
Ke'esokan harinya,haza sudah tiga hari selalu terlambat di jemput,dan ayahnya memberi tahukan bahwa dia akan sering terlambat karena dia ada langganan yang harus di jemput juga.
"Kali ini hampir pulang naik angkot tadi,karna kalau sudah ashar,aku gak di jemput.Akunya akan pulang naik angkot"celetuk haza.
"Iya,ayah tahu,karna kamu sudah pernah bilang kan,ayah akan sering-sering telat soalnya,anak langganan ayah,biasanya sudah di tunggui di gerbang sekolahnya tapi dia ternyata pulang duluan sama kakaknya,ayah kira anak itu masih di kelasnya,karena dia sudah biasa lama baru keluar gerbang sekolahnya,ketika teman-temannya sudah pada pulang dia tetap tinggal bermain dengan temannya"
Jawab ayahnya haza.
"Mending haza,gak di jemput lagi,soalnya Haza sudah naik kelas dua,dan terkadang dapat les tambahan gak tentu pulangnya jam berapa"ujar Haza ke ayahnya.
"Iya,kalau begitu,soalnya ayah juga biasa kecapean bolak balik antar langganan juga"
Jawab ayahnya.
"Ayah!!kalau langganan ayah begitu terus, selalu lama dan pulang tanpa kasih tahu ayah,mending cari langganan lain"tanya Haza, meyakinkan.
"Baiklah!!ayah juga berfikir Begitu"jawab ayahnya.
__ADS_1
"Kalau masalah uang saku dan untuk ongkos,itu sudah cukup untuk Haza,jadi gak perlu khawatir"sahut Haza.
"Oh.. syukurlah!tapi kalau kakakmu libur,dia tetap menjemputmu seperti biasa"ujar ayahnya.
"Iya!!jawab haza.
Sesampainya di rumah, seperti biasa haza pasti akan di sibukkan pekerjaan rumah,dan ayahnya pun juga lanjut beristirahat.
Tahun telah berganti,dan kakaknya salim sudah akan menikah,di rumah begitu sibuk menyiapkan pesta pernikahan.
Keluarga dan tetangganya saling membantu menyiapkan semuanya.Haza pun ketika pulang sekolah dia akan sibuk juga, karena ibunya sedikit-sedikit memanggilnya untuk keperluan acara nikah,sampai haza menahan laparnya karena sibuk di suruh-suruh,sedangkan zahra selalu menghilang pergi keluyuran entah kemana.
Namun karena terburu-buru berangkat,ada perlengkapan adat yang akan di pakai akad nikah malah ketinggalan,untung saja ada teman kerja kakaknya yang baru datang memakai mobil.Jadinya barang yang ketinggalan di ikutkan saja ke temannya itu,namun karena temannya tidak tahu lokasinya,jadinya haza ikut untuk jadi petunjuk jalan dengan baju yang biasa-biasa saja,soalnya ibunya melarangnya tadi ikut rombongan karena mobil sudah penuh,dan dia harus sibuk di dapur.Bibinya haza yang sudah tua juga ikut dengannya karena dia tadi ketinggalan mobil padahal sudah dandan rapih-rapih.
Sesampainya di lokasi acara, untung saja masih sempat karena belum lama pengantinnya juga tiba di lokasi rumah pihak perempuan.Haza hanya bisa menunggu sendirian di atas mobil, karena gak mungkin ikut turun dengan pakaian yang tua dan bau rempah-rempah dapur.
Melihat dari jauh para tamu dan keluarga sedang makan-makan,dan berfoto-foto.
__ADS_1
Haza lalu hanya mengelus dada dan melihat dirinya sendiri dengan pakaian lusuh dan kelaparan.Kemudian melihat kakaknya Zahra,dan teman-temanya yang jadi Bridesmaid kakaknya dengan pakaian cantik dan dandanan seperti boneka.haza pun menahan airmatanya demi hari yang bahagia untuk kakaknya.
Setelah acara akad nikah selesai,Haza pun akhirnya pulang bersama rombongan yang lainnya,dan sesampainya di rumah,Haza kembali bertempur di dapur lagi.
Beberapa bulan kemudian,saat di pagi harinya di sekolah Zahra,guru olahraga zahra,memergoki zahra berkelahi dengan siswa kelas lain,dia pun di panggil ke ruangan guru,untuk di introgasi,zahra yang akhir-akhir ini sering bolos dan tidur di kelas,langsung di kenali oleh guru-guru yang lain,karena dia sudah masuk daftar merah.
Karena ibunya tidak memakai hp,wali kelasnya pun meminta tolong ke kepala sekolah karena mereka tetanggaan.
Ke'esokan harinya,ibunya Zahra ke sekolah Zahra,wali kelas memberitahu ibunya Zahra karena anaknya itu sudah masuk daftar merah,jika begitu terus zahra gak akan naik kelas tiga.Sesampai di rumah,ibunya menceramahi zahra.
"Kamu itu semenjak sudah pacaran, kelakuan sudah bikin ibu pusing dan bikin malu saja, sampai-sampai ibu harus menghadap ke wali kelasmu,jangan bilang karena ibu gak kasih tahu ayahmu atau kakak-kakakmu,ibu gak bisa kasih tahu mereka kalau kamu pacar-pacaran,ibu kasih kamu izin pacaran karena ibu percaya padamu bukan karena ibu takut,dan mau-mau saja menuruti keinginanmu"ujar ibunya,marah.
"Zahra janji,mulai besok akan rajin belajar dan gak bolos lagi,tolong jangan kasih tahu ayah dan kakak!!"sahut Zahra.
"Mulai besok kamu di antar jemput sama kakakmu,dan jangan coba-coba nginap-nginap di rumah temanmu lagi"celetuk ibunya.
"Kalau kamu melanggar,ibu akan mengirim kamu tinggal dengan kakakmu Salim di luar kota"sahut ibunya.
__ADS_1
Karena tidak ingin tinggal dengan kakaknya salim,Zahra pun menurut.