I Love You Pengasuh Ku

I Love You Pengasuh Ku
16


__ADS_3

gadis itu langsung masuk kedalam ruangan UGD untuk mengetahui kondisi terkini majikan nya.


baru saja masuk ke ruangan UGD perawat udah membawa keranjang Hansen keluar.


" mau di bawa kemana pasien nya " tanya kecha


" pasien akan kami pindah kan. keruangan VIP husus. tenang aja nona " ucap suster itu


kecha mengikuti dari belakang. hingga akhirnya mereka sampai di ruang VIP untuk Hansen. ruangan itu besar dan luas.


setelah perawat itu keluar dari kamar VIP milik Hansen. kecha mendekati Hansen yang saat ini sedang berbaring lemah. di atas ranjang rumah sakit dengan beberapa Alat medis menempel di tubuh nya.


kecha duduk di samping ranjang laki laki itu. gadis itu memperlihatkan sebuah perban di bagian tangan Hansen. tepat pada pergelangan tangan nya. kecha yakin. Hansen telah melukai pergelangan tangan nya. menggunakan serpihan kaca di kamar mandi. ke ha bergidik ngeri sekaligus ngilu.


" maaf kan aku . karena belum benar menjaga mu " tutur kecha lembut. ia mengelus tangan hansen lembut


( ada apa ini. kenapa perasaan ku aneh. saat melihat dia berbaring lemas seperti ini ) kecha bertanya kepada diri sendiri


kecha Sangat menghawatirkan Hansen. bagaimana ngomong ke ibu Firda nanti. tapi bagaimana pun ibu Firda harus tahu . karena Hansen adalah anak nya.


selang beberapa saat. tangan Hansen mulai bergerak. refleks kecha terkejut. Hansen membuka mata perlahan dan dia sudah sadar sepenuhnya.


" aa. kau sudah sadar? aku panggil dokter dulu "


baru saja kecha ingin memanggil dokter tangan nya udah di cekal duluan sama Hansen


" jangan " lirih Hansen

__ADS_1


" kenapa ? kau harus di periksa dokter kar-"


" kubilang jangan " potong Hansen nada suara nya terdengar sangat lesu


akhirnya kecha menurut dan gak jadi memanggil dokter. kecha kembali duduk.


" kenapa aku disini " tanya Hansen. dia melihat sekeliling ruangan


" kau tidak sadarkan diri " saut kecha


Hansen terdiam. tidak menyahut perkataan kecha. begitu pun gadis itu. hanya ada keheningan diantara mereka beberapa saat.


" apa yang kau lakukan hah ? apa kau sudah tak ingin hidup " tanya kecha marah


" iyaa " saut hensan tanpa pikir


" astaga. tuan muda. kumohon. jangan membahayakan diri sendiri " tutur kecha . tapi tak ada respon apapun dari hansen


" kau membuat panik se isi rumah tau gak " ucap kecha lagi


laki laki itu masih tak menjawab ocehan pengasuh nya itu.


" hey. seenggaknya beritahu aku . apa alasan mu melakukan ini tuan muda " tanya kecha lagi


Hansen menoleh kearah gadis di sampingnya itu.


" bukan urusanmu " saut Hansen sambil memalingkan wajahnya ke arah lain

__ADS_1


" tentu saja itu urusan ku. aku pengasuh mu. aku berhak tau segalanya tentang mu. " ucap kecha panjang lebar


" ah. baik lah. baiklah " saut Hansen


" kutanya sekali lagi. kenapa kamu melakukan ini? membahayakan diri mu seperti ini" tanya kecha mengulangi


Hansen kembali mengingat kejadian beberapa hari yang lalu. membuat dirinya mencelakai dia sendiri.


bugh!


bugh!


bugh!


beberapa tonjok an mengenai perut laki laki itu.


tubuhnya Udah babak belur di pukul sama anak laki seusianya.


" dasar anak freak hahaha "


" ayo lawan kami lagi "


" bugh! "


darah segar mengalir di sudut bibir Hansen. Hansen tergeletak di aspal dengan luka lebam di wajahnya.


ini harus nya buat up besok.

__ADS_1


maaf besok gak up


__ADS_2