
" Kecha " panggil hansen
" Hemm " jawab kecha malas'
Hansen menghela nafas sejenak.
" Kembali. kembali bersama ku " pinta Hansen
Kecha menatap Hansen dan gadis itu tak menjawab. kecha memasang wajah masam.
" Maafkan aku " tutur kecha
" Aku.... "
" Tidak akan kembali "
" deg deg deg "
Seperti ada sesuatu yang pecah di dalam hati Hansen. saat kecha mengatakan hal itu.
Ada apa ? kenapa kecha ?
Hansen menatap kearah Gadis itu. Hansen belum percaya pada ucapan gadis itu yang barusan dikatakan padanya.
Kecha bener bener membuat hansen di buat tidak mengerti.
sebenarnya apa penyebab kecha bicara seperti itu?
" Apa maksudnya? apa yang kau katakan " tanya hansen tak mengerti
Kecha menunduk. ia menghembuskan kan. kemudian menatap Hansen dengan tatapan bersalah.
__ADS_1
" Aku tidak akan kembali menjadi pengasuh ku maafkan aku...." lirih kecha
Seketika Hansen terdiam dan detik kemudian tertawa sumbang.
" Hahaha. apa yang kau bicarakan itu kecha? lelucon apa yang sedang kau bicarakan " hansen masih tertawa
Dari raut wajah laki laki itu terkejut. tapi sebisa mungkin Hansen menutupi nya.
Kecha menatap hansen.
" Hansen..." panggil kecha
Hansen tidak mendengar kan ucapan kecha. dia masih terus mentertawakan perkataan kecha
" Hansen dengan kan aku " mohon kecha
" Lelocon mu lucu kecha. Hahaha. tapi ini bukan saat nya untuk lelucon hahaha " Hansen masih tertawa
Kecha yang sudah kehabisan kesabaran akhirnya tak tahan lagi dengan Hansen yang terus mentertawakan.
" Apa lagi? kau menyebut nama ku ? gak dengan embel embel ' tuan muda ' yang biasa kau ucapkan padaku kecha hahaha " Hansen menganggap bahwa kecha sedang lelucon padanya
" Aku serius. tolonglah! " sargah kecha kesel
Seketika Hansen langsung terdiam dan Langsung memasang wajah datar. dan menatap kecha.
" Jadi kau serius? " tanya hansen datar
Kecha menunduk kan kepalanya bersalah.
" Maafkan aku. aku bener bener gak bisa kembali jadi pengasuh mu lagi " kecha
__ADS_1
Hansen berdecak sinis menatap kecha.
" ch. dasar pembohong " umpat Hansen
Kecha mengangkat kepalanya. dan menatap Hansen dengan tatapan bingung.
" Apa yang kau katakan? mengapa kau bicara seperti itu " tanya kecha bingung
" Kau sudah berbohong kepada ku kecha. kau bilang kau tidak akan pernah meninggalkan ku dan kau akan selalu ada di samping ku. nyata nya apa " sargah Hansen
Kecha terdiam beberapa saat
" Karena aku..... "
" Telah menyelesaikan tugas ku menjadi pengasuh mu " ucap kecha
Kini Hansen yang terdiam. mencerna kata-kata kecha. hingga akhirnya Hansen teringat kata kata kecha yang pernah di ucapkan padaku.
[ *aku tidak akan pernah meninggalkan mu kalau tugas ku belum selesai. dan aku berjanji akan pergi jika aku menyelesaikan tugas ku sebagai pengasuh mu ] ..
Ya* Hansen inget. kecha pernah mengatakan itu sebelum nya pada Hansen. tetapi percayalah Hansen gak mau kehilangan kecha.
Hansen menggeleng kepala nya
" Tidak. kau tidak boleh meninggalkan ku " cegah Hansen
Kecha kembali menatap Hansen. gadis itu menangis.karna Hansen mencegah nya pergi.
"Tugas ku sudah selesai Hansen " ucap kecha lirih gadis itu mulai menangis
" Aku telah berhasil melakukan tugas ku itu dengan baik. aku telah membuat mu berubah. aku telah menghilangkan trauma masa kecil mu. aku telah membuat mu kembali menyayangi orang tua mu. dan aku telah membantu menyelesaikan teka teki hidup mu " kecha menangis ia tak tahan lagi
__ADS_1
Sejujurnya kecha juga tidak ingin meninggalkan Hansen. tapi mau gimana lagi. perjanjian awal mereka seperti itu
maafkan aku baru up baru selesai temu wali mahasiswa baru atau lebih tepatnya nya rapat mahasiswa. aku mengganti mama ngehadirin itu buat adik ku maaf ya