
" hei. kamu ini. bisa bisanya kamu menuduh aku seperti itu. walau aku ini dari desa. tapi aku punya sopan santun tau. tidak mungkin aku mengambil milik orang lain " teriak kecha penuh emosi
Hansen masih diem sambil menatap gadis itu. yang sedang marah di hadapan nya. itu.
" Hem. begitu . ya " saut Hansen santai
" rapikan vase itu. sebelum mama ku melihat nya "
setelah mengucapkan itu. Hansen pergi begitu saja dari hadapan kecha.
" hei .. hei ... tunggu " kecha mencekal tangan Hans sebelum laki laki itu pergi
Hans menatap kecha tak mengerti.
" tolong jangan beritahu Bu Farida. ya aku janji . akan mengganti dengan gaji pertama ku. " kecha memohon pada Hansen dengan wajah memelas
" apakah dapat di percaya " tanya Hans memastikan
gadis itu mengangguk bak anak kecil.
" sungguh. ucapan ku dapat di percaya. jadi tolong aku " kecha masih memohon kepada tuan muda nya itu
tak menghiraukan gadis itu Hans melanjutkan langkahnya kedalam kamar. kecha menatap punggung Han dengan tatapan lesu dan takut
" adegan harus bagaimana ini. apa yang harus aku lakukan " tutur nya gelagapan sambil bingung
di balik tembok Han masih mengintip gadis itu. Han tersenyum melihat tingkah pengasuh nya itu...
__ADS_1
" dasar gadis bodoh "
menjelang Sore
" tidak mungkin "
" ini sangat tidak mungkin "
" tidaaaaaak"
" arghhh.."
( prentang )
cermin yang semula tenang di tonjok dengan sekuat tenaga. menimbulkan beberapa bagian yang pecah. frustasi kembali menghampiri nya.
" tida ada gunanya lagi. lebih baik akhir saja semua ini "
seorang gadis berlari saat mendapati kabar buruk.ia baru saja pulang dari pasar. lalu mendapat kabar yang mengejutkan.
" cepet kecha " Widia ngajak kecha dengan panik
bukan hanya Widia beberapa maid dan petugas keamanan juga menuju kamar tuan muda nya itu. suasana nya menjadi menegangkan.
" ada apa ka " yang belum mengerti situasi dan kejadian seperti ini .
" tuan muda Hansen. dia berulah lagi " ucap Widia dengan wajah hawatir
__ADS_1
kecha yang mengerti maksud Widia dia panik langsung lari ke lantai dua. untuk menemui tuan mudanya itu
sesampainya di lantai dua tepat di depan pintu kamar tuan muda.
" aku mendengar. serpihan kaca di kamar tuan muda. saat aku melewati kamar nya. itu sejak 3 jam yang lalu . sampai sekarang tidak ada tanda tanda tuan muda baik baik aja sekarang" ucap Siska
" kalo gitu kita harus cepat " ucap kecha panik
gadis itu berusaha membuka pintu kamar tapi nihil pintu nya di kunci.
" terkunci " tutur kecha panik
" kami akan dobrak pintu nya " kata petugas keamanan di rumah ini
kedua petugas itu udah siap mendobrak pintu kamar milik tuan muda yang terkunci.
( BRACK )
pinta terbuka. kecha paling pertama masuk kedalam kamar milik majikannya itu. kamar nampak kosong tida ada siapa di dalamnya.
" astaga Dimana tuan muda " ucap Widia panik
kecha melihat keseluruhan ruangan ini. mulai dari jendela siapa tau tuan muda loncat ke bawah. sampai akhirnya kecha menoleh ke arah kamar mandi. dengan segera kecha membuka pintu kamar mandi namun pintu nya di kunci..
" pak tolong dobrak pintu kamar mandi nya " pinta kecha lagi
bodo amat pintu kamar majikan nya rusak yang penting adalah keselamatan Hansen
__ADS_1
kecha masuk ke dalam kamar mandi. betapa terkejutnya melihat ini di kamar mandi tersebut. banyak pecahan kaca berserakan di dalam kamar mandi ..
lebih terkejut lagi saat ia melihat.....