
[ hay Hay Hay aku hari ini udah up 4 kali ya buat menu yang 2 hari kebelakang nanti siang aku masih sibuk dengan urusan di dunia nyata yang super super melelahkan ]
awalnya bu Firda sempat mencurigai kecha. karena kecha memiliki gelang milik adiknya. selain itu wajah kecha mengingatkan Bu firda pada adiknya
Bu Firda melepaskan pelukan kecha. ia menatap kecha menagis bahagia. akhirnya ia menemukan keturunan terakhir Keluarga nya.
" aku memang punya pirasat padamu. kecha. disaat aku melihat kau menggunakan gelang putih bertuliskan nama'natasya' aku jadi teringat pada adikku. gelang itu adalah gelang kesayangan nya " ucap Bu Firda setelah tenang
" gelang ini memang pemberian dari ibu ku tapi dimana keberadaan ibu ku sekarang " tanya kecha
yang paling penting dalam hidup nya sekarang. mencari info dimana keberadaan ibu nya sekarang
seketika Bu Firda terdiam. ia kembali menangis Bu Firda tak sanggup memberi tahu kebenaran nya
melihat Bu Firda menangis membuat kecha khawatir. ada apa dengan ibu kandung nya sebenarnya?
" ada apa? kemana ibu ku ? beritahu aku mohon...ku mohon.. " mohon kecha
" maafkan aku kecha....tapi ibumu....dia sudah meninggal dunia "
( **deg! )
__ADS_1
seperti tersambar petir dan tertusuk pisau tajam**. rasanya kecha ingin mati saja. tolong siapa pun. tolong hapus pendengaran kecha.
kecha kembali menangis ia lemes dan tak kuasa mendengar nya dan langsung terduduk di lantai. tangis kecha semakin menjadi...
" ini tidak mungkin " lirih kecha di sela tangisan nya
" maafkan aku. karena aku tak ada di sisinya saat dia membutuhkan teman di sisinya"
"Natasya mengalami depresi karena hamil di luar nikah. ia membatalkan pernikahan dengan tunangan nya ia merasa bersalah pada dirimu karena meninggalkan darah daging nya pada orang lain. akhirnya Natasya depresi dan gangguan jiwa" Bu Firda menceritakan akhir hidup ibu kandung kecha
kecha mendengar nya pun semakin menangis. bahkan Hansen dan nek Warda mendengar nya juga ikut terkejut.
" 3 tahun setelah melahirkan mu. Natasya bunuh diri. karena sudah tidak sanggup lagi" Bu Firda tak kuasa menahan tangisnya saat menceritakan mendiang adik nya
" itu tidak mungkin..."
" ibu hik..hik...hik..."
apa salah kecha? hidup nya seperti ini? disaat telah menemukan ibu kandung nya. tapi malah di kejutkan bahwa ibu kandung nya telah tiada.
sungguh hidup kecha sangat memprihatikan.
__ADS_1
Bu Firda mengatakan bahwa sebelum ibu kecha meninggal ia membuat surat yang isi nya
( kau harus bahagia. jangan seperti ibu mu ini. kau harus melanjutkan hidup mu dengan bahagia. nak. maafkan ibu karena gak bisa jadi ibu terbaik buat dirimu.ibu menyayangi mu )
[ tempat peristirahatan terakhir Natasya adysoona ]
gadis itu memeluk batu nisan sambil nangis tersedu sedu. ini adalah makam ibu kandung kecha.natasya adysoona.
kecha menabur bunga mawar di atas rumput hijau tanah pemakaman sang ibu. kecha menaruh buket bunga dan meletakkan di atas makam nya.
" ini aku Bu...." lirih kecha
" putri mu.." kecha sekuat tenaga Manahan diri nya untuk tidak menangis
" aku sudah besar. aku sudah dewasa' sekarang"
tetap saja tidak bisa ditahan kecha menangis kembali
" sesuai keinginan mu. aku akan selalu jadi anak yang bahagia. meskipun aku tidak pernah melihat wajah mu. percaya lah. aku sangat mencintaimu dan menyayangi mu. terima kasih telah mengijinkan aku lahir keduniaan ini. "
kecha berusaha tersenyum meski hati nya sangat sedih. ia mengelus lembut batu nisan ibu nya
__ADS_1
" kau ibu terbaik bagi ku. beristirahat lah dengan tenang aku menyayangimu "
setelah mengatakan itu kecha menagis dengan hebat nya. rasanya sakit sekali hati seperti terbelah menjadi dua saat itu juga.