GURUKU

GURUKU
11


__ADS_3

Aku sampai didalam kelas dan meletakkan tas punggungku diatas meja


" gilaa yang tadi-tadi itu fans-nya guru killer itu? " ucapku kaget yang banar saja guru killer itu ternyata mempunyai banyak fans


" ya iya lah, kalo mereka bukan fans pak arka gak mungkin mereka natap kita kaya gitu "


" kok bisa sih banyak yang suka sama guru killer itu? "aku masih tak percaya dengan apa yang dikatakan sella


" zee pak arka itu ganteng dan juga misterius makanya banyak yang suka sama dia " jelas sella


" setan kali misterius " seruku


" hai pada ngomongin aku yah? " galvin datang dan menyandarkan sikunya dibahuku


" geer lu vin, orang kami ngomongin pak ar-" ucapanku terpotong


" arka " suara berat itu berasal dari belakang kami bertiga, kami berbalik dan ternyata...


" eh bapak " ujar sinta sambil tersenyum manis" izin ke toilet ya pak " ujarnya lalu berlalu pergi meninggalkan aku dan galvin


" aduhh perut saya sakit, sepertinya saya kebanyakan makan kecap deh, izin ke toilet ya pak " galvin berlari dan sekarang hanya tinggal aku dan pak arka


Dia menatapku " kenapa?  Mau ke toilet juga?" ucapnya dengan menatapku intens


" ng, nggak saya mau duduk " ucapku langsung duduk dikursi "


Aku melihat sekelilingku ternyata murid-murid sudah berduduk ditempatnya masing-masing, aku baru ingat hari ini jam pertama adalah mapel pak arka


" berdiri "perintahnya


Aku berdiri dengan lemas


" setelah kelas selesai datang ke ruangan saya " ujarnya dengan suara agak keras " mengerti? "


" i, iya pak " ujarku dengan nada gemetar


" oke silahkan duduk " perintahnya, aku langsung duduk


'sialan sinta dan galvin ' umpatku dalam hati karena mereka meninggalkanku sendiri tadi

__ADS_1


" baik pelajaran akan saya mulai, kemarin kita sudah belajar tentang persilangan hukum mendel 1 dan hari ini kita akan ...... " bla bla bla guru killer itu memulai pelajaran dan menjelaskan secara detail-detailnya namun aku tak mendengarkan penjelasannya karena aku tak suka pelajaran biologi


" zee! " panggilnya sambil menatapku dengan mata elangnya


" ya, ya pak " ujarku terkejut sambil berdiri


" maju dan tuliskan persilangan dihibrid dipapan tulis sampai filial 2 " ucapnya


' mampus gue ' batinku sambil berjalan ke depan papan tulis dan mengambil spidol yang berada diatas meja guru


Aku memalingkan badan kearah sinta yang sudah kembali ke kelas disela penjelasan pak arka. Mulutku memberi isyarat kepadanya agar dia memberitauku namun sayangnya hal itu ketahuan oleh pak arka


" ehemm " dehemnya keras, membuat aku memalingkan badan menghadap papan tulis " silahkan ditulis zee, soalnya gak susah baru saya jelaskan tadi " ujarnya santai


' ya disitu susahnya gue gak ngencerna apa yang lu jelasin tadi geblek! ' teriak batinku


" kamu tak tau jawabannya zee? " tanyanya lagi


" ya pak " ujarku sambil menunduk


" okey tak apa, tunggu pr dari saya buat kamu" katanya sambil tersenyum manis


" silahkan duduk zee " aku melangkahkan kakiku ke kursi dan menghempaskan bokongku ke atas kursi


" sepertinya dikelas kalian ini ada seorang siswa yang sangat suka dihukum " terangnya.


Ya kalian bisa menebak siapa yang dimaksudnya


Ya, itu aku.


Tengg tengg tengg


Bel berbunyi menandakan pelajaran guru killer itu sudah berakhir


" zee tolong bawakan buku ini ke ruangan saya " pintanya sambil menunjuk setumpuk buku dimeja


" baik pak " ujarku


" zee lu gak ikut kami makan? " tanya galvin

__ADS_1


" gak kalian duluan aja nanti gua nyusul " ucapku


" cepat zee " suruh pak arka yang sudah berada diambang pintu. Aku segera mengambil buku yang ada diatas meja dan mengikuti langkah pak arka


" kamu suka dihukum ya? " tanyanya sambil berjalan ke ruangannya


"mana ada sih pak murid yang suka dihukum " jawabku enteng


" terus kenapa kamu berulah terus? " tanyanya lagi.


What?!


Gue berulah?!


Woyy yang ada gue yang selalu salah dimata lu killer?! Amarahku meledak didalam pikiranku


"dihh, kapan saya berulah pak? "


" kemarin. Kamu membolos dijam saya dan berbicara waktu pelajaran saya. Hari ini kamu membicarakan saya dibelakang dan kamu juga tidak memperhatikan waktu saya menjelaskan " jelasnya " kamu benci sama saya? atau kamu mencari perhatian saya?" ujarnya sambil membuka kunci ruangannya, sumpah ingin gue tendang nih guru dari belakang


" gak lah pak, saya gak benci atau lagi nyari perhatian sama bapak. Lagian saya gak punya hak buat marah sama bapak, sayakan disini cuma murid. Segala yang bapak suruh saya terima kok pak " terangku meletakan buku diatas meja


" okey kalau gitu hukumanmu bertambah " ujarnya tiba-tiba


" lah pakk kenapa? Saya ada salah apalagi ? " aku membulatkan mataku


"katanya terima apa yang saya suruh?  "


' gila salah ngomong gue ' makiku dalam hati, aku menghelan nafas " baik pak "


" hukumannya gampang kok " lanjut pak arka tersenyum " kamu besok waktu pulang sekolah membersihkan lapangan sekolah, gampangkan? "


" what the hell! Saya gak mau! Hukuman toilet aja belum kelar malah ditambah lagi hukuman yang berat, saya gak mau " protesku


-BERSAMBUNG


LIKE AND COMMENT YA


BIAR AUTHORNYA SEMANGAT NGETIK

__ADS_1


(づ ̄ ³ ̄)づ


__ADS_2