
Hansen segera duduk di gerbong yang kosong. yang masih tersisa. ia bisa bernafas lega...
[ kepada para penumpang yang terhormat. kereta api menuju pedesaan. akan segera berangkat 5 menit lagi. mohon persiapan diri anda untuk perjalanan dua hari kedepan ]
terdengar suara pemberitahuan. bahwa kereta akan segera berangkat. Hansen memang earphone nya dan memiliki untuk mendengarkan musik selama dalam perjalanan..
......kereta pun berangkat menuju ke pedesaan.........
karena terlalu ramai yang naik. Hansen tak sengaja melihat wanita yang hamil beras dan tengah menggandeng tangan anak kecil. sang ibu itu sudah kehabisan gerbong tempat duduk
mereka . Ramai nya yang naik kereta hari ini hingga mereka berdiri...
Hansen yang melihat itu merasa tidak tega. apalagi sang wanita tengah hamil besar. kebetulan gerbong hansen kosong. dan hanya dirinya yang ada.karna awal nya Hansen memesan gerbong untuk dirinya saja.
Hansen menghampiri ibu hamil yang membawa anak kecil itu.
" ayo duduk di gerbong ku Bu " ajak Hansen
sang ibu terkejut mendengar nya.kemudian tersenyum setuju. Hansen mengajak ibu dan anak itu duduk di gerbong milik nya. ibu dan anak itu akhirnya duduk dengan nyaman....
__ADS_1
" terimakasih banyak ya " ucap ibu hamil
" sama sama " jawab hansen singkat
" terima kasih banyak Kaka " celoteh anak kecil yang usianya 5 tahun itu
mendengar ucapan dari bocah laki-laki itu membuat Hansen tersenyum hangat. bocah kecil itu membuat hansen teringat pada dirinya waktu kecil. Hansen mengelus rambut bocah kecil itu dengan tulus....
[ 2 hari kemudian ]
setelah 2 hari perjalanan menuju desa. akhirnya hansen tiba di desa kecha pagi hari. Hansen di antar menggunakan beca menuju desa kecha.
akhirnya hansen tiba di depan desa yang bertuliskan* ' flower village ' *desa ini adalah desa kecha pengasuh nya.....
dengan segera hansen masuk ke desa itu. saat masuk pedesaan hansen di sambut oleh. pemandangan dan pengunungan yang indah dan asri. tidak seperti di kota hanya melihat gedung tinggi pencakar langit....
saat hansen menjumpai penduduk desa. mereka menatap Hansen dengan tatapan aneh. mungkin heran dengan penampilan hansen yang berbeda dengan mereka. penampilan hansen memang menandakan pakaian orang kaya. yang datang memang dari kota....
( siapa laki laki itu )
__ADS_1
( seperti itu bukan dari desa ini deh)
( apa dia dari perkotaan )
( tampan sekali dia tidak pernah ada laki laki tampan di desa ini selain Andi. anak juragan Santoso* )
Hansen dapat mendengar warga desa membicarakan nya. saat dirinya lewat. ada yang bersifat Ramah ada juga yang tidak suka dengan orang asing datang ke desa nya..
Hansen cukup kesulitan menemukan rumah kecha. tepat nya rumah nek Warda. tetapi hansen melihat anak kecil yang sedang bermain main. langsung saja ia menghampiri anak kecil itu dan menanyakan nya.
" hey bocah " panggil hansen
anak kecil itu menoleh ke arah Hansen sambil memasang wajah bingung.
" siapa kau " celoteh bocah itu.
" aku orang Tampan " jawab hansen bangga
sang bocah yang mendengar makin kebingungan. bahkan ia menahan tawa saat hansen ngomong dengan pede nya....
__ADS_1
maaf ya reader aku dua hari kemarin gak up normal di karna kan anak anak sakit jadi ibu nya juga ikut sakit karena kurang tidur maaff ya kalo udah sembuh pasti up dobel