Haza(Keberuntungan)

Haza(Keberuntungan)
Takdir Yang Sudah Di Bedakan Bagian 4


__ADS_3

Sesampainya di rumah kakakmya Ali, kemudian memberikan uangnya ke Haza.


"Ali..!! darimana saja kamu,jam segini baru pulang,cepat kembalikan uang tabungannya Haza"sahut ibunya marah.


Ali kemudian memberikan uangnya yang tinggal separuh,karena setengahnya uangnya sudah di pakai di warnet tadi.


"Kok!!sisa segini,aku nabungnya setiap hari,gak mungkin cuma sedikit begini?"


Tanya Haza ke Ali kakaknya.


"Nanti,aku gantikan yang sisanya lagi, untuk hari ini uangmu yang setengah aku pinjam"


Jawab Ali kakaknya.


Karena kepala ibunya sudah sakit sejak tadi,dia pun tak tahan mendengar pertengkaran anak-anaknya,lalu ibunya pun berjanji ke Haza akan membelikanya baju baru besok lusa,mendengar itu Haza pun senang dan tak marah lagi ke kakaknya ali.


Haza kali ini percaya ke ibunya itu,sebab dia tahu ibunya baru saja di beri uang dari kakak pertamanya yang pulang dari luar kota

__ADS_1


Ke'esokan harinya di sekolah,haza yang sedari pagi di cuekin teman-teman


kelasnya.Dia tak tahu salahnya apa,karena tak mau ambil pusing,dia cuek-cuek saja dan langsung menyendiri ke perpustakaan saja,namun saat akan jam pulang.


Tiba-tiba saat Haza masuk ke pintu


kelasnya,teman-temannya memberikan kejutan padanya.


"Kejutan!!!selamat ulang tahun Haza"sahut teman-teman kelasnya,sambil membawa kue.


"Kemarin kami di beritahu oleh ketua kelas,sebab dia tak sengaja melihat tanggal lahirmu di buku jurnal wali kelas"Jawab teman-temannya.


"Tapi sayangnya,udah di kerjain malah gagal karena kamunya gak respon dan gak kaget pula"celetuk ketua kelasnya.


"Aku memang sebenarnya gak begitu terlalu suka ulang tahun,bukan berarti gak bersyukur atau menghargai kebaikan kalian,tapi memang dari kecil gak pernah merasakan yang namanya ulangtahun di rayakan,tapi ini pertama kalinya dan aku sangat-sangat terharu dengan baiknya kalian sama aku"jawab Haza.


"Pantas aku,terkadang lihat Aulia dan Dian,gak pernah posting perayaan ulang tahunmu,hanya ulang tahun mereka berdua" ujar salah satu temannya.

__ADS_1


"Iya!!aku memang gak pernah kasih tahu ke mereka,biarpun mereka selalu tanya,soalnya aku gak hafal,sangkin malasnya diriku merayakan hari ulang tahun "jawab Haza,menjelaskan.


Saat berjalan pulang dari sekolahnya, sebelum sampai terminal,haza di cegat oleh salah satu gerombolan anak geng perempuan salah satu sekolahnya.Mereka selalu berpapasan di jalan ketika pulang.


"Heii! Aku lihat lambang sekolahmu,kita tetanggaan sekolah?"tanya salah satu anak geng itu.


"Iya!!" Jawab Haza,yang merasa aneh setelah di cegat, karena gak biasanya.


"Tadi itu depan gerbang mu ribut-ribut sekali sambil teriak 'happy birthday'memangnya yang ulang tahun itu siswa paling populer disitu,aku penasaran apakah dia cantik atau anak pejaba?"tanya


Ketua geng itu.


"Tidak,kok!!bukan siswa populer atau anak pejabat,memang kami pada heboh kalau ada yang berulang tahun"jawab haza,merasa malu,karena dia yang sebenarnya yang berulang tahun.


Sesampainya di rumah.Haza kemudian di panggil ibunya untuk menemaninya ke pasar, karena Zahra yang awalnya di ajak juga,malah tidak ingin pergi.


Ibunya memberi tahu bahwa sesuai janjinya kemarin,dia akan membelikan Haza baju baru,Haza pun setuju dan bersemangat pergi.Karena ini pertama kalinya dia dapat hadia dari ibunya dan ibunya mau haza yang ikut.

__ADS_1


__ADS_2