I Love You Pengasuh Ku

I Love You Pengasuh Ku
38


__ADS_3

di satu sisi. sebelum masuk ke gedung kosong itu. Hansen memainkan ponselnya. ternyata dirinya sedang menyala kan perekam suara. untuk menangkap dan merekam pakta dan bukti bukti. yang di ucapkan pria misterius itu. Hansen pinter ia selalu bertindak diam diam...


selain itu hansen juga menyelipkan pisau kecil di balik kemeja yang ia kenakan. untuk melindungi dirinya sendiri...


setelah semua siap. Hansen melangkah kaki nya ke dalam gedung yang tak berpenghuni itu..


saat memasuki nya. gedung itu tampak sepi. Hansen harus sangat berhati-hati. mungkin saja kali ini mereka akan menjebak dirinya...


Hansen naik ke lantai 3. ia memasuki sebuah ruangan dari gedung kosong itu. saat ia memasuki ruangan itu.... ia melihat siluet beberapa orang pria di ruangan gedung tetapi tiba-tiba saja pintu tertutup dan bahkan terkunci dari luar...


Hansen mencoba untuk tidak panik. Hansen menatap dengan Bingung kepada laki laki di depan nya itu yang memakai baju misterius...


" akhirnya kau datang....."


" lama tak bertemu. Hansen...."


Hansen menyerngit kan kening nya. wajah itu tampak tidak asing baginya..ia sangat mengenali wajah itu..


" kau..." tebak hansen


pria misterius itu mengangguk.


" benar. aku lelaki yang pernah bertemu dengan mu 13 tahun yang lalu.kau masih Inget " ucap nya seraya menghampiri Hansen

__ADS_1


" sialan. kau lagi. Mau apa lagi kau " umpat maki Hansen kesel..


pria itu tertawa kecil melihat Hansen sudah terpancing emosi.


" santai dulu. kita belum kenalan. kenalan dulu " jawab laki laki itu santai


" aku jonhsen dan kau pasti..... ah begitu lah" lelaki itu menggantung kan ucapan nya sambil tersenyum jahat.


" aku membawa mu kesini. hanya ingin mengetahui kondisi mu saja " ucap Jon seraya melipat kedua tangannya di depan dadanya


" ah. seperti nya tidak enak ngobrol sambil berdiri. duduklah. asisten ku akan mengambil kan kursi untuk mu " ucap Jon


" tidak perlu. aku tidak suka basa basi. cepet katakan apa yang ini kau katakan malam ini " sargah Hansen


" ternyata kau sudah berubah " Jon tersenyum sinis


Hansen menghela nafas berat. ia berusaha mengatur nafas meredam emosi.


" kau tau. kejadian itu tidak bisa ku lupakan dengan mudah. kejadian dimana kau memperlakukan ku 10 tahun dengan perlakuan tidak manusiawi. kau menyekap ku Berjam jam diruang tanpa udara. kau juga menyiksa fisik ku dan bukan hanya fisik ku tetapi mental ku "


ucap Hansen mengungkit masa lalu pahit yang menimpa dirinya.


" sebenarnya siapa kau ini. dan kenapa kau selalu mengganggu hidupku " sargah Hansen

__ADS_1


" siapa aku? kau bertanya siapa aku? hahaha" Jon tertawa kencang mendengar nya


Jon menghentikan tawanya dan menatap Hansen tajam. ia mendekati jarak nya dengan Hansen.


" ini yang aku inginkan. membuat dirimu tersiksa seumur hidup" ucap pamungkas Jon


Hansen kehabisan kesabaran mendengar ucapan laki laki dihadapan nya itu.


ia mengepal tangan nya...


" lalu jelas kan oadsku. siapa dirimu. dan ala tujuan mu membuat hidupku seperti ini sialan " Hansen Sudah tak bisa menahan emosi nya lagi


ia bener bener marah. orang yang sudah membuat nya trauma yang berdampak pada kehidupan nya. sekarang berada di depan nya. jonhsen lah orang nya. yang membuat Hansen trauma mental dalam kehidupan nya..


jonhsen kembali menatap Hansen sinis.


" kau tau siapa diriku. aku adalah......"


*like


kome*n


*vote

__ADS_1


hadiah


biar semangat up nya*


__ADS_2