GURUKU

GURUKU
14


__ADS_3

" oh ya? siapa yang suka sama kamu? "


" pak arka" ujar zee dengan santainya


Arka tertawa " kapan saya suka sama kamu? "


" yah.. Sekarang si belum suka tapi saya yakin nanti bapak suka sama saya" jelas zee dengan percaya dirinya


Raut wajah arka langsung berubah " maaf ya zee saya gak suka sama kamu, lagian saya gak suka sama bocah, anunya kecil" jelas arka tanpa sadar


" hah?  Maksud bapak? Pak rasa suka yang saya maksud itu sebagai temen pakk " ujar zee sambil menutup dadanya dengan kedua tangan


Pipi arka langsung memerah " eh sa-saya anu tadi- " ucap arka terbata-bata karena malu


" hahaha saya gak nyangka ternyata pak arka mesum " tawa zee dengan keras membuat arka semakin malu


" udah berhenti tertawa mau saya tambah hukuman kamu. Lagian yang saya maksud itu bukan anu kamu." ancam arka dengan pipi yang masih bersemu merah


" udah deh pak ga usah ngeles " ucap zee sambil menghentikan tawanya " bapak ini sedikit-sedikit hukuman. Emangnya kenapa sih pak suka banget ngehukum saya? Kemarin waktu galvin ketoilet lama bapak gak ngehukum dia " keluh zee


" saya udah hukum dia. Saya menyuruh galvin untuk merangkum materi bab 5-7 "


Zee langsung ternganga mendengar apa yang baru saja diucapkan arka " a-apa?  Bapak benar benar guru killer! " ujar zee dengan suara tinggi, zee berjalan menjauhi arka sedangkan arka tersenyum lebar sembari melihat kepergian zee


.

__ADS_1


.


Zee berjalan menuju halte sekolah untuk menunggu abang jo menjemputnya. Zee menatap layar ponselnya membuka sosmed sambil menunggu abangnya menjemput.


" ehem " dehem seseorang berdiri disampingnya


Zee menoleh ke sumber suara " siapa? " tanya zee bingung saat melihat seorang pemuda berdiri disebelahnya dan zee melihat kebelakang tubuh pria itu ada sebuah motor ninja warna hitam yang terparkir dibelakangnya


" nunggu siapa " ucapnya, sambil duduk di sebelah zee


" maaf ya, kata mama jangan ngobrol sama orang ga dikenal " ucap zee


Pemuda yang bernama awan itu tertawa pelan " makanya kenalan dulu supaya bisa ngobrol. Namaku awan " ujarnya sedikit bercanda


zee tersenyum ternanya pemuda itu asik dibawa berbicara " namaku zee "


" bukan, bukan itu cuma nama " ujar zee


" kok sama namanya kaya merk susu? " tanya awan lagi sambil tertawa dan berduduk disebelah zee


" ya mungkin mamaku terinspirasi oleh iklan susu " gurau zee seraya tertawa " nama kamu kenapa awan?  Mama kamu suka natap awan yah? " canda zee


" hahaha ya kali " sahut awan sembari tertawa " kenapa belum pulang? " tanyanya


" belum dijemput " jawab zee " kamu kenapa belum pulang? " lanjut zee

__ADS_1


" tadi juga mau pulang tapi ga tau kenapa motornya malah berenti disini " sahut awan dengan tersenyum


" kenapa mogok? motornya abis kuota? " ucap zee tertawa. Zee memang tipe orang ysng cepat akrab dengan orang


" hey kalian jangan pacaran dimuka sekolah cepat pulang! " perintah seseorang dari dalam mobil berwarna biru


mereka menatap ke sumber suara


" dih, siapa yang pacaran sih pak? " ujar zee geram karena arka main tuduh-tuduh dirinya


" maaf pak kami belum pacaran " ujar awan mencela


" belum? " ujar arka heran " berarti sebentar lagi jadian dong? " tanya arka bingung


" eh gak bukan gitu maksud saya it-" awan belum selesai menjelaskan arka mencela " udah udah zee pulang sama saya saja " cela arka


" eh nggak. saya sebentar lagi dijemput pak,  abang saya sudah dijalan " jelas zee


" oke kalau gitu saya akan nemani kalian disini supaya gak digoda setan " ucap arka sembari turun dari mobil


guru kampret batin awan


-BERSAMBUNG


LIKE AND COMMENT

__ADS_1


SUPAYA AUTHORNYA SEMANGAT NGETIK


(づ ̄ ³ ̄)づ


__ADS_2