
" astaga! taun muda " teriak kecha panik
Gadis itu berlari ke arah tuan muda.yang saat ini tak sadarkan diri. didalam bethub kaca tertutup yang terisi penuh air. Hansen menenggelamkan tubuh nya dalam bethub yang penuh dengan air.
gadis itu berusaha membuka pintu bathub air dalam bathub itu tercampur dengan darah dari hansen.
( sreck )
akhirnya pintu bethub terbuka. semua air yang mengisi bethub.
gadis itu menarik tubuh Hansen yang terkulai lemah. dengan wajah nya pucat
ia menaruh kepalanya Hansen di pahanya. menangkup wajah sang majikan. entah kenapa melihat Hansen seperti itu membuat kecha tanpa sadar menangis.
" bodoh! apa yang kau lakukan " umpat kecha kesel di sela tangisnya
Hansen masih setengah sadar. ia dapat melihat wajah pengasuh nya . dihadapan nya yang sedang menangis. karena dirinya itu. hidung Hansen seketika mimisan..
" kenapa...kau... menyelamatkan ku " ucap Hansen terbata bata
setelah mengatakan itu mata Hansen terpejam dan tak sadarkan diri
" tuan muda. tuan muda bangun lah . ku mohon bertahan lah " kecha menangis seraya memeluk tubuh Hansen yang mendingin itu
" kau harus bertahan. ku mohon bertahan lah "
__ADS_1
[unit gawat darurat ]
lampu UGD berwarna merah. menandakan bahwa pasien dengan keadaan kritis. dan membutuhkan pertolongan.
ranjang rumah sakit di dorong oleh beberapa perawatan medis.
" tunggu di sini ka. kami akan menangani pasien " kata dokter
gadis itu tak berkutik. dan hanya bisa berdoa menunggu kabar keadaan laki laki itu.
tak ada hentinya mencemaskan. keselamatan sang majikan yang kini tengah di tangani sama tim medis.
" ini salah ku. ini salahku. " terus berucap itu.
seharusnya aku ada di samping nya menjAga dan menemaninya. aku sudah lalai dalam pekerjaan ini. gumam dalam hati
" ku mohon bertahan lah " kecha mengintip di jendela UGD. terus memperhatikan tubuh malang hansen. yang penuh dengan beberapa alat medis
sungguh meski majikan menyebalkan. tapi melihat kondisi seperti ini. membuat hati kecha Ter iris dan tak taga.
" maafin aku " tutur gadis itu menangis
kembali
[ 2 jam kemudian ]
__ADS_1
gadis itu. masih menunggu di depan ruang UGD. tak meninggalkan tempat itu meski sebentar. dia tak tenang jika kondisi Hansen belum dikatakan baik.
seketika lampu UGD berwarna hijau. menandakan keadaan pasien baik baik saja.
kecha bernafas lega. dan langsung menghampiri dokter itu dan menanyakan keadaan majikannya.
" bagaimana keadaan dia dok " tanya kecha gelisah
" apa kau keluarga atau kerabat pasien " tanya dokter itu
" mmm. saya sepupunya " jawab nya lagi tanpa pikir panjang
" baik. begini. kondisi Hansen belum bisa dikatakan baik. kondisi nya belum stabil . paru paru terendah begitu banyak air. membuat sesak nafas dan kehabisan oksigen . dan satu lagi Hansen adalah pasien saya. ini bukan pertama kalinya Hansen mengalami seperti ini.membahayakan dan melukai diri sendiri"
kecha terkejut mendengar nya. ternyata memang bener suka melukai diri sendiri. bahkan berniat ingin mengakhiri hidupnya.
" kondisi nya sekarang sudah setabil dan saya memberi obat tidur. biar cepet pemulihan nya . tunggu dia sadar dan bangun saja ya "
" baik dokter terima kasih banyak "
dokter yang di ketahui namanya itu Sandy tersenyum kearah kecha. kemudian menepuk bahu kecha..
" jaga sepupunya dengan benar ya "
setelah mengucapkan itu. dokter Sendy pergi dari hadapan kecha.
__ADS_1
ini harus nya buat up hari besok berhubungan besok ada kunjungan ke rumah ibu dan kependudukan buat bikin surat surat jadi takut gak keburu