
Namun saat Haza mau bilang tidak,ibu guru kemudian melihat ke arahnya,seketika Haza langsung fokus ke depan.
"MULIL AMRI YUSUFFF..!!"Teriak ibu guru.
" (kaget),iya Bu,maaf"celetuk Amri, takut.
" Amri!!!apakah kamu masih mau kembali ke kelas dua? ngapain berdiri disitu,mengganggu pelajaran ibu"tanya ibu guru.
"Cuma gak sengaja lewat Bu,ambil bola"jawab Amri,kelinglungan.
Tak lama jam istirahat pun di mulai,Mia lalu menggoda haza,yang sudah di kira murid baru.teman-teman yang lain juga pada penasaran,apakah ketua OSIS naksir dengan haza.
Saat di kantin,haza terus di goda,oleh Amri,sampai membuat haza risih.
__ADS_1
Sampai mengajak haza pacaran,namun haza menolak, karena dia tahu bahwa ketua OSIS ya itu hanya menggodanya saja,Haza tahu bahwa dia suka memacari gadis-gadis yang berbeda tiap bulannya.
Sampai suatu ketika,haza sedang ulangan dadakan mata pelajaran kimia.namun haza tak sempat belajar semalam setelah dari melayat tetangganya yang meninggal dunia di samping rumahnya secara tiba-tiba malam itu,karena ada banyak siswa juga tak mempersiapkan mempelajari materinya semalam,atas desakan teman-temannya agar kompak untuk menyontek saja di ulangan dadakan ini.
Akhirnya haza pun mengikuti cara teman-temannya menyontek,namun haza tak begitu berpengalaman dalam hal menyontek dan dia tak fokus juga karena tak tidur semalaman akibat terus terbayang -bayang tetangga yang meninggal itu, akhirnya haza berinisiatif untuk pindah duduk di pojokan belakang agar tak begitu di perhatikan guru.Haza yang melihat Gilang yang duduk di paling pojok belakang dan tersembunyi,memintanya untuk tukaran tempat duduk karena Gilang adalah seorang atlet jadi dia sebentar lagi akan mengosongkan bangkunya untuk pergi latihan.
"Sssttt....Gilang bisa tolong aku!!"sahut haza.
"Kita tukaran tempat duduk untuk hari ini saja ya!"celetuk haza.
"Hhhmm...pasti mau nyontek"jawab Gilang sambil tersenyum mengejek.
"Iya, tukaran ya.. please.....!!lihat ini muka ku yang sudah kayak zombi,aku gak konsen berfikir dan gak sempat belajar" tanya haza,sambil memohon.
__ADS_1
"Oke!baiklah,karena aku juga tak akan ikut ulangan"jawab Gilang.
Setelah dapat persetujuan dari yang punya tempat duduk,haza pun mengambil tasnya dan pindah segera ke belakang.
Ibu guru kimia yang bernama Bu Ima akhirnya masuk ke kelas dan beliau pun membagikan kertas soal ulangan ke semua murid kelas 2A.
Di lapangan sekolah,anak kelas tiga sedang beristirahat seusai mereka berolahraga,Amri yang masih menaruh hati ke Haza,berinisiatif ingin menghampiri kelasnya haza.Lama dia melihat-lihat namun tak bisa menemukan dimana Haza duduk,Amri pun bertanya ke ibu ima,apakah Haza tak masuk,ibu ima pun berkata bahwa Haza masuk karena tadi saat di absen dia menyahut bahwa dia hadir ke sekolah.
Setelah Amri melihat-lihat cukup detail dan berdiri cukup lama di pintu kelas haza bersama ibu ima,Amri pun melihat Haza duduk di paling pojok belakang, sembari Amri tersenyum senang,dia kemudian berbisik ke Bu Ima,bahwa calon pacarnya sedang kesulitan karena dia duduknya tersembunyi dan agak jauh dari papan tulis.
Amri juga menyarankan agar Haza di pindahkan duduk kedepan,sambil bercanda ke Bu Ima yang sudah sangat akrab dengannya bahwa kecantikan calon pacarnya tak bisa di lihat kalau duduknya terlalu ke belakang.Karena Amri adalah anak yang selalu baik semua guru serta juga rajin,ibu ima pun menuruti permintaan Amri agar Haza pindah duduk ke depan.
Namun ibu ima justru menimpali guyonan Amri itu dengan hal yang akan membuat Amri tersenyum malu juga dengan berkata aku akan menyuruh haza duduk di mejaku di depan agar kau puas melihatnya.
__ADS_1