GURUKU

GURUKU
28


__ADS_3

arka menjelaskan pelajaran dengan muka yang terlihat begitu dingin bak kulkas


ada apa dengan orang itu? pikir zee


" baik, anak- anak tolong kerjakan halaman 104 dirumah dan tugas hari ini tolong nanti dikumpul ke ruangan saya. sekian pelajaran hari ini. " tutupnya yang kemudian berjalan pergi dari ruangan itu


" lo sadar ga sih? " ucap sinta melirik zee


" apanya? " gadis itu tak mengerti apa yang di ucapkan sinta


" pak arka "


" kenapa "


" pak arka kok beda yah, kaya liat ceweknya jalan sama cowok lain "


" ga mungkin lah sin, udah deh biasanya juga tuh guru emang gitu " zee merasa semuanya seperti tak berubah, apanya yang beda tu guru masih punya mata, hidung dan bibir yang sempurna pikir zee, zee segera menggelengkan kepalanya.


"udah deh lupain. ehh lu jalan sama awan kan kemarin? "


" Zee kok lu jalan sama awan!! gue dikemanaain?! " ucap galvin dengan muka bodohnya


zee memutar kedua bola matanya " gue cuma jogging sama dia " zee memang bertemu sinta kemarin


" cuma??? woii lu jogging bareng kapten basket yang ketampananya udah terkenal di sekolah tetangga!! " ucap sinta " lo mesti cerita "


" apaan sih sin engga ada yang menarik buat diceritain " ucap zee " udah ah gue mau ke ruangan pak arka ngumpul tugas " ucap zee spontan


laa kok gue ngomong gitu? pikirnya


" tumben lu inisiatif sendiri mau kumpul tugas " ucap sinta


" udahlah " ucap zee

__ADS_1


zee mengambip buku tugas yang menumpuk di meja guru dan pergi menuju ruangan arka


............


" permisi pak " ucap zee membuka pintu dengan tangan kanannya dan tangan kirinya menahan beban buku yang ia bawa


melirik " taro aja di sini " ucapnya dingin dengan mata yang fokus dengan ke lembaran kertas


" iya " zee menaruh buku itu


" bapak kenapa? " ucap zee memandangi arka


" gpp " dengan mata yang masih fokus ke kertas yang ia pegang


" bapak udah temu cewek buat batalin pertunangan? " lanjut zee


" belum "


" dihh dingin amat kayak kulkas " gumam zee dengan suara yang pelan


" maaf pak, ga sengaja. Permisi pak " zee menundukan kepala


" hmm "


...... ........ ....... ........ ....


" zee menunggu abangnya seperti biasa di halte sekolah. Dia duduk sembari melihat orang yang berlalu lalang meninggalkan sekolah.


mobil biru sport itu berhenti didepan zee, kaca mobil mulai turun dan terlihat wajah, ah.. arka.


" masuk " ucapnya


zee membuang muka, dia kesal karena arka bersikap dingin hari ini kepadanya.

__ADS_1


arka diam, dia membuka ponselnya


*room chat zee


masuk atau saya turun dan gendong kamu -arka*


drtt


zee mengambil hpnya dan membaca pesan itu. Mau tak mau dia masuk ke dalam mobil arka.


di dalam mobil hanya ada keheningan diantara dua orang itu. Satu samalain saling memendam rasa kesal.


" kamu kenapa diam? " ucap arka " biasanya banyak ngomong "


" dihh, bapak kali. Dari pagi tadi kayak kulkas " ucap zee " kenapa sih pak? kalo ada masalah jangan bawa bawa saya "


" kamu jalan sama awan kan kemarin?! " ucap arka tiba-tiba


" kok bapak tau? bapak nguntit kami ya?? " ucap zee


" ya, yang pasti kamu jalan sama awan kan " ucap arka


" iya, kenapa? "


" kalo kamu jalan sama cowok lain nanti ketauan mama kamu kan bahaya. Nanti dikira saya ga bisa jaga calon mantu " ucap arka


" dihh, emang bapa beneran mau saya jadi istri bapak? enggakan? nah mak-"


" saya mau " ucap arka


" hahh????? "


BERSAMBUNG

__ADS_1


LIKE AND COMMENT


__ADS_2