kalo gini semangat sekolah" ujar Tara sumringah Dave hanya menatap jengah.
Hingga pada akhirnya tiba saat perkenalan siswa mereka diminta berdiri dan memberi tau nama,sekolah,alamat. Willa yang pertama meperkenalkan diri karena dia duduk paling pojok depan dan berlanjut ke sampingnya.
Dan yang mereka tunggu perkenalan teman sebangkunya arion akhirnya tiba.
"Hallo teman-teman nama saya Alisa,asal sekolah saya SMP Negri 2 XXX, Saya tinggal di XXX " ujarnya yang bernama Alisa.
Bell sekolah berbunyi tepat saat terakhir perkenalan yang muritnya berjumlah 35 murit.
Saat ini teman-teman willa dan willa akan pulang tapi saat willa hendak naik motor tangannya di tarik seseorang.
Willa menoleh menatap orang itu dan ternyata orang itu Arion.
"Wil aku mau ajak kamu ke rumahku mamaku mau ketemu kamu katanya" ujar Arion di depan willa dan mika.
Mika yang sebelumnya taunya willa cinta bertepuk sebelah tangan dan hanya bisa memandang dari jauh hanya bisa melongo apa lagi ini udah bawa-bawa mama.
"Aku nggak bisa" ujar willa sambil menunduk willa gugup saat memandang Arion yang menjagal tangannya sekaligus menatap dirinya.
"Pliss Wil...mamaku yang minta kalo aku nggak bawa kamu pulang motorku mau di jual katanya" ujar Arion memelas.
"Ya sudah." Willa berbalik hendak memberi tau mika.
"Mi_"
__ADS_1
"Aku punya kuping il bisa denger aku...okelah kamu mau pulang bareng Arion kan kalo gitu aku pulang dulu." Mika langsung tancap gas pergi, dia ingin memberi tau teman-temannya saat sampai rumah.
Akhirnya willa menurut dan mengikuti Arion ke rumahnya. Tidak ada pembicaraan di antara mereka willa bahkan segan berpegangan dengan Arion dia takut di kira pelakor oleh gadis yang namanya Alisa,dia mengira Alisa kekasih Arion.
"Masuk Wil" ujar Arion mengajak willa masuk ke rumahnya.
Willa mengikuti Arion yang melepas sepatu dan masuk kerumah tampak mama Arion tengah memasak.
"Willa udah dateng?" Mama Arion menghampiri willa dan mengajaknya duduk di ruang makan.
"Belum makan kan? Sebentar Tante siapin makanannya ya?" Ujar mama Arion sambil hendak pergi ke dapur.
"Eh nggak perlu tante, willa ke sini karena kata Arion willa di suru kesini sama Tante ada apa ya?" Ujar willa bingung.
"Ya main sini dong, Tante di rumah sendiri papanya Arion sibuk ngantor, Arion sibuk main,nah tante cuman sendiri di rumah ya udah Tante suruh Arion jemput kamu." Ujar mama Arion sambil tersenyum hangat meski baru mengenal willa tapi dia menyukai willa dia keliatan anak baik.
"Oh iya pasti nggak nyaman pakek seragam sekolah di rumah ya? Ayo ikut Tante, Tante Carin baju ganti" ujar mama Arion sambil menarik willa.
"Aduh nggak usah tan, willa Jadi ngerepotin" ujar willa sungkan.
"Nggak kok, Tante malah seneng dari dulu Tante pingin punya anak cewek" akhirnya willa pasrah mengikuti mama Arion.
Mama Arion mbuka pintu tanpa mengetuk terlebih dahulu dan ternyata di dalam adalah sebuah kamar yang dominan warna hitam putih.
Willa langsung memalingkan wajah saat melihat manusia yang terlentang di kasur tanpa baju sehelai pun dia hanya mengenakan celana panjang SMAnya siapa lagi kalo bukan Arion.
"Anak ini benar-benar sudah di bilangin! Dari dulu sudah hobi nggak pakek baju kalo habis pulang sekolah" tanpa omong panjang mama Arion kembali menarik tangan willa menuju lemari di ruangan itu.
__ADS_1
"Sebentar ya Tante cari bajunya"
"Iya Tante"
Setelah mencari baju di sudut paling dalam lemari mama Arion menemukan baju wanita yang pas untuk willa.
"Nah ini cocok untuk kamu" ujar mama Arion sambil menempelkan baju itu ke tubuh willa.
"Tapi Tante, willa nyaman kok pakek baju ini" willa masih mencoba mengelak karena baju yang di berika baju yang agak terbuka dan mungkin agak kekecilan membuat sangat mengepas dengan tubuhnya.
"Ayolah willa sayang" ujar mama Arion memelas.
"Tapi tan.."
"Kamu tau tidak? Tante sangat ingin anak perempuan tapi Tante nggak bisa, dulu Tante pernah mengandung adiknya Arion tapi Tante keguguran karena jatuh dari tangga karena benturan keras rahim Tante di angkat jadi Tante nggak bisa hamil lagi" ujarnya sambil menatap willa sendu willa yang tidak tega langsung masuk ke kamar mandi dan mengganti bajunya.
Di luar kamar mandi
"Dasar anak kebo! Bahkan nggak bangun sama sekali meski ada orang ke kamarnya" ujar mama Arion kesal.
"Arion sayang bangun yuk makan siang" ujar mama Arion sambil menepuk pipi anaknya.
"5 menit mah" ujar Arion masih setia menutup matanya.
"Kamu tau sayang, willa pakek baju kamu loh" bisik mama Arion sukses membuat Arion membuka kedua matanya.
"Mah!" Ujar Arion marah.
__ADS_1