
...[1 tahun kemudian] ...
owek..
owek...
owek...
Terdengar suara bayi dalam ruangan persalinan itu. mereka yang menunggu di luar seketika bisa bernafas lega setelah menunggu selama hampir 2 setengah jam.
Sementara di ruang bersalin itu. seorang wanita cantik bernafas lega. saat buah cinta dengan suami keluar dengan selamat.
Hansen mencium wajah kecha bertubi tubi. ia memberi kekuatan dan berterima kasih kepada sang istri. karena sudah berhasil melahirkan anak anak mereka.
kecha meneteskan air mata nya. nangis bahagia. hari ini dia resmi menjadi seorang ibu. Hansen pun juga sama ia meneteskan air matanya saat mendengar tangisn kedua anak nya dari kecha.
" selamat ya pak. buk. anak anak anda lahir dengan selamat dan tidak kurang apapun " sang dokter memberi selamat
kecha lagi lagi bernafas lega.
" terima kasih banyak " tutur Hansen pada sang dokter yang berhasil menyelamatkan 3 nyawa yang ia sayangi
" bayi kalian akan saya pindah ke ruangan bayi kami akan mengantarkan pada kalian jika bayi nya sudah bersih " ucap dokter
__ADS_1
Hansen dan kecha mengangguk mengerti.
Hansen menatap sang istri yang terbaring lemah dan terus mengembangkan senyum an. Hansen menempel kening nya k kening kecha.
" kau berhasil sayang . terima kasih banyak. terima kasih banyak " Hansen tak hentinya nya berucap syukur dan berterima kasih kepada kecha
kecha berhasil melahirkan anak kembar
1 laki laki
1 perempuan
dari hasil pernikahan mereka.
dan merasakan nyeri yang luar biasa. karena melahirkan 2 anak sekaligus. tapi rasa sakit itu tak sebanding dengan rasa senang mendengar tangisan kedua anak nya bersama hansen.
selama proses persalinan Hansen tak pernah meninggalkan kecha sama sekali. laki laki itu Terus mendampingi kecha dan selalu ada Buat istrinya itu hingga anak anak mereka lahir.
setelah anak anak nya lahir juga Hansen setia berada di sisi kecha laki laki itu terus menggenggam tangan istrinya yang keringat dingin itu.
" aku mencintaimu sangat sangat mencintai mu " ucap Hansen kembali mencium kening kecha
" aku juga sama sangat sangat mencintai mu " ucap kecha tersenyum
__ADS_1
sementara di luar ruangan persalinan. Bu Firda PK Bram dan Widia menunggu keluarnya anak anak Hansen dari dalam ruangan itu. hingga tiba saatnya pintu ada dua box bayi keluar dari ruangan itu.
mata Bu Firda dan PK Bram berbinar senang ketika pertama melihat cucu cucu mereka
" ya tuhan cucu_cucuku " tutur Bu Firda bahagia saat dua box bayi di dorong oleh 2 perawat itu berhenti di depan Bu Firda
" mereka berdua sangat imut " timpal pak Bram senang
" astaga. lucu dan imut sekali calon tuan muda dan nona muda ku " celetuk Widi gemes
" kami akan membewa mereka keruangan bayi sekarang ya " ucap prawat itu
mereka mengagguk.
Bu Firda dan PK Bram Sangat bahagia dengan lahirnya cucu cucu mereka.
" sus. tolong cucu cucu ku jangan sampai tertukar sama yang lain mereka sangat cantik dan tampan " ucap PK Bram tiba tiba
semua yang mendengar nya ikut tertawa.
" tenang saja bapak kedua cucu BPK gak bakal tertukar " ucap prawat
hidup keluarga Leonardo sangat lengkap dengan bertambahnya cucu cucu mereka dan anak dari Hansen dan kecha.
__ADS_1