
Setelah papa Keira telah sampai di rumahnya, ia pun langsung masuk, dan mencari keberadaan istrinya.
"Ma? Kamu lagi ngapain ma?" Tanya papa Keira yang heran melihat istrinya sedang duduk terdiam di lantai dengan menangis tersedu-sedu
"Pa, mama tadi nelpon Keira, dan yang jawab tuh bukan Keira melainkan orang yang ngebantu Keira ke rumah sakit pa" Kata mama Keira yang masih menangis tersedu-sedu hingga tidak bisa menyelesaikan pembicaraannya
"Emang Keira kenapa ma?" Tanya papa Keira yang mulai khawatir dan panik dengan keadaan anaknya
*Drttt
(Suara Telepon Bergetar)
"Handphonemu bergetar ma" Kata papa Keira memberitahu
Mamanya Keira yang melihat pesan yang telah di berikan oleh Kevin, ia langsung membuka pesan tersebut dan bergegas ke alamat rumah sakit yang telah diberi tau oleh Kevin saat di pesan tersebut.
Sesampainya orang tua Keira di rumah sakit tersebut. Ia langsung menanyakan tempat Keira di rawat kepada salah satu suster.
"Suster? Apa kamu tau Keira Putri Anastasya di rawat?" Tanya mama Keira ke salah satu perawat
"Tunggu sebentar yah bu, pak..saya akan cek dulu" Jawab suster tersebut dengan senyuman
"Baiklah, jangan lama-lama yah sus" Ucap papanya Keira
"Atas nama Keira Putri Anastasya sedang di rawat di UGD bu, pak" Kata suster
"UGD di sebelah mana yah sus?" Tanya mamanya Keira
"Ibu tinggal lurus saja dari sini, lalu di ujung sana sudah terlihat ruangan UGD nya bu" Jawab susternya lagi dengan senyuman
__ADS_1
"Baiklah terima kasih sus" Ucap mama dan papa Keira berterima kasih ke susternya
"Dengan senang hati bu" Kata susternya yang tersenyum ke pasangan suami istri tersebut
"Ayo ma, kita kesana sekarang" Ajak papa Keira agar mamanya Keira bisa lebih cepat
* * * * *
Sesampainya mereka berdua di UGD, mereka melihat Kevin yang sedang duduk menunggu di kursi sembari menundukkan kepalanya.
"Kevin?" Ucap papa Keira yang memanggil namanya Kevin
"Om Hendra?" Jawab Kevin yang terkejut kalau om Hendra memanggilnya
"Kamu ngapain disini?" Tanya papa Keira
"Aku lagi nungguin teman sekelasku yang sedang di rawat di UGD om, kalau om ngapain disini?" Tanya Kevin sembari mencium tangan papa, dan mamanya Keira
"Iya om, lah om kenal Keira?" Kata Kevin kembali bertanya ke papanya Keira
"Loh Keira kan anak saya, jadi om yah harus kesini lah"
"Hah?! Keira anaknya om Hendra?" Tanya Kevin memastikan lagi pendengarannya
"Iya" Jawabnya
"Pa? Siapa dia pa?" Tanya mama Keira yang penasaran dengan Kevin sembari masih mencoba menghapus air matanya
"Dia adalah anaknya teman papa yang mau papa jodohin sama Keira ma" Jawab papa Keira yang menjelaskan ke mamanya Keira
__ADS_1
"Jadi kamu yang namanya Kevin, makasih ya nak, kamu udah mau bantuin Keira ke rumah sakit" Ucap mama Keira berterima kasih ke Kevin
*Disisi Lain
Salah satu suster keluar dari ruangan UGD dengan sedikit berlarian, dan yang membuat orang tua Keira termasuk Kevin pun cemas dengan kondisi Keira di dalam.
"Pa, kenapa suster itu keluar dari ruangan UGD dengan berlarian pa?" Tanya mama Keira panik dengan kondisi anaknya
"Mama tenang yah, Keira pasti bakal selamat kok, jadi mama tenang. Kita disini cukup berdoa agar Keira bisa selamat yah.." Ucap papa Keira menenangkan pikiran mama Keira agar tidak panik
"Papa gak panik apa pa? Ngeliat anaknya sendiri sedang sekarat seperti itu?" Tanya mama Keira dengan tangisan
"Papa juga panik, dan juga khawatir ngeliat anak kita di UGD, tapi papa sebagai kepala keluarga harus bisa nenangin kamu ma" Jawab papa Keira
"Terus gimana pa sekarang?" Mama Keira yang masih panik, tak melihat kalau ada suster yang akan masuk ke ruangan
"Sebentar itu ada suster" Jawab papa Keira. Lalu papa Keira memanggil suster itu, untuk menanyakan tentang keadaan Keira anaknya
"Sus, bagaimana dengan keadaan anakku sus?" Tanya papa Keira ke suster itu
"Anak bapak sedang sangat membutuhkan darah dengan golongan AB- pak, golongan darah anak bapak ini sangat langka, dan tak ada stock di rumah sakit ini..apa dari bapak dan ibu ada yang memiliki golongan darah AB-?" Ucap suster menjelaskan, dan bertanya kepada kedua orang tuanya
"Saya sus, biar saya saja yang donorkan darah saya sus" Jawab papa Keira yang sama-sama memiliki golongan darah yang sama dengan anaknya
"Baiklah mari ikut saya pak" Pinta suster tersebut agar mengikutinya
"Iya sus" Papa Keira mengiyakan ajakan suster
"Mama tunggu disini yah, mama udah dong jangan nangis terus..Keira pasti gak kenapa-napa kok, Kevin kamu tolong jaga mama Keira yah" Pinta papa Keira, dan dibalas anggukkan oleh mamanya Keira
__ADS_1
"Baik om" Terima Kevin
#Bersambung