I Love You Pengasuh Ku

I Love You Pengasuh Ku
31


__ADS_3

Hansen Paling tidak bisa melihat seorang perempuan menangis. dibalik sikap dingin dan kejam nya Hansen. laki laki itu memiliki sisi lain yang tersembunyi. percaya lah. diri Hanse yang sekarang bukan diri Hansen yang sebenarnya...


setelah sampai di rumah. Hansen langsung masuk ke dalam kamar nya. ia mengunci pintu kamar nya. kemudian Hansen berniat ngambil obat penenang. yang biasa buat menenangkan dirinya jika sedang banyak pikiran.


seketika Hansen teringat pada satu hal..


[ mau sampai kapan kau begini. lawanlah egomu sendiri. aku tidak bisa selalu ada di samping mu ]


Hansen mengepal kuat botol yang berisi Obat penenang itu. kemudian ia membanting dengan kesal..


botol kaca berisi obat penenang itu pecah dan hancur.. Hansen mengatur nafas Nya yang kini sedang emosi. ia bukan emosi pada kecha atau siapapun. Hansen kesal pada dirinya sendiri...


ia duduk di tepi ranjang. Hansen memejamkan mata sejenak. untuk mengatur emosi nya sejenak. Hansen kembali menyalakan diri sendiri dengan apa yang di alami nya selama ini..


jujur saja dia bener bener benci pada dirinya. kenapa dia gak bisa melupakan kejadian sial yang terjadi 13tahun yang lalu.. Hansen terlalu takut ia terlalu lemah untuk menjadi kuat..


seketika Kejadian 13tahun yang lalu terngiang ngiang di kepalanya. Hansen menutup mata nya kemudian memegang kepalanya..


" arghhh "


Hansen berteriak kejadian itu. Masih aja mengganggu pikirannya. dan selalu terbayang oleh nya.


laki laki itu memilih keluar kamar nya. Hansen menuju roftoop rumahnya. Hansen menuju dinding pembatas roftoop rumahnya. ia menghirup udara malam dan menghembuskan. ia menatap ke arah depan. tepat memandang Indah nya pemandangan perkotaan pada malam hari...

__ADS_1


ia kembali mengingat peristiwa malang itu yang menyebabkan dirinya terluka dan trauma sampai sekarang..


[ 13 tahun yang lalu ]


" ***seharusnya bukan dirimu tapi aku " umpat bocah 15 tahun itu


seorang bocah yang berusia 10 tahun itu hanya diam sambil menangis. saat dirinya dicaci maki seperti itu.


" kamu emang bocah sialan* tak** "


***bocah berusia 15 tahun itu memukul kepala bocah 13 tahun itu sang bocah itu kembali menangis..


" jika bukan dirimu yang di ambil waktu itu oleh mereka. aku pasti sudah bahagia " ucap nya lagi


" tapi .. apa salahku...? hiks..." bocah lelaki usia 10 tahun itu masih menangis


" kesalahanmu banyak. kau penghalang kebahagiaan ku sejak lahir " celetuk nya


" aku tidak akan membiarkan mu hidup bahagia dengan harta dan kemewahan di atas penderita an ku ": ucap nya


remaja itu langsung memukuli bocah tak bersalah. bersama kedua temannya. sang bocah hanya sendiri hanya terdiam menahan sakit dan menangis'


" mamaaaah*** "

__ADS_1


[ Hansen tersadar ]


Hansen Meringis memegang kepala nya yang pusing saat ia mengingat kejadian kelam itu ...


sejujurnya ia tak mengenal. siapa orang yang mempunyai dendam kepada nya. Hansen juga tidak mengerti dengan apa yang laki laki itu katakan..padanya dulu..


yang Hansen Ingat. hanya lah laki laki itu selalu mengatakan ...


[ harusnya aku buka dirimu ]


hanya itu yang ia ketahui. itupun Hansen tida tau maksudnya dari ucapan itu apa..


Hansen selalu menanyakan hal itu kepada kedua orang tua nya. tetapi mereka berdua selalu menutupi nya dari Hansen....


🌲🌲🌲🌲


like


komen


vote


hadiah

__ADS_1


biar semangat up nya


__ADS_2