
Mama Ainum dan papa Richel yang mendengar triakan di kamar willa hanya bisa tertawa terbahak-bahak setelah puas menggoda putri mereka.
Di dalam kamar willa terpaksa mengunakan hp lamanya untuk menghubungi teman-temannya.
Untung saja dia memiliki 2 hp sebenarnya hp yang di ambil jambret adalah hp yang di belikan ayahnya 2 Minggu yang lalu dan ternyata malah ilang.
(Grup alumni kelas 9A)
Willa✉️: Temen-temen kalo kalian pengen chat aku pakek nomor yang ini ya nomor yang satunya ilang.
Shakila📩: Oke
Tara📩: Oke
Mika📩: Main yuk suntup ni di rumah terus.
Brian📩: main teros...
Mika📩: biarin...
Tara📩: kalo kalian main gue undur diri gue sibuk.
Willa✉️: sobuk pacaran?
Tara📩: ya enggak lah gue ini jomblowati sejati selalu di hati.
Shakila📩: bohong lu pasti kemaren aja gue liat lu pelukkan sama yoga.
__ADS_1
Mika📩: kemaren juga gue liat Lo sama Yogi jalan lewat depan rumah gue.
Brian📩: nah ketahuan kan.
Dave📩: oh jadi lo putus sama gue gara-gara tuh cowok.
Tara📩: kan kita udah omongin baik-baik hubungan kita udah nggak konek jadi mending di sudahin aja.
Dave📩: tapi gue masih cinta sama Lo.
Bu iska📩: asik nonton drama percintaan anak muda.
Brian📩: ibu cantik mending ngurusin hubungan kita gimana?
Bu iska📩: sepertinya Brian kamu udah punya bakat jadi pembinor senjak dini ya.
Bu iska📩: Nggak makasih brian...ibuk udah bahagia sama suami ibuk.
Brian📩: ya elah buk...
Dave📩: Tar buka blokirannya dong.
Tara📩: bodok.
Mika📩: kasian yang lagi di blokir.
Willa yang membaca chatan teman-temannya hanya senyum- senyum sendiri ya memang tidak terlalu rame meski ini grup kelas karena memang yang paling aktif di grup hanya mereka-mereka dan yang lainnya entah masuk ke goa mana.
__ADS_1
Tak terasa waktu telah berlalu sekarang pun sudah cukup siang membuat Willa malas keluar rumah karena panas.
Dia mutuskan seharian nonton utup nonton oppa-oppa Korea untuk menyegarkan matanya.
Terdengar suara lagu KPop di dalam kamar Willa mendadak kamarnya menjadi tempat konser online sangat bising karena Willa mengeraskan volume suaranya namun yang di dalam kamar malah cengar-cengir menatap oppa-oppa yang memamerkan roti sobeknya.
Setelah melihat penampilan ulang idol kesukaannya Willa langsung nonton inkigayo(acara musik tv show Korea) kebetulan tamunya adalah idol-idol yang Willa sukai dan lagu-lagunya pun Willa sering dengar jadi di bawa happy aja.
"Akhhhh oppa Lucas ganteng banget." Teriak histeris Willa Saat Lucas tersorot kamera saat membawakan lagu grup mereka.
"Aduh aduhh oppa Ten nggak kalah ganteng...illa illa kamu nggak boleh meleyot ke oppa Ten kamu harus setia sama oppa Lucas." Gumam frustasi Willa bingung antara oppa Ten atau Lucas.
"Tapi tapi bolehlah meleyot sehari oppa Lucas maap in willa...illa ijin meleyot ke oppa Ten dulu." Willa berbicara dengan HP-nya.
Setelah acara di utub selesai Willa melihat jam di dinding kamarnya ternyata sudah jam 3 sore. Dia bergegas ke kamar mandi untuk mengguyur tubuhnya yang berkeringat menggosok setiap jengkal tubunya dia memegang lututnya dan agak memijat-mijat bagian yang bengkak supaya tidak kaku.
"Segarnya..." Ucap Willa sambil membuka lemari pakaian dia mengambil baju tidur karena hari sudah sore.
Willa bergegas ke dapur untuk membantu ibunya memasak makan malam. Sepasang ibu dan anak itu sedang membuat martabak,ayam goreng,dan acar sedangkan ayah Willa tertidur di kamar setelah melakukan olahraga siang saat Willa konser di kamar tentunya.
Setelah keluarga kecil itu memulai sesi makan malam mereka memutuskan menoton tv di ruang tamu sampai jam 8 Willa merasa mengantuk ia berpamitan untuk tidur lebih dahulu.
Jam 10...
Willa membuka matanya dia merasa tenggorokannya haus dia bergegas ke dapur dengan mata yang setengah tertutup saat dia menenguk air putih dia mendengar suara aneh di dalam kamar ayah dan ibunya.
"suara apa itu?" batin willa yang mendengar suara berbisik di dalam kamar orang tuanya.
__ADS_1