I Will Chase You

I Will Chase You
Bab 28 - Telah Selesai Operasi


__ADS_3

Saat papa Keira sedang mengendarai mobilnya untuk sampai ke rumah sakit yang berjarak lumayan jauh dari tempat dimana kecelakaan Keira. Ia memilih untuk mempercepat laju mobilnya agar segera sampai, tetapi ia kemudian berhenti secara mendadak karena handphonenya berdering.


"Iya halo, ada apa?" Tanya papa Keira dengan nada yang sedikit marah


"Maaf bos, saya hanya ingin mengingatkan kalau nanti sore kita masih harus melakukan pertemuan dengan salah satu direktur perusahaan PT. Jaya di restoran osteria" Jawab asisten papanya Keira yang mengingatkan tentang pertemuannya dengan klien penting


"Kamu bilang ke salah satu direkturnya kalau pertemuan sore nanti kita diundurkan jadi minggu depan" Kata papa Keira


"Bagaimana jika direktur itu menolak?" Tanya asistennya lagi


"Cari perusahaan yang lain" Tegas papa Keira


"Tapi bos, bukannya bos pernah bilang ke saya kalau perusahaan PT. Jaya sangat sulit untuk dilakukan kerja sama? Tapi kenapa bos sekarang malah tidak peduli saat salah satu direktur dari PT. tersebut telah menyetujui kerja sama kita?" Asisten keheranan dengan sikap bosnnya


"Apa kamu belum lihat di berita kalau anakku saat ini sedang di rawat di rumah sakit? Kesehatan anakku lebih penting daripada bisnis yang sedang ku jalani, jadi kamu tolong bantu aku urus semuanya dengan cepat agar mereka tidak menolak kalau kita mengundurkan waktu pertemuannya" Tegas papa Keira agar asistennya cepat melakukan tugasnya


"Baik bos, kalau gitu saya segera melaksanakannya " Jawab asisten itu yang menuruti perintah bosnya, lalu papa Keira mematikan telepon dari asistennya, dan langsung melanjutkan perjalanan


* * * * *


*Di Ruangan Kamar C+


(Kamar Adik Tirinya Reihan)


"Tadi aku seperti melihat ada seseorang yang sangat familiar duduk di kursi dekat UGD, Apa aku salah liat yah?" Tanya Reihan dalam hati yang tiba-tiba memikirkan soal yang tadi

__ADS_1


"Hoamm, kak kamu ngapa?" Tanya Reza yang baru bangun dari tidurnya


"Emm gak papa, lah kamu kok cepat banget bangunnya?" Reihan bertanya balik kepada adiknya


"Kak, liat tuh udah jam berapa? Aku udah lama loh tidurnya" Ucap adiknya sambil menunjuk jam dinding yang ada di atasnya


"Owh, tapi kamu baru tidur 30 menit dek" Kata Reihan menjawab ucapan adiknya


"Lah kak Reihan ngitungin?!" Tanya adiknya Reza yang terkejut kalau kakaknya menghitung dia saat tidur


"Nggak tadi sebelum kamu tidur kak Reihan udah liat sebentar jam dindingnya" Kata Reihan menjelaskan


"Ingatannya kakak tajam banget, aku jadi pingin kayak kakak" Ucap Reza yang antusias karena ingatan kakanya sangat tajam


"Udah gak usah bahas itu lagi, mending kamu telepon ibu biar cepat kesini" Kata Reihan yang mengalihkan pembicaraan adiknya


"Nggak, tapi kak Reihan masih banyak pekerjaan rumah yang belum selesai, jadi kakak ingin pulang buat mengerjakan tugas rumah kakak" Jawab Reihan menyangkal agar adiknya mau menelpon ibunya


"Lah kalau gitu kenapa kak Reihan gak nelpon ibu aja sendiri, bukannya kak Reihan punya nomir handphone ibu yah?" Tanya Reza keheranan


"Baterai handphone kakak habis, jadi gak bisa ngehubungi ibu" Jawab Reihan berbohong, dan beralasan agar adiknya tak curiga


"Owh gitu, yaudah bentar kak aku mau nelpon ibu dulu" Kata Reza yang percaya dengan ucapan kakaknya yang sedang berbohong itu


"Iya" Jawab Reihan singkat

__ADS_1


* * * * *


*UGD


_


_


(Suara Pintu Terbuka Dari UGD)


"Dok bagaimana kabar anakku sekarang?" Tanya mama Keira yang berlari mendekati dokter bersama dengan Kevin


"Kabar anak ibu sekarang masih dalam keadaan koma karena baru saja selesai melakukan operasi, tapi ibu tenang saja, anak ibu mungkin akan sadar beberapa hari" Jawab dokter itu yang kemudian langsung hendak pergi meninggalkan mama Keira, dan juga Kevin


"Apa kami sudah boleh masuk dok?" Tanya mama Keira sebelum dokter tersebut hendak pergi


"Sementara ini belum bisa bu, tapi nanti setelah anak ibu di pindahkan ke ruangan kamar inap, maka ibu sudah boleh menemui anak ibu. Ada yang ingin ibu tanyakan lagi? Jika ingin menanyakan sesuatu lagi? Maka temui aku saja saat di kantor " Jawab dokter itu, lalu ia meminta agar mama Keira menanyakan sesuatu kepadanya


"Baik dok, kalau begitu saya selaku mewakili anak saya berterima kasih kepada dokter" Kata mama Keira yang berterima kasih


"Itu memang telah menjadi tugasku bu, kalau begitu aku permisi dulu"


"Bu? Apa ibu tidak apa-apa?" Tanya Kevin yang mengkhawatirkan mamanya Keira


"Emm iya ibu gak papa" Jawab mama Keira

__ADS_1


#Bersambung


__ADS_2