Hasrat Suami Lumpuhku

Hasrat Suami Lumpuhku
Bab 27 Malam Pertama!


__ADS_3

“Shh...” kedua mata Abian terpejam. Ia menggigit bibir bawanya sendiri saat Anaya mulai menyentuh sesuatu di balik celananya.


Seketika suasana di dalam kamar itu menjadi hening. Hanya terdengar suara debaran jantung yang saling berpacu, namun entah milik siapa.


“Nay...” lirih Abian.


“Hmm.” Anaya menjawab dengan deheman. Posisi mereka saat ini membuatnya tidak tahu harus berbuat apa. Berada di pangkuan Abian dan menyentuh miliknya. Astaga, ia merasa jadi gadis paling mesum di dunia ini!


“Kamu gugup?” tanyanya, meraih salah satu tangan Anaya dan mengecupnya penuh kelembutan. Menimbulkan getaran-getaran aneh di tubuh Anaya.


Anaya terdiam. Tentu saja, takbperlu ditanyakan lagi apakah ia gugup atau tidak. Sejujurnya Anaya ingin sekali pergi dari sana dan bersembunyi saat ini juga.


Apalagi tangannya yang masih berada di sela paha Abian, bergetar hebat sekarang.


“Apa boleh aku mulai?” Anaya mengangguk.


Ia tidak mungkin ‘kan mengatakan kalau dirinya belum siap melakukannya. Takut membuat Abian kecewa dan kasihan karena lagi-lagi suaminya itu harus menahan hasratnya.


“Yakin, mau sekarang?” tanyanya lagi.

__ADS_1


Anaya memberengut kesal. “Kalo gak mau ya udah, aku tidur aja!” ketusnya. Memilih turun dari pangkuan Abian.


Sudah darurat begini. Abian masih saja sempat bercanda dengannya. Apa pria tidak tahu bagaimana perasaannya saat mereka berada di posisi sedekat ini?


“Iya Nay, iya. Gitu aja ngambek.” Abian menahan pinggang Anaya agar gadis itu tetap berada di sana. “Janji ya, gak boleh nangis. Apalagi teriak. Nanti kalau ada yang mendengarnya malu.”


Anaya pasrah. Mungkin malam ini saatnya memberikan haknya pada Abian. Lihat saja, pria itu sudah terbakar gairah. Terlihat dari kedua sorot matanya yang seakan menginginkan dirinya.


“Janji, kamu bakalan pelan-pelan?”


“Iya aku janji.” Abian tersenyum lalu menarik dagu Anaya dan menempelkan bibirnya ke bibir gadis itu.


Ciuman panas dan penuh gairah terjadi. Anaya yang awalnya diam, kini mulai berani membalas ciuman Abian. Meski Abian lah yang tetap mendominasi.


“Berhenti melihatku seperti itu,” ucap Anaya, sedikit menundukkan wajahnya karena malu. Lalu menutupi kedua aset miliknya menggunakan kedua tangan.


“Kenapa ditutup?” Abian menaikkan satu alisnya, padahal ia masih ingin melihat keindahan yang ada di depannya.


Anaya memutar bola mata dengan malas. “Tentu saja karena aku malu!”

__ADS_1


Abian terkekeh mendengar ucapan Anaya. Dirinya sendiri juga sekarang sudah tidak memakai apapun, bukankah seharusnya Abian juga malu?


“Lihat aku Nay, hanya aku!” Abian menarik dagu Anaya agar gadis itu menatapnya. Kedua manik mata mereka bertemu dan saling terdiam untuk beberapa saat.


Hingga wajah Abian mendekat dan kembali menyerang bibir mungil Anaya. Kali ini dengan ciuman yang berbeda dari biasanya. Sangat menuntut dan kasar.


Abian menuntun miliknya masuk perlahan, menuju ke lembah kenikmatan yang mulai basah karena rang sangan yang ia berikan.


“Abian, sakit...” rintih Anaya saat belalai gajah Abian berhasil menerobos masuk. Usahanya tidak sia-sia karena akhirnya Abian berhasil mencetak gol setelah meng hentakkannya beberapa kali.


“Sttt, udah aku bilang jangan teriak. Sakitnya cuma bentar Nay. Kamu akan menikmatinya setelah ini.” Abian mengecup kelopak mata Anaya bergantian, lalu turun ke hidung dan terakhir bibirnya.


Ia memberikan jeda, agar Anaya mulai terbiasa dan tak merasakan sakit lagi. “Terima kasih, Nay. Karena selama ini udah menjaganya untukku.” Abian tersenyum, melihat sesuatu mengalir di bawah sana.


Setelah mendapat persetujuan dari Anaya, ia mulai bergerak perlahan dan mendominasi.


Hanya terdengar desahaan bersahut-sahutan dari kedua bibir dua insan yang sedang di mabuk cinta memenuhi ruangan kamar mereka. Bersama mengarungi malam penuh gairah.


Hingga tak lama, lenguhaan panjang terdengar. Pertanda keduanya sama-sama mencapai puncak kenikmatan yang haqiqi.

__ADS_1


Abian ambruk di atas Anaya dengan nafas terengah, lalu membaringkan tubuhnya samping gadis yang sudah resmi menjadi seorang wanita itu.


Bersambung... Kurang panas ya? Praktek sendiri🤭


__ADS_2