
di dalam hutan beberapa orang sedang menjalani ritual,walaupun hanya terlihat sayup-sayup tapi bisa di lihat kalau mereka menyalakan Api yg mengelilingi orang-orang tersebut.
"bagaimana kita akan keluar dari sini? Sampai kapan kita akan ada di sini?."Tanya Riki.
"Kita tunggu saja."Jawab Anya.
Di penginapan Andi dan Syam merasa khawatir dengan para Anggota yg masih berada di luar penginapan,Syam berusaha menghubungi Ponsel Anya untuk memastikan keadaannya.
"Anya,dimana?."Tanya Syam.
"kecilkan suara kamu,aku dan yg lainnya ada di dalam pos ronda."Jawab Anya.
"kenapa kalian di sana? cepatlah kembali."Ujar Syam.
"aku gk bisa keluar sekarang,mereka bisa mengejar kita."jawab Anya.
"Aku akan kesana,tunggu."ucap Syam.
"Jangan! dengerin aku dulu,kalau kamu ke sini itu akan sangat bahaya buat kamu,jadi tolong jangan keluar."Jelas Anya.
Anya mematikan ponselnya setelah berbicara dengan Syam,Sementara yg lain hanya mendengarkan saja dengan apa yg di bicara Anya di sambungan telponnya.
"Siapa?."tanya Fahmi.
"pasti sang pujaan hati lah."Jawab Rian.
"jangan bahas dia,gue sama Andi udah putus seminggu yg lalu."Jelas Anya dengan tegas.
"Lah kok kita gk tau?."Tanya Rudi.
"gak mungkin kan gue buat pengumuman."Sinis Anya.
__ADS_1
"kenapa?."Tanya Fikran.
"dia di jodohkan dengan teman masa kecilnya,dah itu aja."ujar Anya.
DUG..DUG
Atap pos ronda di ketuk oleh seseorang,Semua saling melempar pandangan karena kaget dengan suara itu.
sebuah tangan manusia menempel di kaca dengan kuku yg panjang,Anya yg takut tangan itu melukai Anggota segera menariknya untuk menjauh,karena di kaca pos ronda ada sedikit lubang yg sengaja di buat untuk memudahkan satpam melakukan pengecekan.
"jangan ada yg bergerak."perintah Anya kepada Anggota.
tangan hitam berkuku panjang itu masuk melalui lubang tersebut dan merayap di dinding pos ronda,Sesuai permintaan Anya tdk ada pergerakan dari Anggota.perlahan tangan itu merayap di tubuh dan wajah Anggota satu persatu,tercium bau busuk yg berasal dari tangan itu dan Anya berbisik kepada Anggota yg bersamanya.
"gue akan pancing sosok ini keluar,kalian semua segera berlari ke penginapan dan kunci semua pintu kamar,jangan ada yg buka pintu walau ada yg mengetuk."pinta Anya melirik sekilas Anggota.
"tidak,jangan lakukan itu! Kita semua gk mau lihat lo terluka lagi.gue mohon tetap di sini bersama kami,luka di leher Lo masih belum sembuh."protes Riki.
"gak usah khawatir,gue janji akan segera kembali.ingat gue akan mengetuk pintu kamar sambil bilang kata ( POLICE ) sebagai Isyarat dan minta pada Anggota untuk tdk mencari ku,terutama Andi,Syam dan Rangga."ujar Anya.
"Cepat,kita harus berlari ke penginapan."Ajak Dean.
"Tapi gimana dengan Anya?."Khawatir Fikran.
Dean lebih dulu berlari ke penginapan di susul Anggota Lainnya,Mereka semua masuk kedalam 1 kamar dan segera menguncinya.Alaska yg mendengar ada orang di kamar sebelahnya segera menelpon Fero.
"Kalian semua sudah di kamar?."Tanya Alaska khawatir.
"iya kami semua di kamar,tapi..."
"Tapi apa? Cepat katakan."ucap Alaska.
__ADS_1
"Anya tdk bersama kami,dia meminta kami pergi terlebih dahulu dan dia sedang mengalihkan sosok yg mengejarnya."jelas Fero.
"Astaga,apa yg kalian pikirkan? Bagaimana bisa kalian ninggalin Anya sendirian!."Marah Alaska.
"Gue tau,tapi Anya yg meminta kami semua kembali dan juga dia bilang jangan ada yg keluar dari penginapan."ujar Fero.
di jalanan yg gelap Anya seorang diri menghindari kejaran dari sosok-sosok mengerikan,Bukan hanya 1 sosok tapi ada 5.
Anya kebingungan apa yg harus di lakukan agar bisa menghindari para Makhluk mengerikan itu,pikiran Anya buntu karena makhluk itu semakin berjalan mendekat.
"Ayo Anya berfikir!."Gumam Anya sembari berjalan mundur.
Anya ingat bahwa makhluk terkutuk itu sangat membenci cahaya terang,beruntung Anya membawa senter di sakunya.tapi saat ingin mengambil senter di sakunya ada sebuah tangan yg menepuk pundaknya,Anya perlahan menoleh dan ternyata.
"Hai,Anya."Sapa seseorang berjubah hitam.
"Arhan."tebak Anya.
Bisa di lihat jelas oleh Anya kalau seseorang yg berada di hadapannya sedang menyeringai,Perlahan Arhan membuka jubah yg menutupi wajahnya,dalam sekejam wajah Arhan berubah menjadi sangat mengerikan dan menakutkan dengan mulut lebar dan gigi runcing.
"Astaghfirullah."Ucap Anya sedikit mundur.
"hentikan kalimat itu."bentak Arhan mendekat ke wajah Anya.
tanpa berkata apapun Anya membaca salah satu Ayat Al Qur'an pada surat Al-Baqarah ayat 102,yg berbunyi :
وَاتَّبَعُوْا مَا تَتْلُوا الشَّيٰطِيْنُ عَلٰى مُلْكِ سُلَيْمٰنَ ۚ وَمَا كَفَرَ سُلَيْمٰنُ وَلٰكِنَّ الشَّيٰطِيْنَ كَفَرُوْا يُعَلِّمُوْنَ النَّاسَ السِّحْرَ وَمَآ اُنْزِلَ عَلَى الْمَلَكَيْنِ بِبَابِلَ هَارُوْتَ وَمَارُوْتَ ۗ وَمَا يُعَلِّمٰنِ مِنْ اَحَدٍ حَتّٰى يَقُوْلَآ اِنَّمَا نَحْنُ فِتْنَةٌ فَلَا تَكْفُرْ ۗ فَيَتَعَلَّمُوْنَ مِنْهُمَا مَا يُفَرِّقُوْنَ بِهٖ بَيْنَ الْمَرْءِ وَزَوْجِهٖ ۗ وَمَا هُمْ بِضَاۤرِّيْنَ بِهٖ مِنْ اَحَدٍ اِلَّا بِاِذْنِ اللّٰهِ ۗ وَيَتَعَلَّمُوْنَ مَا يَضُرُّهُمْ وَلَا يَنْفَعُهُمْ ۗ وَلَقَدْ عَلِمُوْا لَمَنِ اشْتَرٰىهُ مَا لَهٗ فِى الْاٰخِرَةِ مِنْ خَلَاقٍ ۗ وَلَبِئْسَ مَاشَرَوْا بِهٖٓ اَنْفُسَهُمْ ۗ لَوْ كَانُوْا يَعْلَمُوْنَ
102. Dan mereka mengikuti apa yang dibaca oleh setan-setan pada masa kerajaan Sulaiman. Sulaiman itu tidak kafir tetapi setan-setan itulah yang kafir, mereka mengajarkan sihir kepada manusia dan apa yang diturunkan kepada dua malaikat di negeri Babilonia yaitu Harut dan Marut. Padahal keduanya tidak mengajarkan sesuatu kepada seseorang sebelum mengatakan, “Sesungguhnya kami hanyalah cobaan (bagimu), sebab itu janganlah kafir.” Maka mereka mempelajari dari keduanya (malaikat itu) apa yang (dapat) memisahkan antara seorang (suami) dengan istrinya. Mereka tidak akan dapat mencelakakan seseorang dengan sihirnya kecuali dengan izin Allah. Mereka mempelajari sesuatu yang mencelakakan, dan tidak memberi manfaat kepada mereka. Dan sungguh, mereka sudah tahu, barangsiapa membeli (menggunakan sihir) itu, niscaya tidak akan mendapat keuntungan di akhirat. Dan sungguh, sangatlah buruk perbuatan mereka yang menjual dirinya dengan sihir, sekiranya mereka tahu.
Dengan yakin dan Khusyuk Anya terus membaca ayat Alquran itu sambil menatap dan berdiri di tengah-tengah,Bisa di lihat oleh Anya bagaimana semua makhluk itu kesakitan karen Ayat suci Allah.
__ADS_1
"Aaakkhhhh,Hentikan gadis bodoh."Ucap Arhan.
"Aku bisa membuatmu lebih sakit dari ini,kalian memang di ciptakan dari api tapi lihat kalian semua terbakar dengan ayat Allah."tegas Anya.