
" kamu apain dia sampai berteriak gitu?! Kamu penculik ya?! Fidofil kamu ya?! " tuduh pria bertubuh besar dimobil sebelahku, aku yakin yang dimaksudnya dengan dia itu adalah zee dan aku yakin karena teriakan zee aku jadi dituduh penculik
" ehh eng, enggak pak saya bukan penculik saya gurunya " jawabku gugup, gimana gak gugup coba orang sekarang aku dituduh penculik gara-gara bocah ini teriak. Lagian mana ada penculik setampan aku.
Lampu merah berubah menjadi lampu hijau aku langsung tancap gas untuk menghindari orang tadi
" zee kalo kamu kesal jangan teriak - teriak nanti saya dituduh nyulik kamu " tegurku zee tertawa lepas " zee dengar gak sih? " ujarku lagi
" ahahaha dengar pakk hahaha " zee masih saja tertawa. Astaga dia cantik tapi ngeselin bangett
" zee diam atau saya tambah hukumanmu " ancamku tapi dia masih saja tertawa
Bukannya berhenti tertawa zee malah tertawa makin keras " ahaha bapak lucu tadi aduhh perut saya sakit " ancamanku ternyata tidak mempan
Aku merem mendadak mobilku " turun " kataku dingin, zee langsung berhenti tertawa dan langsung menatapku
" loh pak kok saya diturunkan disini sih? " tanyanya bingung dia tidak melihat keluar jendela mobil
" kenapa kamu gak mau turun? " ujarku menatapnya dengan tajam
" ya,iya saya gak mau turun " tantangnya masih melihat ke arahku, ternyata zee tidak sepenakut yang aku kira
" kenapa gak mau turun? Padahal ini sudah sampai komplek indah nomor 13 " Aku tersenyum dan menaikan satu alisku " kamu mau lebih lama bersama saya disini ya? " godaku
Zee langsung melihat keluar kaca mobil dan duduk tegap "ehem " dehemnya, aku yang melihat tingkahnya tersenyum " makasih pak " ujarnya sambil membuka pintu mobil dan dia keluar dari mobilku
" zee " panggilku sebelum dia menutup pintu mobilku
Zee melihat kearahku " ya pak kenapa? "
" jangan lupa hukumanmu " kataku
" dasarr guru killer! " jeritnya sambil mebanting pintu mobilku dengan keras, aku tertawa keras dalam mobil
__ADS_1
Zee VOL
Aku membanting pintu pak arka, aku tak perduli jika kacanya pecah
Kesal. Hanya itu yang aku rasakan sekarang
Aku membuka gerbang rumahku dan berjalan menuju pintu masuk dengan lesu
" ma, zee comeback to home " ujarku sambil membuka pintu rumah
" hallo sayang, jo mana? " ujar mamaku yang sedang asik duduk disofa sambil nonton sinetron kesayangannya ditv
" gak tau tuh ma, dia gak jemput aku " jawabku sebal, dan melangkahkan kakiku menuju kamar
Mamaku memandangi ku " loh kalo dia gak jemput kamu terus siapa yang ngantar kamu pulang zee? Kamu naik ojol? Angkot? Bus? Atau nebeng pacar? " kata mamaku histeris
Aku menghelan napas untuk menjernihkan pikiranku yang dari tadi kacau " aku dianter orang gila ma!"
" iya ma, orang gilanya pura-pura jadi waras! "seruku diatas tangga, aku menuju kamarku dan membuka pintu yang berwarna pink itu
Klik
Pintu terbuka aku langsung menggempaskan tubuhku ke atas ranjang tanpa melepas seragam sekolahku ' hari ini sangat melelahkan ' batinku, tak berapa lama mataku menutup sempurna dan aku berada dialam mimpi
.
.
.
.
" zee bangun " suara ini berasal dari sisi ranjang dan suara ini sangat familiar bagiku
__ADS_1
" zee bangun sudah malam, mandi dulu kamu baru tidur lagi " ujarnya lagi, aku tak mengubrisnya, aku tetap memejamkan mataku. Aku sebal dengannya karena tak menjemputku tadi
" zee udah dong jangan marah lagi. Abang tau kok kamu udah bangun " lanjutnya
" iya aku maafin tapi jangan diulangi lagi ya " kataku sambil membuka mataku perlahan dan aku duduk disamping bang jo sambil menatapnya. Ternyata bang jo masih menggunakan pakaian pagi tadi
" nah gitu dong " ujarnya lalu mengecup keningku, aku memeluknya
" kenapa? " tanyanya sambil membalas pelukanku " ada masalah apa disekolah? " lanjut bang jo sambil membelai rambutku
" gak ada kok bang " ucapku pelan " bang " panggilku
" kenapa? " ujarnya
" malam ini abang temani zee tidur ya " pintaku sambil melepaskan pelukanku ditubuh bang jo
" loh kenapa? " tanya bang jo bingung karena aku minta temani tidur
" aku takut kalo ada hantu " ucapku dengan muka cemberut
" hahaha siapa yang cerita tentang hantu sih ke kamu? " Tanya bang jo, bang jo tau setiap ada orang yang bercerita hantu kepadaku aku pasti selalu minta temani tidur kepadanya. aku tidak menjawab pertanyaannya ya iya lah aku tidak menjawab masa aku harus menjawab ' pak arka bang, guru aku ' yang ada nanti aku dianggap bohong sama dia
" ya udah abang temani, tapi kamu mandi dulu ya " ujarnya " dan abang mau ke kamar dulu mau mandi juga "
" iya bang " kataku sambil beranjak dari tempat tidur dan langsung menuju kamar mandi dan bang jo juga keluar kamarku. Dan malam ini aku ditemani bang jo, kakakku untuk tidur hehehe
-BERSAMBUNG
LIKE AND COMMENT
SUPAYA AUTHORNYA RAJIN NGETIK
(´∀`)♡
__ADS_1