
Nathalie terbangun dari tidurnya, tangannya meraba-raba ke samping dengan mata yang masih terpejam, Nathalie baru menyadari ternyata Dilan sudah tidak ada disampingnya. Dia mengerjapkan kedua kelopak mata pelan untuk menyesuaikan cahaya matahari yang masuk ke dalam netranya.
Nathalie menatap ke arah jendela, dia tersenyum ketika mengingat semalam dia dan Dilan telah tidur bersama, Dilan benar-benar telah menghormati dirinya sebagai wanita, pria itu rela memendam hasratnya demi dirinya.
Nathalia pikir semalam itu hanyalah mimpi, yang enggan dia lenyapkan begitu saja ketika membuka mata. Nathalie tersenyum kembali, ternyata semuanya memang nyata adanya, Nathalie masih mengingat dengan jelas ketika Dilan bilang bahwa dia sangat mencintai Nathalie, membuat hatinya berbunga-bunga
Nathalie tak sengaja melihat ada makanan yang telah disiapkan oleh Dilan untuk sarapan paginya, di atas nakas.
Nathalie membawa makanan tersebut, ternyata Dilan telah menyiapkan satu buah sandwich dan juga satu gelas susu vanilla di atas nampan. Nathalie melihat sebuah memo disana, dia segera membacanya.
...Sarapan untuk calon istriku yang sangat cantik. Maafkan aku, aku harus pergi tanpa meminta izin darimu, aku gak tega membangunkanmu, aku ada urusan pagi ini, nanti setelah urusan aku selesai, aku telepon kamu....
Nathalie dari semalam telah mendapatkan banyak cinta dari Dilan, ternyata seorang pria yang sangat angkuh seperti Dilan dan sempat dia benci, bisa bersikap semanis ini.
__ADS_1
Nathalie segera memakan sandwich yang telah disiapkan oleh Dilan, senyuman masih melekat di bibir manis gadis itu. Nathalie tak paham mengapa seorang Dilan Niroga bisa disia-siakan oleh Selena, Selena adalah wanita yang paling bodoh di dunia ini.
Setelah sarapan pagi, Nathalie memutuskan untuk membereskan kamar Dilan sebelum dia mandi, apalagi Dilan adalah seorang pria yang sangat menyukai kebersihan.
Setelah selesai membereskan tempat tidur, Nathalie pun membereskan pakaian Dilan yang ada di dalam lemari. Nathalie tak sengaja menjatuhkan sebuah berkas yang disembunyikan Dilan di dalam lemarinya.
Brakk...
Sampai lembaran kertas-kertas tersebut berserakan di lantai, Nathalie segera membereskannya.
Apakah mungkin Detektif Al telah berhasil mendapat informasi mengenai keberadaan ayahnya? Jika benar, tapi mengapa Dilan tak memberitahunya? Dilan malah menyembunyikannya di dalam lemari pakaiannya.
Tanpa berpikir panjang, Nathalie segera duduk di pinggiran ranjang, dia ingin membaca apa saja informasi mengenai sang ayah.
__ADS_1
Nama: Arga Rancaguna
Usia: 50 tahun
Pekerjaan: Supir taksi 2000-2005. Supir pribadi keluarga Niroga 2005-2013
Pada tahun 2013 menjadi tersangka atas pembunuhan terhadap Andre Niroga dan Lea Soraya.
Arga Rancaguna telah di vonis hukuman mati yang akan dilaksanakan pada tanggal 20 Juli 2023.
Betapa terkejutnya Nathalie ketika membaca informasi mengenai ayahnya, tangannya gemetaran, sampai nafasnya terasa begitu menyesakkan. Jadi selama ini ayahnya pergi meninggalkannya karena ditahan atas kasus pembunuhan? Mungkin karena itulah ayahnya terburu-buru sekali pergi meninggalkannya tanpa memberikan alasan yang jelas.
Nathalie berlinang air mata, dia sama sekali tidak mempercayai akan informasi yang telah dia baca mengenai ayahnya. Bagaimana mungkin ayahnya tega membunuh seseorang, dia sangat tahu bagaimana sifat ayahnya. Sang ayah tak pernah bersikap kasar dan selalu bersikap baik kepada semua orang. Bahkan untuk menyakiti binatang pun dia tak berani.
__ADS_1
Nathalie dari dulu memang tahu pekerjaan ayahnya adalah seorang supir, tapi dia tidak tahu dengan jelas dimana ayahnya bekerja. Hanya tahu dia seorang supir dari keluarga yang kaya raya. Mungkin karena saat ini usia Nathalie masih kecil.
"Tidak mungkin, tidak mungkin ayahku berani membunuh orang."