
"Bisa bu" Jawab Fira yang setelah itu langsung terdiam, dan yang membuat pak guru melanjutkan mengajar hingga bel sekolah berdering yang menandakan seluruh siswa-siswi istirahat
* * * * *
"Hoam, akhirnya istirahat juga. Perasaan pak guru itu kalau ngajar ceramah mulu, bikin aku jadi ngantuk banget" Gerutu Fadil
"Iya bener banget, cape aku tuh dengarin guru ceramah" Balas Fira yang mengiyakan perkataan Fadil
"Tumben kamu setuju sama omonganku Fir, biasanya juga kamu kalau ngomong selalu berbanding terbalik sama apa yang aku omongin, dan kalaupun setuju juga pasti karena pasrah" Kata Fadil yang keheranan dengan perkataan Fira
"Lah emang gak boleh hah?! Perasaan mau aku ngomong ini, ngomong itu, kamu selalu aja komenin perkataanku! Kesal aku tuh Dil!" Kata Fira membalas perkataan Fadil
"Weh, kamu tuh yah! Perasaan sensi banget dah, cuman ku bilang gitu aja dah kesal, apalagi kalau aku ngomongnya kasar" Ucap Fadil yang tak terima, dan kembali membalas ucapan Fira
"Lah bukannya kamu yah yang sensi! Perasaan aku nggak deh!" Fira kembali membalas perkataan Fadil
"Lah bukannya kamu yah Fir! Kamu kok nggak ngerasa sih Fir" Fadil pun juga kembalo membalas perkataan Fira
"Tstt udah sih kalian diam bentar, kalian gak ada yang mau ke kantin apa hah? Ntar keburu bel masuk bunyi loh, kalian emang gak laper?" Tanya Kevin yang risih dengan keributan yang mereka berdua buat
"Laper lah" Jawab mereka berdua kompak
"Nah kan kalau masalah itu kalian berdua kompak, kalian berdua tuh udah lah gak usah ribut-ribut terus, gak cape apa ribut-ribut terus?" Tanya Kevin yang ingin melerai keributan yang dilakukan mereka berdua
__ADS_1
"Kalau aku jujur sih cape Vin, tapi yah mau kayak mana lagi, orang sih Fadil selalu bikin kesal terus, jadinya mau nggak mau aku yah harus ngebalas dia lah" Jawab Fira menjelaskan
"Lah sejak kapan aku bikin kamu kesal? Perasaan kamu lah yang selalu bikin aku kesal!" Kata Fadil yang mengatakan berbanding terbalik dengan ucapan Fira
"Tstt udah-udah, kalian berdua emang yah kalau di liat-liat cocok banget, jangan-jangan kalian berdua tuh saling suka yah?" Tanya Kevin yang sengaja mengatakan itu agar mereka tak berisik lagi
"Nggak lah!" Jawab mereka berdua kompak dengan nada yang keras
"Tuh kan kalian berdua kompak" Kata Kevin sembari tertawa melihat tingkah mereka yang tersipu
"Dah lah, cape aku!" Kata Fira lalu meninggalkan mereka berdua dengan muka kesal sekaligus sedikit tersipu
"Vin kamu gak usah bilang kayak gitu lagi! Aku paling gak suka di bilang kompak sama tuh anak!" Tegas Fadil agar Kevin tak mengulangin perkataannya itu
"Yaudah lah, terpaksa aku harus nurut apa katamu, sebenarnya aku males banget sama tuh anak" Jawab Fadil yang menurutin ajakan Kevin
* * * * *
*Di Kantor
Reihan yang penasaran dengan keadaan Keira pun memilih untuk menanyakan bu Siska tentang keadaannya Keira, dan alasan mengapa Keira tidak berangkat.
Tokk...Tokk...
__ADS_1
"Permisi pak bu, apa bu Siska ada di kantor?" Tanya Reihan ke salah satu guru yang ada di kantor
"Owh ada nak, kamu masuk aja" Jawab salah satu guru dengan mempersilahkan Reihan masuk
"Baik bu, terima kasih" Kata Reihan, lalu langsung bergegas ke meja bu Siska yang ada di ruangan kantor
"Selamat siang bu" Kata Reihan menyapa ke bu Siska sebelum menanyakan keadaannya Keira
"Siang Rei, ada apa kesini Rei?" Jawab bu Siska yang heran karena setau dia, dia tak memanggil Reihan ke kantornya
"Ee begini bu, saya ingin bertanya kenapa Keira tidak sekolah bu hari ini?" Tanya Reihan yang langsung to the point ke gurunya
"Owh kalau Keira memang orang tuanya sudah memberi tahu ke ibu kalau Keira hari ini tidak berangkat karena sedang sakit" Jawab bu Siska menjelaskan
"Kalau boleh tau bu, Keira sakit apa yah bu?" Tanya Reihan penasaran
"Emm kamu belum liat berita yah Rei? Oh ya ntar ibu juga bakal ngasih tau kok ke kelas tentang keadaannya Keira, jadi kamu tunggu aja penjelasan ibu di kelas" Jawab bu Siska
"Owh kalau gitu baiklah bu, terima kasih juga karena ibu mau meluangkan waktunya" Kata Reihan yang hendak meninggalkan kelas
"Iya Rei" Jawab bu Siska dengan tersenyum
#Bersambung
__ADS_1