I Love You Pengasuh Ku

I Love You Pengasuh Ku
22


__ADS_3

" kau mempunyai Hoodie berwarna hitam " tanya kecha


" punya " saut Hansen cepet tanpa berpikir panjang


" kalau begitu. kau pasti orang nya " tuding kecha


" apa maksudmu ". bingung Hansen


" kau . si laki-laki misterius itu kan? laki laki misterius berhoodie hitam yang menyelamatkan aku dari 4 preman waktu aku pertama kali di kota " ucap kecha yakin


sebenarnya . kecha belum tau yakin siapa orang misterius yang berhoodie hitam yang menolong nya waktu itu. tapi insting kecha dan bukti bukti mengarah ke Hansen.


Hansen menoleh kearah kecha. dan menyilakan tangan nya di dada.


" bukan aku " saut Hansen santai


kecha terkejut mendengar nya.


" benarkah? kau tidak berbohong kan " tuding kecha tak percaya


Hansen menyahut ucapan kecha dengan berdehem sekilas.


" padahal Hoodie mu. sama persis dengan Hoodie pria itu " tutur kecha bingung sendiri.


" yang memiliki Hoodie itu. di dunia ini banyak . bukan hanya aku " saut Hansen


" tapi. wajahmu mirip dengan laki laki itu " ucap kecha masih tak percaya

__ADS_1


" tidak aku lebih tampan. lagipula. untuk apa aku menyelamatkan gadis desa seperti mu " tutur Hansen dengan santai nya


kecha berdecak memandang Hansen.


" ch. dasar kau " cloteh kecha kesal


kecha memalingkan wajahnya kearah lain. kecha males melihat wajah majikannya itu.


melihat kecha sedang merajuk. karena ucapannya itu. membuat Hansen ketawa kecil.


Tentu saja Hansen berbohong. laki laki misterius yang berhoodie hitam . yang di maksud kecha memang bener dirinya. hanya saja Hansen pengen ngeledek kecha. lagi pula


Hansen juga tidak ingin kecha tau.bahwa ia yang menolong kecha dari preman malam itu.


" kau tidak mau pulang kampung " tanya Hansen agar membuat gadis itu berhenti merajuk


" tidak mau " saut kecha ketus


" tidak mau. aku males bicara sama kamu. sudah lah. aku ingin masuk kedalam.ka Widi membutuhkan bantuan ku " saut kecha tanpa menoleh ke hansen dan bergegas pergi


'" dia pan pulang kampung kemarin " ucap Hansen


seketika kecha menghentikan langkahnya dan menepuk jidatnya sendiri.


( bodoh kenapa kau bisa lupa. kemarin jam Widi pulang kampung ) batin kecha


" a-anu aku di suruh pak Dito membantu nya "

__ADS_1


ucap kecha masih berusaha mencari alasan


" pak Dito? dia penjaga rumah ? mau bantuin apa ? bantu menjaga pos scurity " ledek Hansen


seketika kecha membulat kan mata nya dan menelan seliva kasar.


" kau tidak pandai berbohong " ucap Hansen


" bukan! bukan itu maksud. maksud ku anu...eum.. membantu pak Dito menyiram tanaman " kecha masih tak kehabisan akal dan terus mencari alasan


" sudah.. yah..dah " setelah nya kecha langsung kabur dari hadapan Hansen


Hansen menggeleng melihat tingkah polos pengasuh nya itu.


" gadis yang aneh " gumam Hansen


menjelang sore


kecha menuju kamar hansen dan membawa alat pembersih. sore ini tugas nya untuk membersihkan kamar majikan nya itu .


( tok! tok! tok! )


kecha mengetuk pintu kamar Hansen. tetapi. tidak ada sahutan dari dalam.


" tuan muda? kau di dalam ? panggil kecha dan masih tak ada jawaban di dalam.


" tuan muda. aku ingin membersihkan kamar mu. yuuuhuuu " lagi lagi masih tida ada yang menyahut

__ADS_1


karena geregetan dan penasaran. kecha mendekati pintu kamar Hansen. ia mencoba memutar kenop pintu kamar sang majikan. dan terbuka..


" tidak di kunci. di kamar mandi tida ada? kemana tuan muda " kenapa tuan muda bikin hawatir aja.


__ADS_2