
kecha melihat punggung majikan semakin menjauh sambil menatap bingung.
Hansen tiba di kamar nya. Lelaki itu langsung memikirkan sesuatu untuk memberi pengasuh itu hukum an. karena sudah berani meninggalkan dirinya...
ia terus berpikir dan mencari ide hukuman apa yang cocok dan yang harus di berikan pada kecha.
tak membutuhkan waktu lama untuk berpikir. Hansen langsung mendapat ide yang bagus yang akan ia gunakan untuk mengerjai kecha...
Hansen tersenyum jahil dengan apa yang di rencanakan...
" kau akan menerima pembalasan nya hahaha" Hansen tersenyum puas
rencana nya adalah. Hansen akan menumpahkan bedak ke lantai kamar yang akan di lewati kecha. tepat di depan pintu kamar Hansen. jadi. ketika kecha panik dan berlari karena Hansen membutuhkan bantuan dan saat itu lah kecha terpleset karena serbuk bedak yang Hansen tabur di depan pintu kamar Hansen...
" aku akan memulai rencananya " ucap Hansen tak sabar
Hansen segera mengambil ponsel. kemudian menghubungi kecha untuk memperlancar aksi jahil nya kepada sang pengasuh nya...
(tututut)
" hallo tuan muda. ada apa menelpon ku " tanya kecha d balik telpon
" aku membutuhkan bantuan mu kecha " dengan suara di buat sepanik mungkin
" bantuan kenapa tidak menemui ku langsung. "
" tidak bisa ini darurat. kau harus membantu ku. kau kecepatan ke kamar ku " ucap Hansen pura pura
" kau kenapa hey. apa kau sakit " tanya kecha
Hansen berdecak kesal
(" Ais. bawel sekali gadis ini. langsung kekamar aja gak bisa memangnya " ) batin Hansen
" tidak. tidak. cepat lah kekamar ku "
(tuuuuut)
Hansen mematikan telpon nya segera. setelah itu ia tersenyum puas. rencana nya harus berhasil.
__ADS_1
sekarang Hansen hanya menunggu gadis itu sampai kekamar nya. Hansen yakin gadis itu akan segera datang ke kamar nya....
( dug. dug )
gadis itu datang. Hansen mendengar langkah kaki kecha yang terburu buru menghampiri nya.
" tuan muda aku datang " kecha menghampiri
( kcrek )
kecha membuka kenop pintu kamar Hansen sambil berlari...
1....
2....
3...
dan...
( gubrak)
sesuai rencana kecha jatuh kelantai karena terpleset. oleh serbuk bedak yang licin ini.. pakai an gadis itu seketika berubah menjadi putih. karena terkena serbuk bedak...
karena masih Bingung apa yang sedang terjadi.kecha menoleh ke arah Hansen yang menatapku dengan senang. dan puas...
" tuan muda. kau baik baik saja " tanya kecha masih panik
Hansen ngangguk
" aku baik baik saja " jawab Hansen santai
" lalu tadi kenapa kau " ucap Kecah
" aku bohong. aku hanya ingin mengerjai mu " tutur Hansen senang
" lihat lah. aku berhasil kan " ucap hasnen tertawa puas
seketika kecha tersadar. ternyata dia sedang di kerjain sama sang majikan.
__ADS_1
" ish. menyebalkan " Umpat kecha kesel
Hansen tertawa puas melihat kecha dipenuhi dengan serbuk bedak.
karena kesal. kecha. melepaskan sebelah sendal dan menimpuk Hansen dengan sebelah sendal itu.
" rasakan itu pembalasan dari ku" umpat kecha
setelah itu. kecha berdiri dan langsung keluar dari kamar Hansen.
" Hay. kau berani sekali kau menimpuk ku dengan sendal mu . awas aja kau " ucap Hansen kesal
Hansen seketika tertawa terbahak-bahak tetapi tiba tiba ponsel nya berdering. ada seseorang yang menelpon.
dengan ragu Hansen mengangkat telpon dari no yg tidak di kenal.
" halo " ucap Hansen
" hey. apa kabar? kau sudah dewasa ternyata " ucap orang di sebrang telpon sana
" siapa kau " tanya Hansen
" kau tidak mungkin melupakan aku. aku adalah.... orang yang kau temui 13 tahun yang lalu "
Hansen menjatuhkan ponsel nya karena terkejut....
mohon maaf hari ini cuma bisa up 2 masih banyak urusan di dunia nyata
minta dukungan
like
komen
vote
hadiah
biar semangat buat up nya
__ADS_1