
Anya mulai merendam dirinya di kolam itu dan di kelilingi oleh banyak wanita cantik yg ada di Goa itu,Sedangkan Nyai Sekar memberikan berapa bunga di kolam tersebut sehingga Air kolam itu menimbulkan Wangi.
"Gosok badanmu dengan bunga-bunga itu,kami harus menyiapkan hal lain."Ujar Nyai Sekar.
"Mereka?."Tanya Anya.
"2 orang akan ada di sini untuk menemani kamu,sementara yg lain akan membantuku."jawab Nyai sambil tersenyum.
Kedua gadis cantik itu tersenyum sambil membantu Anya menggosok badan bagian belakangnya,karena sejak tadi kedua gadis itu diam saja Anya lebih dulu membuka pembicaraan.
"Kalian sudah lama disini?."Tanya Anya.
"Kami sudah ribuan tahun menempati hutan ini,kamu beruntung bisa datang dan bertemu dengan Nyai Sekar."Jawab gadis di kanan Anya.
"Iya,nyai dan Mbah sangat membantuku tadi."jawab Anya.
"bagaimana bisa kamu sampai ke hutan ini?."Tanya salah satu dari mereka.
"Aku adalah polisi yg bertugas di desa kenongo,aku memang punya kemampuan melihat sosok seperti kalian."jelas Anya.
"Bukan hanya itu,tapi kamu juga sangat istimewa dan itu sebabnya mereka para makhluk terkutuk itu sangat menginginkan Kamu."Ujarnya.
"Nama kalian siapa? Biar aku lebih gampang memanggil kalian."ucap Anya.
"Saya Dewi."
"Saya Ranti."
"Maaf mungkin aku lancang menanyakan ini kepada kalian berdua,tapi apa ini adalah wujud Asli kalian?."Tanya Anya sedikit ragu.
"Iya,semau penghuni Goa putih ini memakai wujud Asli mereka."Jawab Ranti.
"Subhanallah, kalian semua sangat cantik."puji Anya.
Setelah selesai Anya berdiri di bantu oleh Dewi dan Ranti untuk menukar kainnya yg basah,Anya menukarnya di balik batu.
"Ayo,biar kita Antar ke Nyai."Ujar Dewi.
__ADS_1
"Di sini sangat terlihat seperti perkampungan,Bahkan seperti aktivitas di dunia manusia."Ucap Anya memperhatikan sekitar.
"kamu benar,Nyai dan Mbah sengaja membuat suasananya seperti ini bahkan kami juga bisa melakukan banyak hal seperti layaknya manusia,ini memang perkampungan untuk para Jin yg baik dan tdk ada yg tau tempat ini karena sudah di Pagari oleh Nyai dan Mbah."Jelas Ranti.
"Jadi sekarang aku di dunia Ghaib?."Tanya Anya.
"Tentu saja,apakah kamu baru menyadari hal itu?."Jawab Ranti.
"Iya,tapi bagaimana aku akan keluar dari sini?."risau Anya.
"Tdk perlu khawatir,nanti akan ada yg mengantarmu."Ujar Dewi.
Anya sudah sampai di sebuah batu yg bentuk atasnya sangat rata,Mbah Misroh tersenyum saat melihat kedatangan Anya bersama Dewi dan Ranti.
Nyai Sekar menuntun tangan Anya untuk duduk di batu tersebut,juga meminta Anya untuk memejamkan mata.
"Pejamkan matamu,tenangkan pikiran kamu dan berzikirlah di dalam hati."Pinta Nyai Sekar.
"Dewi tolong panggil semuanya untuk datang kesini."Perintah Mbah Misroh.
"Baik,Mbah."Jawab Dewi.
Nyai Sekar melantunkan Ayat-Ayat Al-Qur'an dengan suara lembutnya,juga di ikuti oleh yg lainnya,Anya juga mengikuti bacaan tersebut hingga selesai.dalam kata lain Nyai dan Mbah Misroh meruqyah Anya dengan versi Dunia mereka.
"Buka matamu dan minum ini."Ucap Mbah Misroh.
Anya mengambil gelas yg terbuat dari tempurung kelapa itu,Dengan awalan bismillahirrahmanirrahim Anya menghabiskan Air tersebut.
"Badan saya ringan sekali Mbah."Ucap Anya.
"Iya nak,sekarang ganti kain itu dan saya akan mengantar kamu kembali ke duniamu."Ujar Mbah Misroh.
"Terima kasih,karena sudah membantu saya."Ucap Anya Sendu.
"Sama-sama."Jawab Nyai Sekar.
"Mbah bagaimana bisa mereka semua tinggal di sini? Bukanya hutan larangan ini memiliki penguasa yg sangat mengerikan dan memiliki anak buah? Apa sosok itu tdk mengetahui keberadaan Mbah dan yang lainnya di hutan ini?."Tanya Anya dengan banyak pertanyaan.
__ADS_1
"Kami lebih dulu tinggal di hutan ini sebelum para makhluk terkutuk itu,Ada seseorang yg membawa makhluk itu ke hutan ini."Jawab Mbah Misroh.
"jadi maksud Mbah para pemuja Aliran sesat itu yang membawa makhluk itu ke hutan ini?."Tanya Anya.
"Iya,nak."Jawab Nyai Sekar.
"Mereka bisa kembali kapan saja,saya hanya membantu kamu untuk melumpuhkan mereka.jadi tetaplah berpegang pada keimanan tuhan agar kamu terlindung dari mara bahaya,juga hanya kamu yg mampu memusnahkan mereka atas izin Allah."Jelas Mbah Misroh.
"tapi saya tdk tau caranya,bagaimana jika kembali memakan tumbal."gelisah Anya.
"serahkan semuanya pada Allah,karena apa yg terjadi di dunia ini sudah atas kehendaknya dan tdk ada yg bisa merubahnya kecuali atas kehendaknya juga "Ucap Nyai Sekar.
"Mereka punya kelemahan di tanggal,Hari dan bulan,nanti saya akan datang kembali padamu saat waktu itu akan tiba."Ujar Mbah Misroh.
"Kenapa Mbah tdk bersamaku? Biasanya khodam akan terus bersama pemiliknya kemanapun dan dimanapun."ucap Anya.
"kamu benar,Saya selalu bersama kamu tapi ada waktunya juga kamu bisa melihatku,sekarang aku juga ada di Goa putih ini."Jawab Mbah Misroh.
Anya mengangguk dengan perkataan Mbah Misroh dan Ranti mengulurkan Tangan kepada Anya,Nyai Sekar memeluk Anya dengan sangat Erat sehingga membuat Anya kebingungan.
"sebenarnya Ada banyak hal yg ingin kami sampaikan kepada kamu,tapi karena waktu di duniamu sudah hampir tengah malam jadi lain kali kalau kamu punya kesempatan untuk datang ke Goa ini,saya berjanji akan menceritakan semuanya kepadamu."Lirih Nyai Sekar sambil tersenyum.
"saya senang bisa bertemu semuanya di Goa putih ini,rasanya tdk ingin kembali ke duniaku tapi saya tau bahwa saya masih punya tanggung jawab besar untuk melindungi semua orang di desa kenongo,mungkin Mbah sama Nyai bisa melihat bahwa saya sudah lelah."Jawab Anya sendu.
"Bertahanlah,nak.Jika merasa lelah kamu bisa menyebut namaku dan aku akan datang menemui kamu."Ujar Nyai Sekar.
"Seseorang yg bersama kamu sekarang masih keturunanku,nanti bawah dia kesini."Ujar Mbah Misroh.
"Siapa Mbah? Saya punya teman yg punya kemampuan sama seperti saya,Apa dia?."Tanya Anya.
"Bukan,anak itu memang sama punya kemampuan seperti kamu tapi bukan keturunanku,Dia keturunan dari daerah lain karena itulah kamu tdk bisa bersama dengannya."Jelas Mbah Misroh kepada Anya.
"saya pernah melihat khodamnya,memang saat saya melihatnya walaupun sama energi putih tapi sangat bertolak belakang,seolah khodamnya menentang keras."Jelas Anya.
"benar,Jadi kamu hanya bisa berteman dengannya tapi tdk lebih dari itu "jawab Nyai Sekar.
"apa maksud Mbah Syam?."Tanya Anya.
__ADS_1
Mbah Misroh tersenyum dan mengangguk saat Anya menyebut nama Syam.