God Of Law And Nothingness.

God Of Law And Nothingness.
43.


__ADS_3

Qian maupun Xiemei berjalan jalan bersama mencari penginapan. Walau ini terasa lama karena Liu Xiemei mengajak Reza untuk berkeliling terlebih dahulu.


Qian ingin segera pergi dan berkultivasi dari pada bersantai seperti ini. Sudah banyak masalah semenjak dirinya datang kemari, ke alam kultivator.


Surga dan neraka yang menargetkan dirinya unuk mati. 10 eksistensi yang tak seharusnya ada di alam kultivator rendah ini. Dan terakhir, membohongi orang hingga orang itu memberikan sebuah kasih sayang yang tak di harapkan, Liu Xiemei sendiri.


Merasa tak tahan lagi, Reza berhenti berjalan dan berniat membongkar setiap rahasianya yang tak penting.


Liu Xiemei menatap Reza yang berhenti berjalan.


"Kena..."


"Xiemei. Kuharap, kau tak menyalahkan diriku karena berbohong. Akan ku berikan kau 1.000 koin kristal energi kepadamu dan jangan pernah mengikutiku lagi."


Qian mengayunkan tangannya dan seketika sebuah kantong besar berisi 1.000 koin kristal energi muncul di tangan Reza. Dia serahkan kepada Liu Xiemei dengan paksa dan mengucapkan skill.


"."


Whusss.


Seketika, Reza menghilang begitu saja meninggalkan Liu Xiemei yang terkejut sekaligus sakit hati.


"Apa ini rasanya memperjuangkan dengan keras dan jatuh kedalam sebuah harapan angan angan yang begitu dalam?." Ujar Liu Xiemei dengan tatapan ingin menangis menatap kantong berisi koin kristal energi yang begitu banyak.


****


Wajah Reza datar tak perduli dengan Liu Xiemei yang sedang bersedih berjalan lemas menuju tempat penginapan.


Saat ini, dia berada di hutan dimana dia di temukan oleh Liu Xiemei.


"Mereka yang memberikan kebaikan, maka balaslah dengan kebaikan. Mereka yang menyusahkan, maka abaikan dan tinggalkan. Dan mereka yang menghalangi, maka bunuh dan mangsa. Itu adalah sumpahku pada jati diriku sendiri, Xiemei."


Ya, Reza sudah tak perduli lagi dengan apapun. Dengan menemukannya sebuah jati dirinya sendiri. Reza sadar dengan apa yang harus di perbuatnya.


"Prioritaskan tujuan utama terlebih dahulu, jangan perdulikan hal lain."


Reza mencari sebuah goa dengan mata melihat segalanya. Dan hanya berjarak 500 mil dari dirinya berada, ada sebuah goa tak berpenghuni.


"." Reza tak ingin membuang waktu terlalu banyak. Maka dari itu, sesegera menungkin, dia ingin memulai kultivasinya.


Sesampainya di mulut goa. Reza berjalan sambil mengulas kembali mengenai Kitab Pengetahuan Kultivator dalam memori ingatannya.


"Gunakan tubuh akun ke dua." Seketika, semua kekuatan {mana} dalam tubuhnya menghilamg begitu saja di gantikan dengan tubuh manusia biasa. Saat ini tubuh spesial Reza belumlah terbuka dan masih dalam keadaan di segel sebelum memulai kultivasi.


Sesampainya didalam goa yang aman. Terdapat berbagai batu bercahaya akibat menyerap Qi. Reza berjalan mendekat menuju dinding goa dan duduk meditasi menyenderkan punggungnya ke dinding goa.


"Dalam kitab pengetahuan kultivator. Tahap pertama dalam kultivasi bukanlah langsung memulai kultivasi. Melainkan memperkuat pondasi tubuh..."


Pondasi tubuh dibagi menjadi Tulang, Daging, Otot, dan darah. Masing masing, memiliki 10 kelas.

__ADS_1


Reza mengayunkan tangannya dan keluar sebuah buah apel. Namun, ini bukanlah apel biasa


"Apel Bintang Malam. Apel yang memiliki khasiat meningkatkan kualitas tulang serta daging. Dengan pembagian 97% untuk memperkuat tulang, dan 3% untuk memperkuat daging."


Seperti yang di gumamkan Reza mengenai khasiat dari Apel Bintang Malam. Warna apel yang berwarna bintang gelap mengkilap memantulkan cahaya yang agak gelap.


Setiap sumberdaya, semakin tua umur dari sumberdaya. Maka akan semakin besar khasiat yang terdapat dalam sumberdaya.


Apel yang di genggam Reza berusia 6 bulan. Seharusnya, masih terlalu dini untuk di petik dari pohong karena usianya yang masih sebentar untuk tumbuh. Namun, Reza tetap membelinya dari System karena tubuhnya saat ini tidak bisa menyerap khasiat sumberdaya yang berumur bertahun tahun.


"Dalam pengetahuan yang di berikan oleh Rina. Kekuatan Fisik yang kumiliki begitu buruk untuk melakukan kultivasi. Walau memiliki tubuh spesial, itu akan mempengaruhi kultivasi kedepannya bila kondisi Kekuatan Fisik yang tersegel dan segelnya lepas. Namun, keuntungan dalam memiliki Kekuatan Fisik yang begitu besar ketika segelnya di lepas. Aku mudah dalam menyerap khasiat dari sumberdaya."


Kekuatan Fisik Reza yang hanya sekali sentilan jarinya bisa menghancurkan planet deteravuyu menjadi serpihan debu. Itu adalah Fisik terburuk diantara terburuk dan kategori tercacat dalam sejarah bila di gunakan untuk kultivasi.


Alasannya, Reza memperlatih secara manual untuk memperkuat tubuhnya tanpa bantuan sebuah energi. Dan juga, level dari Kekuatan Fisik Reza yang begitu tinggi, menjadikan tubuhnya tak begitu cocok untuk menyimpan energi.


Orang orang memang ada yang melatih tubuh secara manual. Namun, secara tak sadar, mereka menyerap energi untuk memperkuat tubuh mereka. Jadi, kualitas tubuh mereka tetap dalam kondisi terbaik untuk menyimpan energi yang sesuai dengan tubuh mereka.


Reza melakukan teknik pernapasan. Setelah mempersiapkan diri. Perlahan, Reza memakan seujung jari dari Apel Bintang Malam.


Klang klang kling.


Seakan sebuah suara pedang beradu didalam mulut, ketika satu gigutan sebesar ujung jari terkunyah didalam mulut Reza.


"Rasanya tak buruk. Manis dan sedikit asam, seperti apel biasa namun lebih enak." Ujar Reza mengomentari rasa dari apel yang di makannya itu.


Bemm.


Suara ledakan teredam seketika terdengar dalam tubuh. Mata Reza membelak. Dia tak percaya dengan apa yang terjadi didalam tubuhnya.


Sebuah energi Qi yang asing seketika meledak didalam tubuhnya. Energi tersebut memaksa untuk di serap kedalam tulang maupun daging dalam tubuh Reza.


Arrrrrrrkkkkkhhhhh.


Jerit kesakitan dengan keras, Reza tak percaya dengan rasa sakit yang menyerang tubuhnya itu.


Dengan napas berat, Reza melakuakn teknik pernapasan untuk menyerap khasiat dari seujung jari Apel Bintang Malam.


Di remukkan, dipanaskan, didinginkan, dengan suhu yang tak masuk akal. Tiga hal itu terus berulang ulang tanpa henti terjadi pada setiap tulang yang ada didalam tubuhnya.


Namun, Reza tetap gigih dan menyerap khasiat Apel Bintang Malam dengan teknik pernapasannya.


1 bulan.


5 bulan.


10 bulan.


...

__ADS_1


2 tahun kemudian.


Boom.


Ledakan keras seketika terdengar dari dalam tubuh Reza.


"Haahhh, haaahhh, haaahhhh. Dua, dua tahun lamanya... sial!." Ujar Reza dengan napas terengah engah dan mengumpat hanya untuk menyerap khasiat dari seujung jari apel bintang malam.


Terlelap secara perlahan, Reza merasakan kelelahan mental dan fisik namun tak selelah melawan malaikat kematian.


"Setelah tidur... aku... harus... man... di." Lirih ucap Reza sebelum terlelap tidur dengan nyenyak tanpa memperdulikan kondisi tubuhnya yang begitu bau dan jorok.


Semua kotoran tubuh akibat pelatihan Fisik secara manual tanpa bantuan energi. Semua merembes keluar tanpa sisa sedikit pun.


Seluruh tubuh Reza hitam kotor akibat kotoran tubuhnya sendiri. Membuat, sosok Reza yang berpenampilan serba perak entah itu rambut maupun bibirnya, menjadi begitu kotor dalam keindahan.




Author dah up 5 chapter. Dah limit buat author agar up dalam sehari.



Walau satu chapter hanya berisi 1.000 kata. Tetap saja, author ndak kuat. Kecuali, kalo ada gorengan, kopi, rokok. Author kuat sampai 10 chapter.



Yah, tetap dukung terus Karya author.



Walau sekarang MT/ NT agak ngeselin karena harus bukak chapter aja pakek poin. Tapi tak apa, kalian cukup baca yang banyak novel novel yang kalian download selama waktu yang lama pula.



Minimal, 5 - 10 menit. Maka kalian akan dapet poin.



Mungkin... Pikiran si admin adalah mengharuskan kita sering sering literasi membaca buku. Buku adalah jendela dunia.



Tapi bacalah buku yang bermanfaat dan bukan buku berisi ngen\*\* mulu. Okeh.



Kalo gitu, Reza ucapin bye bye dan tunggu chapter selanjutnya.

__ADS_1


__ADS_2