
Tengg Tengg Teng
" zee ke kantin yuk " ajak sinta.
" ke kantin sama aku aja " ajak galvin yang berjalan dari kursi paling depan menghampiri zee.
" ayuk kita bareng aja semuanya " kata zee, perkataan zee membuat galvin terkejut.
" lah kok bareng semuanya sih. Kita berdua aja zee " protes galvin dengan mengerutkan dahinya.
" udah deh gal jangan banyak cincong, kalo lu gak mau ya gak usah " cibir sinta " ayo kita pergi, biarin aja nih orang " ucap sinta kesal. Inta menarik tangan zee dan melangkahkan kakinya keluar kelas yang disusul zee dan sinta.
" ehh tungguin guaa " ujar galvin sambil berlari ke arah mereka.
Mereka berjalan menuju kantin diperjalanan mereka banyak bercanda- canda kecil. Tiga orang itu tak sadar bahwa ada yang menperhatikan mereka dari kejauhan, lebih tepatnya dia memperhatikan zee
" eh duduk dimana nih? " tanya sinta sambil melihat sekeliling kantin untuk mencari meja kosong
" disitu aja " ujar galvin sambil menunjuk kursi paling pojok
" yaudah yuk, vin lo yang mesan yah " ujar sinta sambil berjalan ke arah kursi paling pojok dan disusul zee
" ***** kok gue sih? Kan disini gue pemeran utamanya " tanya galvin menolak
" kalo lu gak mau mesan lu gak boleh makan bareng gua " ancam sinta dengan pd-nya
" siapa juga yang mau makan bareng lu monyet! Orang gua mau makan bareng zee " pekik galvin
Sinta cemberut " udah deh pesan aja sana " kata sinta masih menyuruh galvin untuk memesan, zee yang dari tadi melihat perdebatan kecil antara galvin dan sinta hanya bisa tersenyum dan menggelengkan kepalanya
__ADS_1
" ya udah ya udah mau pesan apa? " galvin akhirnya menyerah
" aku bakso " ujar sinta
" aku juga bakso " ujar zee
Galvin memesankan makanan untuknya dan juga untuk dua orang perempuan itu
Sekarang posisi zee duduk berhadapan dengan sinta. Zee mengamati sinta yang melihat ke pergian galvin
" kamu suka sama galvin ya sin? " kata zee membuka suara membuat sinta melihat ke arah zee
" emhh.. ya dulu. Aku pernah nembak dia tapi dia malah kirain aku bercanda, bego banget tuh orang" ujar sinta tersenyum tipis dan ada rasa kecewa diraut wajahnya
" tapi aku melihat mata galvin dia seperti mengharapkan kamu " kataku mencoba menghilangkan rasa kecewa dihatinya
" hehh, boro-boro mengharapkanku zee aku nembak dia aja dia kira cuman bercanda " ujar sinta sambil menunduk " mungkin kami emang ditakdirkan jadi temen doang " kata sinta dengan mata yang berkaca-kaca
" sin kok lu pegangan tangan sama zee sih? Lu goda dia ya? Wahh cewek gak bener lu " seru galvin sambil membawa makanan yang dipesannya tadi
" gila lu! Lu nuduh gua lesbian?!" pekik sinta menatap galvin
" lu nangis? Kenapa? " tanya galvin yang melihat sedikit air mata keluar dari balik kacamata hitam sinta
" gak tadi mata gua kemasukan debu " ujarnya bohong " udah sini mana pesenan gua, gua udah laper " sinta mengambil baksonya. Zee merasa bersalah ke sinta karena dirinya bertanya hal yang aneh-aneh sinta jadi meneteskan air mata
" ya elahh dari mana debu masuk? Lu kan pake kaca spion? " galvin bicara dengan nada begonya
" ini kacamata bego! " geram sinta
__ADS_1
" dih, gitu aja marah. Cepet mati lu " cibir galvin
" biarin kalo gue mati, gue gentayanin lu sampe lu mati juga "
" udah deh rese amat si, cepet makan " perintah galvin yang sudah duduk dikursi kantin
" zee kamu punya pacar gak? " ucap galvin sambil memakan makanannya
" dih ngapain lu nanya gitu, jangan genit lu " sewot sinta
" aduh mak lampir diem deh lu, gue nanya zee bukan elu kenapa lu yang sewot sih. Gua tusuk pake garpu tau rasa lu " ancam galvin yang mengarahkan garpu ke arah sinta, sinta memutar bola matanya dan melanjutkan makan " zee maaf ya sinta emang gitu orangnya oh iya kamu jangan takut deket kami, woless aja yah"
" iya vin " senyumku
" vin kok lu sama zee pake aku-kamu, ganjen lu ah " proyes sinya
" ya ampun sin sumpah, lu bacot banget "
" ehh udah dong nanti kalian saling suka loh " godaku
" dihh ogah, oh iya zee supaya kita lebih akrab lu ngomongnya pake lu gue aja yah " ujar sinta, zee mengangguk setuju
" duh gue mau ke toilet dulu " kata zee tiba - tiba
" tapi zee sebentar lagi kelas dimu-" ucap sinta
" ah udah gua gak tahan, nih bayari punya gua " zee mengambil uang 20ribu dari saku bajunya dan berjalan cepat menuju toilet
" zee jangan sampai telat masuk. Setelah ini pelajaran pak arka kamu bisa kena hukum! " teriak galvin, namun zee tidak mendengarnya karena jarak antara zee dan galvin sangat jauh sekarang
__ADS_1
-bersambung
like and comment:)