
MALES VAKUM WKWOKWK
Author
Lingkaran hitam begitu nampak di kedua mata zee, dengan pandangan yang kosong zee menatap ke depan. Mata gadis itu terlihat jelas begitu mengantuk, menjadikan matanya seperti mata panda.
" zee lu kenapa? " tanya sinta mengibas-ngibaskan tangannya di depan wajah zee
Pandangan sinta teralih ke pak arka yang sedari tadi menguap didepan kelas saat menjelaskan pelajaran saat ini.
Guru dan murid itu sama-sama mengantuk, entah apa yang menyebabkan mereka seperti itu.
" zee, woi! " seru sinta dengan suara agak keras dari pada sebelumnya, namun tak juga di gubris zee " zee lu sama pak arka kok, sama-sama ngantuk? Kalian videocall yah malam tadi? " sinta berujar
" ga " jawab malas zee
" ohh jangan bilang lu ngedate malam tadi sama pak arka?? " tebak sinta lagi
" sembarangan "seru zee berdiri secara tiba-tiba
Sontak semua mata menatapnya dengan heran, kenapa dengan gadis itu?
" ahh, a, anu saya mau izin ke toilet pak " ucap zee tiba-tiba
Guru itu hanya mengangguk-ngangguk dengan mata yang terlihat jelas mengantuk " ya, ya silahkan " ucapnya, arka menguap " nanti ke ruangan saya kalo udah selesai " dia berkata sembari menguap
" baik pak " zee menjawab dengan menguap juga
Membuat mata yang memandang mereka sedari tadi penuh dengan pertanyaan, kenapa dengan kedua makhluk bumi itu?
....... .... ..... ...... ...... ......
Zee berjalan dengan malas menuju toilet dengan lingkaran hitam di sekitar matanya membuatnya seperti zombie berjalan
__ADS_1
" hei, kok lemes banget " ucap pemuda itu sembari menepuk halus pundak zee
Zee melihat ke sumber suara. Ya. Itu awan. " oh awan, hai. Lagi ngantoakk-ahh " zee merucap sembari menguap
" lah kalo ngantuk ngapain ke kelas tambah ngantuk tau " ucapnya " aku tau gimana caranya kamu ga ngantuk lagi "
" gimana? " tanya zee menatap awan
"Ayok ikut " ucapnya awan menarik tangan zee
........ . . .. . ... . . . ..... ..... .......
Zee mengikuti langkah kaki awan pergi dengan menutup matanya, dia terlihat seperti mayat berjalan sekarang
" woi bangun udah sampe " ucap awan
Zee membuka kelopak matanya. Kedua bola mata menyipit, zee tersenyum bahagia.
" tidur aja aku yang jaga " ucapnya
" udah gapapa, tinggal 10 menit lagi istirahat kok dan artinya kamu bisa tidur 25 menit " jelas awan
Zee langsung merebahkan dirinya di UKS " oke, jagain ya " ujar zee
Zee menutup matanya dan terbang ke alam mimpi
...... ....... ...... ....... ..... .. .. . .... .... ... ..... .. .. .
Suara berisik terdenger di telinga zee dengan samar
" berisik " ucap zee
" EHEM " dehem keras itu terdengar sangat jelas
__ADS_1
" apa sih! Berisik tau ga " kesal zee dengan mata yang masih menutup rapat
" ohh, saya berisik ya "suara ini sudah begitu familiar di telinganya
Zee membuka kedua matanya dan pak arka. Mampus. Ketauan. Zee segera memutar otaknya untuk mencari alasan " maaf pak tadi perut saya sakit jadi saya ke UKS "
" udah lah, cepet minggir. Ada yang pingsan " ucap arka
Zee menengok ke belakang dan benar saja ada 5 orang yang berada di tandu.
Zee turun dari ranjang dan berjalan perlahan selagi arka sibuk menangangi murid yang pingsan itu.
Zee keluar dari uks, ia tersenyum bahagia karena tak di ketahui oleh gurunya itu
" woi, kok bahagia amat " suara itu berasal dari arah belakang
Zee kaget " ahh kamu, kirain hitler " ucap zee sembari mengusap dadanya
Dahi awan mengkerut " nih aku beliin jazz mie " awan memberi jazz mie ke pada zee
Zee menyambutnya dengan senyuman " wahh makasih ya "
" kenapa di UKS, kok rame banget? " tanya awan heran, awan berjalan menuju pintu UKS
Namun, di tahan oleh zee " ehh jangan liat ada hitler di dalam, udah kita pergi aja " ucap zee
Awan paham dengan ucapan zee, 'hitler' yang dimaksud zee tidak lain adalah arka. Mereka melangkahkan kaki mereka pergi menjauh dari UKS
Baru satu langkah ingin pergi, kerah baju bagian belakang zee di tarik oleh seseorang membuat langkah zee terhenti
" kok pergi ga ngajak-ngajak? " ucapnya
. Seketika seluruh tubuh zee seakan dialiri aliran listrik
__ADS_1
an jir, ketahuan hitler, batinnya