
" kecha...." panggil Bu Firda lembut. ia menatap gadis itu penuh harapan.
" tolong bantu aku. aku harap kamu pengasuh terakhir sampai Hansen sembuh dan merubah Hansen menjadi Hansen yang dulu. aku yakin padamu. dan aku percaya pada mu " ucap Bu Firda penuh harapan
mendengar ucapan Bu Firda seperti itu. membuat kecha tersentuh. dan mengembangkan senyum.
" aku akan mengubah nya. dan aku akan menghilangkan trauma yang ia alami " tutur kecha yakin.
seketika ibu Firda berbinar. mendengar nya. dan memeluk kecha dengan erat . ia senang gadis itu menerima pekerjaan yang aneh ini...
" terima kasih banyak kecha. kau memang gadis yang baik "
kecha tersenyum. awalnya dia mau membatalkan dan menolak pekerjaan ini . karena ia pikir ini pekerjaan yang tak masuk akal namun setelah mendengar penjelasan dari Bu Firda kecha mengurangi niat nya . gadis itu tersentuh. dan gadis itu merasakan apa yang di rasakan Hansen dan kedua orang tua nya.
justru saat ini kecha bertekad mengubah hensan melupakan. segala trauma yang di alami..
( sementara di dalam kamar laki laki itu terdiam )
laki laki tampan itu sedang membuka buku kelasik di tangan nya. namun ia tak membaca. hanya membuka saja. pikiran nya sedang tidak searah dengan tubuh nya. Hansen mencengkram erat buku itu. membuat buku itu lecek karena cengkeraman Hansen yang kuat. ia juga melempar buku itu dengan kasar.
(Brack )
__ADS_1
" arrrghhh. " Hansen berteriak dan mengacak rambut nya frustasi.
" kenapa.! kenapa harus dia " teriak Hansen.
Tok ..Tok.. Tok
Hansen menatap pintu kamar nya dengan tajam dan tak berniat membuka nya.
" Hansen. ini mama. tolong buka pintu nya. " ternyata ibu Firda
Hansen membuang nafas kasar. membuang pandangannya ke arah lain
ibu Firda masuk kedalam kamar anak nya . dan duduk di samping Hansen . laki laki itu tak menatap sedikit pun ke wanita di samping nya itu. ia hanya menatap lantai kamarnya..
" mau apa kesini " tanya Hansen tanpa menoleh pada sang ibu.
" aku tau . kamu marah sama mamah. karena mamah membawa pengasuh buat kamu. tapi semua ini mama lakukan. buat kebaikan kamu sendiri. " ucap Bu Firda
laki laki dingin itu diam dan tak bergeming .
" mama sangat menghawatirkan mu Hansen. mama takut melukai dirimu se__"
__ADS_1
" itu kemauan ku sendiri " Potong Hansen tajam.
ibu Firda menghela nafas.
" Hansen. sudah 10 tahun kau bersikap seperti ini. mama mau kamu kembali seperti Hansen yang dulu. bukan Hansen yang sekarang. ' tutur Bu Firda
" dia kecha. dia gadis yang baik. aku harap dia bisa membantu mu. dan menghilangkan trauma yang kau alami. jadi tolong berikan kecha kesempatan "
Hansen menjambak rambut nya kasar. memejamkan mata nya dan membuang napas panjang.
" keluar lah dari kamar ku " titah Hansen masih nada dingin
" tapi nak- "
" aku bilang tadi apa mah ? keluar dari kamar ku " Hansen menaikkan suara nya.
ibu Firda tak bisa berbuat apa-apa lagi. dia hanya bisa nurut pada putra nya . memutuskan untuk keluar dari kamar nya. namun sebelum keluar Bu Firda mengelus pucuk kepala putranya itu. Hansen hanya diam tak menolak.
setelah ibu Firda keluar. Hansen mengacak rambutnya frustasi.
" kalian tau gak ? aku gini karena kalian . mah .pah ." teriak hansen. frustasi dan depresi...
__ADS_1