GURUKU

GURUKU
03


__ADS_3

Tengg Tengg Teng


" zee ke kantin yuk " ajak sinta.


" ke kantin sama aku aja " ajak galvin yang berjalan dari kursi paling depan menghampiri zee.


" ayuk kita bareng aja semuanya " kata zee, perkataan zee membuat galvin terkejut.


" lah kok bareng semuanya sih. Kita berdua aja zee " protes galvin dengan mengerutkan dahinya.


" udah deh gal jangan banyak cincong, kalo lu gak mau ya gak usah " cibir sinta " ayo kita pergi, biarin aja nih orang " ucap sinta kesal. Inta menarik tangan zee dan melangkahkan kakinya keluar kelas yang disusul zee dan sinta.


" ehh tungguin guaa " ujar galvin sambil berlari ke arah mereka.


Mereka berjalan menuju kantin diperjalanan mereka banyak bercanda- canda kecil. Tiga orang itu tak sadar bahwa ada yang menperhatikan mereka dari kejauhan, lebih tepatnya dia memperhatikan zee


" eh duduk dimana nih? " tanya sinta sambil melihat sekeliling kantin untuk mencari meja kosong


" disitu aja " ujar galvin sambil menunjuk kursi paling pojok


" yaudah yuk, vin lo yang mesan yah " ujar sinta sambil berjalan ke arah kursi paling pojok dan disusul zee


" ***** kok gue sih? Kan disini gue pemeran utamanya " tanya galvin menolak


" kalo lu gak mau mesan lu gak boleh makan bareng gua " ancam sinta dengan pd-nya


" siapa juga yang mau makan bareng lu monyet! Orang gua mau makan bareng zee " pekik galvin


Sinta cemberut " udah deh pesan aja sana " kata sinta masih menyuruh galvin untuk memesan, zee yang dari tadi melihat perdebatan kecil antara galvin dan sinta hanya bisa tersenyum dan menggelengkan kepalanya

__ADS_1


" ya udah ya udah mau pesan apa? " galvin akhirnya menyerah


" aku bakso " ujar sinta


" aku juga bakso " ujar zee


Galvin memesankan makanan untuknya dan juga untuk dua orang perempuan itu


Sekarang posisi zee duduk berhadapan dengan sinta. Zee mengamati sinta yang melihat ke pergian galvin


" kamu suka sama galvin ya sin? " kata zee membuka suara membuat sinta melihat ke arah zee


" emhh.. ya dulu. Aku pernah nembak dia tapi dia malah kirain aku bercanda,  bego banget tuh orang" ujar sinta tersenyum tipis dan ada rasa kecewa diraut wajahnya


" tapi aku melihat mata galvin dia seperti mengharapkan kamu " kataku mencoba menghilangkan rasa kecewa dihatinya


" hehh, boro-boro mengharapkanku zee aku nembak dia aja dia kira cuman bercanda " ujar sinta sambil menunduk " mungkin kami emang ditakdirkan jadi temen doang " kata sinta dengan mata yang berkaca-kaca


" sin kok lu pegangan tangan sama zee sih? Lu goda dia ya? Wahh cewek gak bener lu " seru galvin sambil membawa makanan yang dipesannya tadi


" gila lu! Lu nuduh gua lesbian?!" pekik sinta menatap galvin


" lu nangis? Kenapa? " tanya galvin yang melihat sedikit air mata keluar dari balik kacamata hitam sinta


" gak tadi mata gua kemasukan debu " ujarnya bohong " udah sini mana pesenan gua, gua udah laper " sinta mengambil baksonya. Zee merasa bersalah ke sinta karena dirinya bertanya hal yang aneh-aneh sinta jadi meneteskan air mata


" ya elahh dari mana debu masuk? Lu kan pake kaca spion? " galvin bicara dengan nada begonya


" ini kacamata bego! " geram sinta

__ADS_1


" dih,  gitu aja marah. Cepet mati lu " cibir galvin


" biarin kalo gue mati, gue gentayanin lu sampe lu mati juga "


" udah deh rese amat si,  cepet makan " perintah galvin yang sudah duduk dikursi kantin


" zee kamu punya pacar gak? " ucap galvin sambil memakan makanannya


" dih ngapain lu nanya gitu, jangan genit lu " sewot sinta


" aduh mak lampir diem deh lu, gue nanya zee bukan elu kenapa lu yang sewot sih. Gua tusuk pake garpu tau rasa lu " ancam galvin yang mengarahkan garpu ke arah sinta,  sinta memutar bola matanya dan melanjutkan makan " zee maaf ya sinta emang gitu orangnya oh iya kamu jangan takut deket kami, woless aja yah"


" iya vin " senyumku


" vin kok lu sama zee pake aku-kamu, ganjen lu ah " proyes sinya


" ya ampun sin sumpah, lu bacot banget "


" ehh udah dong nanti kalian saling suka loh " godaku


" dihh ogah, oh iya zee supaya kita lebih akrab lu ngomongnya pake lu gue aja yah " ujar sinta, zee mengangguk setuju


" duh gue mau ke toilet dulu " kata zee tiba - tiba


" tapi zee sebentar lagi kelas dimu-" ucap sinta


" ah udah gua gak tahan, nih bayari punya gua " zee mengambil uang 20ribu dari saku bajunya dan berjalan cepat menuju toilet


" zee jangan sampai telat masuk. Setelah ini pelajaran pak arka kamu bisa kena hukum! " teriak galvin, namun zee tidak mendengarnya karena jarak antara zee dan galvin sangat jauh sekarang

__ADS_1


-bersambung


like and comment:)


__ADS_2