
[Ding!. Evolusi selesai.]
[Fitur System:
-Status
-Inventory
-Map
-Dunia imajinasi
-Pemurnian tubuh.
-Ruang( Manusia, Hewan/ sejenisnya, Bercocok tanaman.)
-Shop System.
-Ruang Pelatihan.
-Dewi Maha Tahu.]
Terdengar, suara Richael juga berubah. Tadinya yang hanya seperti robot. Sekarang, lebih merdu sekali dan menawan sekali, bawaannya juga memiliki perasaan dan tidak datar lagi.
Namun, Reza tak menghiraukan suara Richael. Dia lebih terbingung dengan tubuhnya sendiri.
Kulit putih bersih dan tiada noda sama sekali. Rambut hitam yang panjang dan seperti rambut wanita sehabis ke salon. Tubuhnya benar benar ideal dan atletis membuat wanita manapun bakalan kelepek kelepek bahkan, menatapnya dengan buas.
''Kuharap, wajahku tidak berubah...''
Segera, Reza berdiri berjalan mendekat ke tepi pantai tempat dirinya terhanyut setelah kejadian hancurnya tubuh akibat tekanan dari lautan yang dia ciptakan sendiri.
Dan seketika. Sebuah wajah yang ketampanannya... Waduhhh, membunuh setiap hati wanita yang bakalan menjadi menatap Reza dengan sebuah keinginan untuk memilikinya.
Bentuk wajah masih sama. Dagu agak lancip, alis tajam, hidung mancung. Namun, dirinya yang dahulu hanya sebatas sedikit tampan.
Sekarang, ketampanannya memaksimalkan potensi dari wajahnya yang biasa biasa aja. Menjadi super tamvan dan menggairahkan wajah para wanita ataupun lelaki yang suka sesama jenis.
''Aahhh,ini adalah wajah terburuk yang pernah aku miliki..'' Gumam Reza dengan menatap datar pada pantulan air menampilkan wajahnya.
Reza tak suka memiliki paras yang mengundang perhatian. Contohnya saja, seperti dirinya saat ini.
Memiliki wajah begitu begitu begitu tampan dan tubuh yang benar benar menggoda wanita bahkan wanita yang bersuamipun, bakalan menyerahkan rahimnya kepada dirinya.
Itu hanya sebuah masalah paling besar dan merepotkan.
__ADS_1
Ingin, Reza merobek wajahnya sendiri ataupun memasuki tubuh mayat seseorang agar terlepas dari wajah dan tubuhnya ini.
''Bersyukur apa adanya aja lah. Paling tidak, ini akan menjadi kejutan bagi Filia. Namun, aku tak suka dengan gaya rambut panjang seperti ini...''
Reza mengalirkan {mana} dalam tubuh dan salurkan ke vena elemen air, cahaya, dan ruang.
Segera, Reza menciptakan cermin agar lebih jelas. Dia menatap pada cermin buatannya sendiri dan menggunakan elemen ruang untuk memangkas rambutnya sesuai dengan gaya awal dirinya.
Rambut pendek disisir kebelakang namun, agak sedikit berantakan.
Tak ada yang berubah. Dirinya masih tetap tampan dan terlalu tampan.
''Begini lebih baik. Richael....'' terhenti suara Reza ketika Richael menyelanya.
[Tuan, namaku sekarang telah berubah menjadi Rina, bukan Richael lagi.]
''Begitu, kah. Baiklah, Rina. Apakah ada pakaian gratis untukku?.'' Tentu, Reza menanyakan hal itu karena dirinya telanjang bulat saat ini.
Hanya cahaya ilahi yang menutupi kemal*uannya saat ini.
[Ada tuan, namun hanya pakaian biasa dan tiada kelebihan sama sekali.]
Segera, keluar sebuah pakaian sehari hari dan sederhana melayang didepan Reza.
''Jadi, bisakah kau jelaskan mengenai dimensi ini?.'' Reza langsung ketitik poin saja. Bagaimanapun, dia masih dalam keadaan ujian universitas aqulina.
[Dimensi ini di sebut dengan lost world. Dikatakan sebagai dunia yang hilang, karena dimensi ini adalah sebuah dimensi yang seharusnya bergabung dengan alam surga tingkat 4.
Dimensi ini di temukan oleh Rektor/ pemimpin tertinggi universitas ke 3 dalam universitas Aqulina. Rektor itu menemukan secara tak sengaja dan mengambil setiap keuntungan dalam lost world.
Namun, karena banyaknya monster. Rektor akhirnya menjadikan dimensi ini sebagai sarana pelatihan, pemburuan, dan syarat masuk kedalam universitas.
Sumber daya alam yang berlimpah dan berbagai macam barang barang menarik ada di dimensi ini. Semua tidak ada yang berkurang sekalipun, karena dimensi ini terus menerus menciptakan sumber daya tersebut tanpa henti.
Termasuk dengan monster. Para monster hidup dengan sumberdaya yang ada di dimensi ini dan melakukan kanibalisme atau memakan sesama ras mereka.
Maka dari itu, monster terlemah disini adalah tingkat iron maupun silver.]
Reza mengangguk paham. Kemudian, dia bertanya lagi.
''Lalu, jelaskan mengenai fitur Dewi Maha Tahu.'' Reza terheran dengan fitur ini, karena embel embel Dewi segala.
[Fitur Dewi Maha Tahu adalah sebuah fitur yang mengetahui segala macam informasi, pengetahuan, gerak gerik, dan apapun itu. Sekecil kuman pun, Rina mengetahui apa yang dilakukannya. Dan informasi tersebut, bisa Rina kirimkan kepada Tuan. Syarat, harus memiliki memori ingatan tambahan.]
Sekali lagi, Reza mengangguk. Sebagian besar, dirinya telah menyimpulkan satu hal. Tak perlu disebutkan karena hanya merumitkan.
__ADS_1
''Rina, lalu adakah yang gratis lainnya yang kau sediakan?.'' Tersenyum kecut, Reza mengatakan itu. Dia saat ini tak membawa apa apa selain pakaian yang dikenakannya saat ini.
[Dasar tuan miskin dan tak punya apa apa. Buka kotak hadiah evolusi!.] Terdengar mencela dan memaki, Rina terhadap Reza dengan nada merendahkan.
Reza memasang raut wajah tak peduli. Entah apa tanggapan Rina terhadap dirinya, dia sama sekali tidak akan peduli.
''Buka kotak hadiah evolusi!.''
[Ding!. Anda mendapatkan: Acient Sky Light Saint. Pedang suci yang setara dengan pedang milik pahlawan terkenal dimana mana dan pahlawan yang menajdi pahlawan di alam tertinggi, alam surga.
Excalibur, milik Arthur Pendragon.]
Segera, Reza mengeluarkan pedang itu dari inventory nya dan merasakan cahaya suci benar benar meresap masuk kedalam tubuhnya dan membuat sebuah ketenangan hati yang begitu nyaman.
Sebuah pedang berwarna ungu memancarkan cahaya tiga warna, putih, ungu, dan emas. Namun, lebih didominasi oleh warna ungunya.
Terdapat dua mata pedang atau bagian tajamnya. Dan terdapat lukisan wanita bersayap dengan tela*njang pada tengah tengah bilah pedang, mirip seperti malaikat.
Dan untuk pembatas pedang dengang ganggangnya. Terbentuk, seperti sayap malaikat namun berjumlah empat dan masing masing sayap berdempetan dan searah dengan jalur bilah pedangnya. Bagian ganggangnya, seakan seperti agak keras untuk di pegang.
Karena, di remas benar benar terasa nyaman dan peret atau tidak licin di tangan ketika terkena sesuatu yang membuat licin maupun tidak.
''Yah, ini benar benar nyaman. Dan entah kenapa, aku kepikiran sesuatu untuk menciptakan jobku....''
Terlintas, sebuah pemikiran dalam hati maupun otak Reza ketika menatap pedang didepannya ini.
''Yah, saatnya membuat job Monarch baru.''
...--—'<<>>'—--...
...Sabtu ngak up dulu, soalnya mau ke pasar rewang rewang( bantu bantu) kakak buat dagang pakaian. Baca aja, novel author lainnya aja atau baca novel lain yang bukan milik Author....
...Sekalian,...
...Sebenarnya, author itu terheran dengan reaksi kalian ketika membaca bagaimana. Terbingung atau mengerti dalam jalan ceritanya?....
...Coba, kalo kalian mengerti bilang...
...Ya...
...Kalo ngak...
...Bang*sat kau...
...Sekian terima kasih....
__ADS_1