
Saat ingin meminta nomor telepon Haza, tiba-tiba dari kejauhan ada laki-laki yang memanggilnya, laki-laki itu adalah jidan teman Ali kakaknya haza.
Melihat itu Amri sontak tidak jadi meminta nomor telepon Haza, karena mengira orang yang menjemput Haza itu adalah pacarnya.
Haza pun menghampiri teman dari kakaknya itu,dan para siswa yang berjalan berbarengan dengan haza itu pun saling berbisik bahwa laki-laki yang menjemput haza itu sangat tampan.
"Aduh tampan katanya..!kalian tidak tahu saja otaknya setengah waras,satu komplotan dengan kakakku yang tingkat kewarasannya bisa di hitung jari"ucap haza dalam hatinya sambil tersenyum melirik teman kelasnya yang bergumam tadi.
"Astaga kamu lama banget keluarnya!,sudah
gosong aku menunggu disini panas-panas "teriak jidan.
__ADS_1
"Kakak sendiri menunggunya disitu!kenapa gak di dekat pos satpam kak?kenapa bukan kakakku Yang menjemput kak jidan?"tanya Haza.
"Tadi kakakmu dari pemakaman, karena masih capek habis membantu proses pemakaman tetangga,kakakmu pun menyuruhku menjemputmu"jawab jidan.
"Oww...begitu! Kalau begitu terimakasih banyak sudah datang menjemput Haza"celetuk haza.
"Kau juga sudah seperti adikku sendiri,cepat naiklah!!!"sahut jidan
"Makanya jangan jadi cowok playboy,kamu kira cewek-cewek di sekolah bisa kamu taklukan semua"
Amri pun sangat kesal dengan mantannya itu.
__ADS_1
"Kamu kira aku tak akan tahu bahwa selama ini kamu yang selalu menyebarkan gosip bahwa aku tukang mempermainkan wanita,aku diam saja sebab tak ingin memperkeruh suasana apalagi kamu wakil ketua OSIS"sahut Amri.
Besok harinya di Sekolah Zahra yang merupakan sekolah Swasta elit yang satu-satunya di kota asalnya, sedang menyelanggarakan perseni,yang kebetulan Zahra ikut dalam salah satu lomba menari di kelasnya, karena Zahra begitu populer,banyak siswi yang ingin menjadi satu timnya,Zahra pun memanfaatkan kepolosan salah satu teman kelasnya dengan mengatakan bahwa baju kostumnya sangat mahal dan dia yang di minta untuk menyediakannya,dan Zahra sebagai leader tim yang mengatur koreografi dance'nya.Siswa yang lain pun mengangguk setuju.
Saat penyelenggaran pertandingan basket,pacar Zahra menang dan pacarnya itu kemudian pergi memeluk Zahra yang sedang ikut menonton.Di depan semua siswa sekolah mereka di teriaki.
Di sisi lain Yuda yang melihat kemesraan mereka merasa cemburu dan tidak tinggal diam,yuda kemudian menyusun rencana untuk memisahkan mereka berdua.
Yuda pun berupayah memikat hati Zahra kembali,dengan membelikannya barang-barang mewah,Zahra pun dengan senang hati menerima pemberian Yuda.Namun ternyata di belakang Yuda,Zahra mengadukan Yuda ke pacarnya bahwa dia terus di goda oleh Yuda.Tak tinggal diam pacar Zahra yang capten tim basket itu memanggil teman-temannya yang sesama tim basket untuk mengeroyok Yuda sehabis pulang sekolah.
Saat pulang sekolah Yuda yang seperti biasa di jemput oleh supir ayahnya,malah di kerjai anak kelas tiga yang juga sekelas dengan teman pacarnya zahra,bahwa Zahra mengajaknya berkencan,dan sedang menunggunya di gang dekat sekolah karena dia sedang menangis habis di putuskan pacarnya,Yuda dengan polosnya terpengaruh oleh kata-kata siswa kelas tiga tersebut dan akan pergi ke gang itu,Yuda pun mengatakan ke supir ayahnya bahwa dia akan pulang sendiri.
__ADS_1