
melihat Hansen menangis. membuat Bu Firda ikut bersedih dan menangis. ia tak bisa melihat putranya itu menangis....
" maafkan. mama papa. Hansen " tutur pk Bram merasa bersalah. Bu Firda tidak bisa berkata apa-apa lagi. ia sudah kalut dalam k kesedihan dan tangisan...
karena tidak tahan. Bu Firda memeluk tubuh Hansen. kali ini lelaki itu tidak menolak. ia masih menangis tidak percaya ...
" maafkan mama Hansen. bukan mama tidak mau memberi tahu dari awal. Hanya saja kami takut kehilanganmu jika kau mengetahui kebenaran nya. " tutur Bu Firda
" dimana orang tua kandung ku " tanya Hansen
" mama akan cerita semua nya. mama dan papa mengadopsi mu. di pantai asuhan saat kau masih bayi. pihak panti asuhan bilang ibu mu meninggal dunia saat melahirkan mu. " pak Bram menjelaskan
Hansen memejamkan mata ternyata bener. cerita yang di ucapkan jonshen tentang orang tua dan dirinya...
" mama tidak bisa hamil dan punya keturunan setelah mama menikah 5 tahun lama nya. rahim mama di angkot Karna suatu penyakit yang menyebabkan mama tidak bisa memiliki keturunan . papa dan mama merasa kesepian. tidak lengkap tanpa ada nya seorang anak. akhirnya kami memutuskan untuk mengadopsi anak di panti asuhan. dan itu kau " jelas Bu Firda
Hansen masih setia mendengarkan kan ...
" setelah memiliki dirimu. hidup mama papa lengkap dan bahagia " ucap Bu Firda
Hansen menyeka air matanya. dan berbicara.
" tapi. apa kalian tau . anak yang kalian adopsi itu memiliki seorang kakak. kenapa tidak mengadopsi nya juga. " sindir Hansen
__ADS_1
Bu Firda dan PK Bram saling pandang. mereka sangat terkejut mendengar nya.
" bener kah. tapi sang pemilik panti bilang kau anak tunggal. tidak memiliki saudara. kami tidak tau kau memiliki seorang kakak.jika kami tau kami akan adopsi kedua nya " tutur pak Bram
" karena itu hidup ku hancur "tutur Hansen
" apa kau bertemu dengan kakak mu " tanya Bu Firda
" hari ini aku sangat lelah " Hansen tak menggubris pertanyaan Bu Firda
Hansen bangkit dari kursi dan menunduk sejenak.
" terima kasih atas penjelasan jujur nya. sekarang aku tau. siapa diriku " ucap Hansen
" ku mohon jangan pernah tinggalkan mama papa. Hansen. kami menyayangi mu. kami menyayangimu seperti anak kandung kami sendiri " ucap Bu Firda sambil menggenggam tangan Hansen
" ku mohon...." pinta Bu Firda
Hansen menyingkirkan tangan Bu Firda dengan lembut. kemudian Hansen masuk ke dalam kamar nya...
sementara pak Bram memeluk sang istri guna menenangkan nya ...
" aku tidak mau kehilangan Hansen. hiks...hiks. ..hiks " tangis Bu Firda pecah
__ADS_1
" aku juga tidak mau. Hansen tidak akan kemana mana. kita menyayangi nya. dia juga menyayangi kita. dia tidak akan pergi " Tutur pak Bram
Hansen masuk ke dalam kamar nya dan mengunci pintu nya. Hansen kembali menangis ia mengacak rambut nya frustasi.
[aaaargh] teriak Hansen
Hansen sungguh tidak menyangka. ia sangat terkejut.kenapa hidup nya sekarang ini?
Hansen sangat sedih mengetahui kebenaran yang sesungguhnya. keluarga dan dirinya. kenapa ini sangat rumit...
ia tidak tau siapa yang harus di salahkan di sini. ternyata rahasia besar dirinya di sembunyikan oleh orang tua nya terbongkar juga....
like
komen
vote
favorit
hadiah
biar semangat up nya
__ADS_1