
Sih Reihan pun memilih untuk memberhentikan kegiatan belajarnya karena sudah tidak fokus, dan dia pun menoleh ke arah jendela dan menemukan sepasang mata yang melihatnya dari rumah sebelah yang tak lain adalah Keira.
"Hmm, pantesan aku daritadi ngerasa ada yang aneh, ternyata dia yang daritadi ngeliatin aku" Kata Reihan dalam hati
"Ehh kok Reihan ngeliatin aku sih? Apa dia mulai suka sama aku" Kata Keira dalam hati yang beranggapan bahwa Reihan telah menyukainya.
Namun yang sebenarnya di pikirkan Reihan bukanlah seperti yang Keira harapkan, dan justru sebaliknya
"Kenapa dia selalu mengganggu ketenanganku belajar sih?!" Ucap Reihan kesal dan langsung menutup jendelanya dengan tirai
"Ehh kok Reihan malah nutup jendelanya sama tirai sih" Kata Keira kesal dan langsung memanggil Reihan dengan lantang yang membuat Reihan membuka kembali tirainya dan menjawab semua pertanyaan Keira
"Reihan!" Teriak Keira
"Kenapa?" Jawab Reihan yang merasa risih
"Kita ngomongnya lewat handphone aja yah! Soalnya biar gak teriak-teriak" Kata Keira mengusulkan ke Reihan agar menjawabnya lewat handphone dan lalu Reihan pun mengiyakan ajakan Keira
* * * * *
"Rei, kamu kenapa tadi nutup jendela kamu pake tirai?" Tanya Keira ke Reihan yang penasaran
"Aku ngerasa panas, makannya aku tutup tirainya" Jawab Reihan beralasan agar tak menyinggung Keira
"Oh gitu, kukira kamu nutup tirainya karena aku" Kata Keira
"Yah jelas lah karena kamu..pake ditanya lagi!" Batin Reihan menjawab dengan kesal
"Emm Rei, kamu tau gak? Tadi tuh aku habis mimpi buruk..kamu gak mau hibur aku kah?" Tanya Keira agar Reihan menghiburnya
"Owh" Jawab Reihan tak peduli
__ADS_1
"Kok owh doang sih? Kamu gak peduli sama aku?" Keira kesal dengan jawaban Reihan yang terlihat tak peduli padanya
"Nggak!" Jawab Reihan spontan dan membuat Keira kesal dan hampir ingin menangis
"Yaudah aku udah tau kok kalau kamu sebenarnya emang gak pernah peduli sama aku, tapi akunya aja yang selalu ke GRan..maaf yah udah ganggu waktu kamu setiap saat, tapi mulai hari ini dan seterusnya aku gak akan ganggu kamu lagi kok!" Kata Keira yang panjang lebar dan lalu langsung mematikan telponnya dengan rasa yang sangat sedih dan kemudian menyesal dengan apa yang telah dia ucapkan
"Aku kok bodoh banget sih, kenapa aku harus ngucapin kata-kata itu ke Reihan, padahal kan aku tuh dari dulu sangat mencintainya!" Kata Keira mengutukki dirinya sendiri
* It's the love shot..na nanana nananana (nada dering handphone wkwk)
"Siapa sih yang nelpon disaat yang gak tepat" Ucap Keira yang kesal, dan kemudian langsung mengangkat handphonenya itu namun ternyata adalah nomor yang tidak di kenal
"Halo?" Kata seseorang yang menelpon Keira
"Iyaa, ini siapa ya?" Tanya Keira penasaran siapa yang menelponnya
"Coba tebak!" Jawbanya agar Keira menebak siapa dia
"Bukan" Jawab seseorang yang menelpon Keira
"Emm kalau aku nebak Fira, pasti juga bukan dia..orang yang nelpon aku kan suaranya mirip banget laki-laki" Kata Keira dalam hati sembari berfikir siapa yang menelpon
"Udah ingat?" Tanya orang itu dengan seksama
"Kamu Fikri kan? Hayoo ngaku gak usah bohong!" Jawab Keira yang menebak pasti kalau dia adalah Fikri
"Bukan, coba ingat-ingat lagi" Katanya agar Keira dapat mengingatnya
"Emm siapa yah?" Tanya Keira lagi
"Kamu tak ingat aku kah bos?" Tanya orang itu, yang bisa di tebak adalah orang yang telah mengantar Keira sampai rumah
__ADS_1
"Please gak usah panggil aku bos lagi Vin!" Jawab Keira yang telah ingat siapa orang tersebut
"Kenapa bos?" Tanya Kevin basa-basi agar Keira menjawabnya
"Karena kita tuh udah jadi teman sekelas, jadi aku gak mau dengar kamu panggil atau sebut aku bos lagi, ingat itu!" Kata Keira menegaskan ke Kevin agar berhenti panggil dia dengan sebutan bos
"Owh gitu, baiklah bos..ups Keira maksudku hehe" Kata Kevin mengiyakan Keira dengan sedikit tertawa
"Nah gitu kek dari tadi, emm aku mau nanya ke kamu Vin boleh nggak?" Kata Keira meminta izin untuk bertanya kepadanya
"Tanya apa bos? Ehh maksudku Keira" Kata Kevin yang masih keliru dengan panggilan ke Keira
"Kamu dapat nomorku dari mana?" Tanya Keira penasaran dengan serius
"Aku dapat dari siapa yah?" Kata Kevin bercanda agar Keira tidak terlalu serius dan tertawa
"Jawab yang serius Kevin" Kata Keira yang justru kesan dan bukan tertawa
"Aku dapat dariii..." Jawab Kevin yang sengaja agar membuat Keira penasaran
.
.
.
#Bersambung
Jangan lupa like, komen, and vote ya..jika kalian suka dengan novelku
*Terima kasih buat yang sudah tekan like..
__ADS_1