Haza(Keberuntungan)

Haza(Keberuntungan)
Takdir Yang Sudah Di Bedakan Bagian 3


__ADS_3

Karena tak ada Dian,Haza lebih sering berada di perpustakaan sendiri,sambil membaca buku.Seminggu kemudian, tiba-tiba ibu wali kelas masuk,yang gak seperti biasa karena beliau mengajar pelajaran matematika dan pagi itu,mata pelajaran pertama adalah olahraga yang mana mereka semua sudah memakai baju olahraga.


"Ibu!!mata pelajaran pertama di ganti kah?"tanya teman-teman kelasnya Haza.


"Tidak!!ibu hanya akan memberikan kalian kabar yang tidak mengenakkan,kalian harus lapang dada ya.."jawab ibu wali kelas.


"Apa itu Bu? jangan-jangan nilai ulangan kami semua anjlok!!"tanya ketua kelas.


"Teman kalian yang bernama Dian amirawati, meninggal dunia"jawab ibu wali kelas sambil menahan airmatanya.


"Ahh! innalilahi wa innailaihi rojeunn"ya Haza pingsan,Bu Haza pingsan"sahut salah satu teman kelasnya Haza.


Setelah Haza sadar,wali kelas berkata bahwa sekarang kita semua akan ke rumah Dian dan mata pelajaran hari ini di kosongkan.


Ternyata selama ini Dian mengidap penyakit leukemia,dia sudah seminggu koma dan di rawat di ruang ICU salah satu rumah sakit besar yang ada di luar kota,karena ibu wali kelas juga gak bisa jenguk sebab dia baru tahu bahwa Dian sakit waktu di kampung halamannya.


Dan tiba-tiba tak lama berselang hari dia sudah cuti dan masuk ke sekolah dia malah dapat kabar bahwa dian telah berpulang.

__ADS_1


Haza tak kuasa membendung rasa sedihnya karena di tinggal tiba-tiba oleh sahabatnya,lalu ibunya Dian yang wajahnya sudah sangat pucat dan lemah,datang memeluk Haza.


Setelah dari pemakaman,Haza dan kawan-kawan yang lain pun pulang ke rumahnya masing-masing.


Dalam keadaan lesuh dan tak semangat hidup,Haza lalu di suruh ibunya untuk langsung ke lapangan berjualan, soalnya kakaknya Ali pergi sejak tadi pagi,dan ibunya tak mampu kesana karena kepalanya sedang sakit.


Haza pun membersihkan badannya dan mengganti baju sekolahnya,lalu pergi berjualan.Tetapi sebelum berangkat Jenna memiliki firasat buruk ke kakaknya itu.


karena Kakaknya Ali itu jika sudah hilang keluyuran entah kemana,dia pasti sudah mencongkel celengannya,sontak Haza seketika sadar dan langsung mengecek wadah tempat celenganya berada,dan benar saja firasat Haza itu, ternyata uangnya kosong.


Haza yang selama ini tak pernah bersuara keras,membuat ibunya seketika kaget.


"Dia pergi dengan temannya tadi,mungkin sekarang dia ada di warnet"jawab ibunya, tercengang melihat kemarahan putrinya.


"Kakak..mengambil uang tabunganku lagi,pokoknya kalau pas aku pulang uangnya gak balik,aku gak mau melakukan pekerjaan rumah lagi, terserah mau di pukul,mau di usir,terserah..sahut Haza ke ibunya.


Setelah dari berjualan di dekat lapangan sepakbola,haza kemudian pulang ke rumahnya.Di jalan dia bertemu kakaknya ali yang dari warnet,sontak kakaknya itu ingin bersembunyi,saat melihat tatapan mata tajam dari Haza.

__ADS_1


"Aduuhh!aku malah bertemu si elang lagi(julukan kakaknya ke Haza) lebih baik aku sembunyi dulu, sebelum kena lempar


barang dagangan." Celetuk kakaknya, khawatir.


Seketika kakaknya,yang belum sempat bersembunyi,namun sudah ketahuan duluan.


"Yaa!!Awas ya...mau sembunyi kemana kakak." Ujar Haza.


"Nanti aku ganti uang kamu"sahut kakaknya


" gak ada nanti-nanti pokoknya sini balikin,itu aku tabung buat beli baru baru besok "Jawab Haza,marah.


"iya aku balikin,kalau sudah sampai rumah."


Sahut kakaknya.


"Oke,baiklah"ucap haza percaya.

__ADS_1


__ADS_2