Haza(Keberuntungan)

Haza(Keberuntungan)
Anak Yang Tak Malu Dengan Pekerjaan Ayahnya 2


__ADS_3

"Kau sudah sampai,saya baru mau pergi menjemput,soalnya dari tadi siang becaknya rusak,ayah memperbaikinya sampai lupa waktu"sahut ayahnya.


"Apakah kakak ali gak ada di rumah,atau Zahra bisa chat teman haza,kalau ayah gak bisa jemput"Jawab haza,sambil menahan airmatanya keluar lagi.


"Ali, baru saja sampai di rumah dari bekerja,dia sangat kelelahan dan zahra katanya pulsa hp'nya habis,belum sempat di isi tadi"jawab ayahnya haza.


"Apakah kak ikhsan,belum pulang dari luar kota?"tanya Haza.


"Belum!!dia mungkin akan pulang lusa"jawab ayahnya.


Haza kemudian pulang menuju kerumah dengan ayahnya,sesampainya di rumah,orang rumah pada cuek dengan kedatangan haza,ibunya pun hanya menyibukkan diri sendiri,yang haza harapkan setidaknya ibunya khawatir anaknya belum pulang-pulang,atau bertanya kau naik apa pulangnya.,ternyata haza harus menguatkan dirinya sendiri,dan besok-besoknya dia mulai berusaha gak gak berharap lagi,dan lebih baik nahan lapar,daripada harus jalan kaki atau berharap bisa di perhatikan.


Ke'esokan harinya,haza sudah tiga hari selalu terlambat di jemput,dan ayahnya memberi tahukan bahwa dia akan sering terlambat karena dia ada langganan yang harus di jemput juga.

__ADS_1


"Kali ini hampir pulang naik angkot tadi,karna kalau sudah ashar,aku gak di jemput.Akunya akan pulang naik angkot"celetuk haza.


"Iya,ayah tahu,karna kamu sudah pernah bilang kan,ayah akan sering-sering telat soalnya,anak langganan ayah,biasanya sudah di tunggui di gerbang sekolahnya tapi dia ternyata pulang duluan sama kakaknya,ayah kira anak itu masih di kelasnya,karena dia sudah biasa lama baru keluar gerbang sekolahnya,ketika teman-temannya sudah pada pulang dia tetap tinggal bermain dengan temannya"


Jawab ayahnya haza.


"Mending haza,gak di jemput lagi,soalnya Haza sudah naik kelas dua,dan terkadang dapat les tambahan gak tentu pulangnya jam berapa"ujar Haza ke ayahnya.


"Iya,kalau begitu,soalnya ayah juga biasa kecapean bolak balik antar langganan juga"


"Ayah!!kalau langganan ayah begitu terus, selalu lama dan pulang tanpa kasih tahu ayah,mending cari langganan lain"tanya Haza, meyakinkan.


"Baiklah!!ayah juga berfikir Begitu"jawab ayahnya.

__ADS_1


"Kalau masalah uang saku dan untuk ongkos,itu sudah cukup untuk Haza,jadi gak perlu khawatir"sahut Haza.


"Oh.. syukurlah!tapi kalau kakakmu libur,dia tetap menjemputmu seperti biasa"ujar ayahnya.


"Iya!!jawab haza.


Sesampainya di rumah, seperti biasa haza pasti akan di sibukkan pekerjaan rumah,dan ayahnya pun juga lanjut beristirahat.


Tahun telah berganti,dan kakaknya salim sudah akan menikah,di rumah begitu sibuk menyiapkan pesta pernikahan.


Keluarga dan tetangganya saling membantu menyiapkan semuanya.Haza pun ketika pulang sekolah dia akan sibuk juga, karena ibunya sedikit-sedikit memanggilnya untuk keperluan acara nikah,sampai haza menahan laparnya karena sibuk di suruh-suruh,sedangkan zahra selalu menghilang pergi keluyuran entah kemana.


Hari Akad nikah pun datang,calon kakak iparnya tinggal di luar kota,dan karena agak jauh maka pihak laki-laki akan berangkat lebih pagi, karena akadnya harus di laksanakan satu jam sebelum dhuhur.

__ADS_1


Namun karena terburu-buru berangkat,ada perlengkapan adat yang akan di pakai akad nikah malah ketinggalan,untung saja ada teman kerja kakaknya yang baru datang memakai mobil.Jadinya barang yang ketinggalan di ikutkan saja ke temannya itu,namun karena temannya tidak tahu lokasinya,jadinya haza ikut untuk jadi petunjuk jalan dengan baju yang biasa-biasa saja,soalnya ibunya melarangnya tadi ikut rombongan karena mobil sudah penuh,dan dia harus sibuk di dapur.Bibinya haza yang sudah tua juga ikut dengannya karena dia tadi ketinggalan mobil padahal sudah dandan rapih-rapih.


__ADS_2