
..."wah. cucuku beruntung sekali memiliki pacar tanpan seperti kau. nak " ucap nek Warda...
......Hansen tersenyum. sambil menunduk kepalanya. sementara kecha memejamkan mata karena malu dengan ucapan nenek.......
......Hansen mengatakan pada nek Warda kecha adalah kekasih nya. karena ia tidak mungkin mengatakan yang sebenarnya. bahwa kecha adalah pengasuh nya.......
..."kecha kenapa kau tak pernah mengatakan pada Nenek bahwa kau punya pacar tampan dan baik seperti dia " celetuk nek Warda ke kecha...
..." ah. nenek di-" ...
..." ah. nenek apa kau membuat. singkong rebus? aku mencium aroma nya. bisakah aku mencoba nya "...
Hansen sengaja memotong ucapan kecha...
..." iya. nenek membuat singkong rebus. kamu mau mencoba nya " tawar nek Warda...
..." tentu saja nek " Jawab hansen cepat...
..." baik kalau gitu. nenek siapkan dulu ya " ucap nek Warda seraya berdiri...
...nek Warda segera ke dapur mengambil singkong rebus yang hansen ingin kan....
...sementara kecha. menepuk jidatnya frustasi. dan menatap hansen sinis....
..." kenapa kau kemari " tanya kecha...
__ADS_1
..." ingin menemui mu " jawab hansen santai...
..." tapi ini jauh. bagaimana kalo Bu Firda dan PK Bram mencari kamu " tutur kecha...
..." itu semua sudah di atur " ucap Hansen...
..." kamu harus segera pulang. jangan lama lama di sini "...
...kecha bangkit dari kursi nya setelah mengatakan itu. tetapi hansen segera mencekal tangan kecha. laki laki itu berdiri dan membalikkan tubuh kecha. menghadap dirinya dan .....
...( srep! )...
Hansen memeluk kecha...
..." aku merindukan mu " ucap Hansen seraya mempererat pelukannya nya...
..." aku bener bener merindukan mu kecha " ucap Hansen lagi...
" ini dia singkong rebus nya. " tapi tiba-tiba nek Warda kembali ke dapur sambiel membawa nampan berisi singkong rebus
nenek Warda berhenti saat tak sengaja melihat Hasen memeluk kecha. nek Warda mengerti dan Langsung pergi lagi ke dapur...
...sementara itu hansen melepas pelukan dari gadis itu dan menatap wajah kecha. ...
..." kenapa kau pergi " tanya hansen...
__ADS_1
kecha terdiam. dan mematung seketika.
..." kau harus segera kembali " kecha mengalihkan topik pertanyaan hansen...
..." apa kau Setega itu? aku baru sampai loh. kamu udah ngusir aku " celoteh hansen...
..." bukan seperti itu maksud ku " tutur kecha...
..." bagaimana kalau Bu Firda dan PK Bram mencari mu dan hawatir pada mu " kecha...
..." sudah ku katakan. aku sudah mengatur nya. aku datang jauh kemari ingin. menemui mu " ucap Hansen kesel...
akhirnya kecha mengalah mau bagaimana lagi? ia pun sebenarnya tak tega nyuruh hansen langsung pulang lagi ke kota. kecha tau perjalanan dari kota ke desa sangat jauh.
..." baik lah. kau boleh tinggal di sini selama 2hari. ingat Hanya 3 hari. orang tua mu pasti mencari mu " tutur kecha...
Hansen berdecak kesal.
..." kau pikir aku anak kecil apa? aku sudah dewasa " kesel hansen...
..." sudah dewasa tapi mempunyai seorang pengasuh hhemm" ledek kecha seraya terkekeh...
..." ch. ku pasti kan. sebentar lagi setatus mu bukan lagi pengasuh ku " saut hansen...
kecha terdiam. masih mencerna kata-kata hansen yang barusan dia dengar.
__ADS_1
..." sudah lah. kau istirahat dulu di kamar ini " ucap kecha...
" ini adalah kamarku. kau bisa tidur disini. karena di rumah ini cuma ada 2 kamar. biar aku tidur sama nenek " sambung kecha