I Love You Pengasuh Ku

I Love You Pengasuh Ku
58


__ADS_3

Hansen menatap kecha. kemudian tersenyum nakal.


..." kenapa kau tidak tidur aja bersama ku di kamar mu " goda Hansen...


Kecha membulat kan mata nya terkejut. kemudian gadis itu tak segan memukul kepala Hansen dengan geregetan..


..." dasar mesum. sudah tidur lah. hari sudah semakin malam " sargah kecha...


Hansen tertawa puas telah berhasil menggoda kecha. pipi gadis itu memerah karena malu...


...( malam hari )...


malam pun tiba. Hansen masuk kedalam kamar kecil milik kecha. laki laki itu mengamati isi kamar kecha. ini sangat jauuuuh berbeda dengan milik kecha yang ada di kota. tapi Hansen tidak mempermasalahkan tempat tinggal kecha justru hansen sangat kasian pada mereka yang harus tinggal di rumah seperti ini..


pencahayaan nya juga sangat minim. hanya di terangi satu bohlam kecil berwarna oren. seketika Hansen tersenyum masam. ternyata. kecha adalah gadis yang kuat. ia berani mengambil keputusan untuk menjadi pengasuh Hansen demi memenuhi keuangan keluarga nya.


tak lama kemudian. Hansen terlelap Karna hari ini Hansen sangat lelah. karena perjalanan sangat jauh memakan waktu dua hari di dalam kereta..


...( pagi hari pukul 6:00)...


..." bangun. Hansen. ayo bangun "...


pagi pagi sekali hansen di kejutkan dengan suara gadis membangunkan nya.


Hansen tak menggubris nya. dan kembali tidur dalam selimut nya.

__ADS_1


..." sudah pagi . ayo cepetan bangun "...


kecha terus mengguncang tubuh hansen. agar laki laki itu mau bangun ..


Hansen menggeliat tubuh nya dan menutup wajah nya memakai selimut tipis milik kecha....


..." ini masih sangat pagi nanti saja " tolak Hansen setengah tidur...


..." biasakan bangun pagi. cepat lah! kalau tidak ku siram kau pake air dingin " ancaman kecha...


dengan malas akhirnya hansen bangun. Hansen mendudukan tubuh nya sambil mata tertutup saking ngantuk nya.


..." cepetan mandi dan keluar lah. untuk membantu ku. cepet lah Hansen " geregetan kecha...


..." iya. iya. aku mandi sekarang " Hansen malas...


kecha keluar dari kamar nya. dan Hansen masih mengumpulkan nyawanya.


baru kali ini ia di bangunkan sepagi ini. biasanya para pelayan tidak ada yang berani membangun kan bahkan mengganggu tidur hansen. kecha memang berbeda...


dengan segera hansen mandi. setelah selesai hansen keluar dari rumah. untuk menghampiri kecha dan nek Warda. yang sudah menunggu di depan rumah...


" kau sudah bangun rupanya " ucap nek Warda


saat melihat hansen keluar rumah dengan penampilan rapi dan segar.

__ADS_1


" iya. selamat pagi nek " sapa hansen


nek Warda membalas dengan senyuman.


" baik lah. nenek pamit mau bekerja di ladang juragan Santoso dulu " pamit nenek ke hansen


" iya nek. nanti kalo udah selesai tugas ini aku nyusul membantu nenek " saut kecha


Hansen melihat kepergian nek Warda dengan raut wajah bingung...


" nenek masih kerja " tanya hansen


" iya. untuk makan kita sehari-hari " ucap kecha dengan senyuman masam


Hansen terdiam dan memasang wajah prihatin. di usia yang sudah tidak muda lagi. nenek Warda masih harus bekerja banting tulang untuk makan sehari-hari.


" ayo. bantu aku " ajak kecha


" untuk apa " tanya hansen


" memberi makan para ayam nenek di kandang nya " ajak kecha


" hah? memberi makan ayam di kandang nya " hansen terkejut.


" iya ayo cepet " kecha berjalan terlebih dahulu. kemudian kecha tersenyum jahil. ia ingin menjahili Hansen bagaimana hidup di pedesaan.

__ADS_1


__ADS_2